September 2013
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

PONTIANAK | Samudra News - Debat Kandidat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya periode 2013-2018 diselenggarakan oleh KPU Kab Kubu Raya di Gardenia Hotel Jl. A Yani 2 Kab Kubu Raya merupakan rangkaian kampanye terakhir yang diikuti 5 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, serta acara tersebut digelar dalam rangka Kampanye penyampaian Visi dan Misi agar masyarakat dapat menilai dan nantinya menentukan pilihanya, mengawali sambutannya Idris Maheru, ST.M selaku Ketua KPU Kubu Raya (15/09/2013)  
 
Menyampaikan juga, bahwa selama kampanye pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya semua dapat berjalan dengan baik, tertib dan aman dan dengan berakhirnya pelaksanaan Debat Kandidat maka berakhirnya pelaksanaan kampanye yang telah dijadwalkan, sementara pada 16-18 September merupakan masa tenang, sehingga kita harapkan  pada pukul 24.00 Wib tidak ada atribut kampanye yang masih bertaburan di Kubu Raya

Miminta kepada para kandidat calon bupati dan wakil bupati yang maju dalam pemilukada Kubu Raya, Tim sukses, simpatisan serta masyarakat Kubu Raya dapat bersikap dewasa dalam memberikan pendidikan politik  dan mengikuti peraturan kampanye yang berlaku ," tuturnya.

Pada acara Debat Kandidat tampak hadir undangan Ketua DPRD Kubu Raya, Ketua KPU Kab Kubu Raya beserta anggota, Mujiyo Ketua Panwaslu Kab Kubu Raya beserta anggota, Sekda Pemkab Kubu Raya, Kombes Pol Hady Poerwanto, S.ik Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Hasanuddin Kapolresta Mempawah, Letkol Inf Bambang Dandim 1201/Mempawah, Umi Rifdiyawati Ketua KPU Prov Kalbar Kubu serta Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat, sementara 5 Kandidat yang tampil dalam debat kandidat didampingi masing-masing 25 orang simpatisan sebagai supporter

Sebelum dimulai masing-masing pendukung kandidat menyampaikan Yel-yel, dilanjutkan para Kandidat menyampaikan Visi dan Misi dan ditanggapi oleh pasangan kandidat lain

Nomor urut 1 Djohansyah dan Ahok Angking menyampaikan Pembangunan yang berbasis pedesaaan, pembangunan yang maju, pembangunan yang berperadaban, pemerintahan yang adil, pemerintah yang transparan dan pemerintah yang berwibawa dan memberikan pelayanan dasar, meningkatkan penyelenggaraan pendidikan, mengoptimalkan kesejahteraan rakyat, membangun sarana dan prasarana yang lebih baik serta mewujudkan kemandirian dalam berbagai sektor

Nomor urut 2 Muda Mahendrawan dan Suharjo menyampaikan  Pembangunan berlari lebih kencang, berproses lebih cepat dan bertindak lebih nyata sebagaimana pembangunan setiap sektor telah nyata dan akan dikembangkan lagi untuk kesejahteraan masyarakat Kubu Raya merupakan salah satu kunci indikator keberhasilan pembangunan serta persoalan masyarakat di semua bidang kehidupan harus ditata secara terus menerus dan berkesinambungan

Nomor urut 3 Kamaruzzaman dan Andi Salmah menyampaikan  dalam mewujudkan Kubu Raya sebagai pusat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi baru di Kalbar, dilandasi nilai-nilai budaya, agama, SDM yang sehat, cerdas, aman dan kelestarian lingkungan dan meningkatkan budaya yang dilandasi nilai-nilai luhur, adat istiadat serta nilai-nilai positif untuk memperkuat nilai-nilai di masyarakat dan birokrasi pemerintahan

Nomor urut 4 David Maryansyah dan Hasbulloh menyampaikan bahwa Kabupaten Kubu Raya yang berbasis pertanian ini dengan segera menata ulang potensi wisata lalu membangun sebuah pasar tradisional yang nantinya akan menjadi pasar terbesar di Kubu Raya dengan ketika potensi wisata Kubu Raya dapat di kembangkan secara optimal dan menyeluruh, otomatis akan berdampak pada devisa daerah sehingga pembangunan yang terkendala oleh anggaran dapat terbantu dengan devisa yang dihasilkan oleh Kubu Raya sendiri

Nomor urut 5 Rusman Ali dan Hermanus menyampaikan perlunya memfokuskan pembangunan infrastruktur di semua lini mengingat kondisi insfrastruktur di Kubu Raya sangat jauh dari harapan. terutama akses jalan antar desa dan kecamatan serta menyoroti kondisi insfrastruktur di Kubu Padi, Kecamatan Kuala Mandor B yang rusak parah sehingga akan mengutamakan perbaikan jalan poros secara menyeluruh yang merupakan akses transportasi masyarakat kecil di pedesaan dengan maksud seluruh usaha rakyat dapat mudah terakses dan otomatis akan mensejahterakan masyarakat Kubu Raya. [Alam]
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
PONTIANAK | Samudra News - Hizbut Tahrir Indonesia Kalbar menggelar aksi “Menolak penyelenggaraan Miss World 2013 di Indonesia” di Bundaran Degulis Untan Jl. A Yani Kota Pontianak dengan koorlap Sdr. Deni dan penanggung jawab Sdr. Kurniawan (15/09/2013)

Sdr. Kurniawan menjelaskan, seperti telah ramai diberitakan, pada bulan September ini akan diselenggarakan pemilihan Miss World 2013 di Indonesia. Oleh panitia penyelenggara, acara ini disebut bukan sekedar ajang kontes kecantikan perempuan karena membawa konsep baru, beauty with purpose, selain 3B (Beauty, Brain and Behaviour), karena itu, menurut mereka, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari acara ini, apalagi sesi penggunaan bikini juga telh dihapus. Selain itu, acara ini dinilai sebagai cara yng jitu utk mempromosikan pariwisata Indonesia

Meskipun demikian, tetap saja tidak bisa ditutupi bahwa penyelenggaraan acara Miss World dan Kontes Kecantikan sejenis tidak lebih dari kontes pencarian perempuan tercantik fisiknya untuk dieksploitasi demi mendongkrak pendapatan industri fashion, kosmetik dan rating media. Kriteria penilaian berupa konsep Beauty With Purpose, juga 3B (Beauty, Brain and Behaviour) hanyalah kedok bagi legalitas eksploitasi tubuh perempuan. Terlebih lagi Miss World adalah kontes tertua yang telah mengilhami lahirnya kontes-kontes kecantikan serupa lainnya. Maka membiarkan penyelenggaraannya di Indonesia sama saja dengan menegaskan bahwa muslim terbesar ini juga turut melanggengkan tindak ekploitasi dan komersialisasi tubuh perempuan,  ungkapnya 

Hizbut Tahrir Indonesia dalam pernyataan sikapnya antara lain:
  • Menolak penyelenggaraan Miss World 2013 karena acara ini tak lebih sebagai ajang eksploitasi tubuh perempuan sehingga acara itu sangat merendahkan harkat dan martabat perempuan
  • Mendesak pemerintah agar mencabut izin penyelenggaraannya di Indonesia dan mengeluarkan kebijakan utk menghentikan eksploitasi perempuan dalam bentuk apapun dinegeri ini
  • Menyerukan kepada seluruh perempuan Indonesia untuk mengembalikan harkat dan martabat perempuan sebagaimana Visi dan Misi penciptaannya oleh Allah SWT, yakni sebagai perempuan yang mulia, yang menjalankan peran, tugas pokok dan fungsingya sebagaimana telah ditetapkan oleh Allah SWT, dzat yang menciptakan manusia, Hanya bila hidup mengikuti ketentuan Islam saja kaum perempuan akan hidup mulia dan dimuliakan sehingga membawa kebaikan bagi diri, keluarga dan masyarakatnya
  • Menyerukan kepada seluruh umat untuk berjuang dengan sungguh-sungguh guna mengganti sistem sekuler kapitalis yang telah terbukti sebagai sumber dari penistaan harkat dan martabat perempuan merempuan melalui berbagai bentuk eksploitasi dan komersialisasi perempuan dengan sistem Islam melalui penerapan syariah dan khilafah. Ini sistem satu-satunya yang akan membawa rahmat bagi seluruh alam semesta, khususnya bagai kaum perempuan. [Alam]
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
 PONTIANAK | Samudra News - Dua orang tersangka pemilik bahan Peledak tanpa ijin dan mengedarkan pupuk yang tidak sesuai dengan standar mutu yang ditangkap oleh jajaran Polres Sambas tanggal 8 September 2013 pukul 17.00 Wib berikut dengan barang bukti 4 buah karung berisi @ 25 kg terdiri 1 buah karung Porous Grain Ammonium Nitrate dan 3 buah karung Porous Prills Ammonium Nitrate diserahkan kasusnya ke Mapolda Kalbar (10/09/2013)
 
AKBP Wandy Aziz Kapolres Sambas, menyampaikan Penangkapan bermula dari informasi dari masyarakat, bahwa Bachtiar alias Ki Abok Bin Mahbu pekerjaan ABK Kapal Terigas III, alamat Dsn. Sintete RT 006 RW 002 Ds. Singaraya Kec Semparuk Kab Sambas membawa 4 buah karung berisi @ 25 kg terdiri 1 buah karung Porous Grain Ammonium Nitrate dan 3 buah karung Porous Prills Ammonium Nitrate asal produksi Cina di dibungkus dalam kardus susu SGM tanpa dilengkapi dokumen/surat izin yang berada diatas Palkah Kapal Perintis KM Terigis III yang sedang bersandar di Pelabuhan Sintete Kec Semparuk Kab Sambas (08/09/2013)
 
Dari laporan masyarakat, Jajaran Sat Reskrim Polres Sambas bersama Polairud  mengamankan Bachtiar  dan barang bukti 4 buah kardus susu SGM yang berisi  Porous Prills Ammonium Nitrate  dan  Porous Grain Ammonium Nitrate asal produksi Cina dalam bungkusan karung @ 25 Kg untuk dimintai keterangan lebih lanjut, menurut  keterangan Bachtiar,  barang tersebut titipan dari Wahyudi alamat Kec Pemangkat yang akan di bawa ke Tanjung Pinang, Kepulauan Riau
 
Selanjutnya jajaran Sat Reskrim Polres Sambas mengembangkan dan menelusuri keberadaan Sdr. Wahyudi. Menurut keterangan  keluarga Sdr. Wahyudi sedang pergi ke Sei Pinyuh kemudian petugas melakukan  penggalangan dengan pihak keluarga utk menghadirkan ke Polres Sambas dan siang hari, Wahyudi didampingi datang ke Polres Sambas di dampingi keluarga dilakukan pemeriksaan (09/09/2013)  
 
Hasil keterangan Sdr Wahyudi bahwa 4 buah karung berisi @ 25 kg terdiri 1 buah karung Porous Grain Ammonium Nitrate dan 3 buah karung Porous Prills Ammonium Nitrate adalah benar miliknya yang dibeli dari Sdr. Ano alamat Kec. Sambas dengan harga 750.000/karung dan akan dibawa ke Tanjung Pinang  Kepulauan Riau utk dijual kepada Sdr. Iswanto di Tanjung Pinang Kep Riau dengan harga Rp. 1.100.000,-/karung yang akan dikirim melalui kapal Perintis KM Terigas III
 
Wahyudi juga menjelaskan bahwa sebelumnya pernah menjual barang yg sama kepada Sdr. Iswanto sebanyak 2 karung  dan mengakui serta membenarkan bahwa Ammonium Nitrate tersebut untuk membuat Bom Ikan
 
Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto, Kapolda Kalbar, menyampaikan juga bahwa penangkapan 2 orang yang membawa bahan terlarang tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen dan keperuntukannya sudah menyalahi ketentuan, aturan barang-barang tersebut harus mempunyai ijin dari instansi yang terkait maupun dari pihak yang berwenang untuk itu tersangka terjerat dalam pasal  Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Sajam/Handak dengan Ancaman Hukuman 20 Tahun Penjara dan atau Pasal 60 Ayat (1) Huruf F UU 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman Dengan Ancaman Hukuman 5 Tahun Penjara, sementara kasus ini akan dikembangkan terus oleh jajaran Polda Kalbar, ungkapnya
 
Pada kesempatan yang sama Tugas Dwi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap media yang ada di Kalbar yang telah membantu selama dirinya bertugas, kritik dan saran dari media yang dapat membangun serta perbaikan tugas kepolisian, dan kita juga perlu adanya simbiosi antara   kepolisian dan media , tegasnya.
 
Menyampaikan bahwa dirinya juga akan mengakhiri tugasnya sebagai Kapolda Kalbar menjadi Kasetukpa Polri Lemdikpol di Jakarta bersama dengan mutasi 7 Kapolda diantaranya Kapolda Bengkulu, Kapolda Bali, Kapolda Banten, Kapolda Gorontalo, Kapolda Kalbar, Kapolda Maluku Utara, Kapolda Kalimantan Selatan. [Alam] 
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Pontianak | SamudraNews : Dengan disiplin dan loyalitas serta semangat juang yang tinggi, sebanyak 113 personel Denzipur 6/SD yang dipimpin langsung Dandenzipur 6/SD Mayor CZI Titan hari ini Sabtu (07/09) dilepas Pangdam XII/Tpr yang diwakili Irdam XII/Tpr Kolonel Inf Sungkono dengan upacara Militer di halaman Makodam XII/Tpr Jalan Mayor Muhamad Alianyang Kab. Kubu Raya. Para prajurit yang akan melaksanakan Latihan Pratugas Satgas Kizi TNI Konga XXXII-C/Minustah Denzipur 6/Satya Digdaya di PMPP Mabes TNI Sentul Bogor, selama lebih kurang 1 bulan dalam rangka persiapan melaksanakan tugas ke Haiti.
 
Pangdam XII/Tpr dalam amantnya yang dibacakan oleh Irdam XII/Tpr Kolonel Inf Sungkono mengatakan, Latihan pratugas yang akan dilaksanakan di PMPP Mabes TNI Sentul Bogor bertujuan untuk membekali ilmu pengetahuan dan keterampilan kepada anggota Satgas yang akan melaksanakan tugas ke Haiti, agar para anggota Satgas memiliki kemampuan dalam memberikan bantuan dibidang Zeni kepada Minustah berupa konstruksi vertikal dan horisontal terbatas sesuai dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB No. 1908 tentang Konstruksi Haiti dan 1927 yaitu Recovery Haiti. Selain itu dengan adanya latihan pratugas diharapkan mampu melaksanakan tugas bantuan lain sesuai dengan Engineering Tasking Order (ETO) dan Internal Work Order (IWO) dari Force Commander.

Selain itu, Pangdam XII/Tpr mengingatkan pada seluruh Satgas, meskipun kondisi keamanan saat ini di Haiti relatif kondusif, namun masih ada gejolak yang eskalasinya relatif kecil. Tapi prajurit tidak boleh lengah satu detikpun harus selalu waspada setiap saat, dengan perkembangan situasi yang ada, maka tantangan tugas Satgas yang dihadapi sangat kompleks terkait dengan pelaksanaan tugas pokok, kondisi demografi, sosial budaya penduduk setempat, kondisi tersebut apabila kalian tidak bisa beradaptasi dengan baik maka akan mempengaruhi keberhasilan tugas pokok kalian dalam memberikan bantuan Zeni kepada Minustah dan tugas bantuan lain, kata Pangdam.

Pangdam, adanya latihan pratugas yang akan dilaksanakan nanti saya harapkan kepada para prajurit agar melaksanakan latihan dengan penuh rasa tanggung jawab, timbulkan dalam hati kalian bahwa latihan ini sangat berguna dan mendukung dalam pelaksanaan tugas kalian nanti di Haiti. Mengingat pentingnya latihan ini, guna mendukung keberhasilan pelaksanaan  tugas ke Haiti, para peserta diharapkan mengikuti latihan pratugas dengan disiplin dan loyalitas serta semangat juang yang tinggi, juga selama melaksanakan Pratugas hindari pelanggaran sekecil apapun yang dapat menggagalkan kalian akan bertugas ke luar negeri. Ingat, keberhasilan dalam Pratugas berarti bisa menuntaskan berbagai permasalahan yang terjadi pada saat di medan tugas, kembali dalam keadaan aman dan kekuatan satuan yang tetap utuh. Dengan demikian keluarga menerima para prajurit dalam keadaan yang utuh pula, harap Ibrahim.
Hadir pada kesempatan tersebut Para Perwira Ahli Pangdam XII/Tpr,  Asisten Kasdam XII/Tpr, LO AL, LO AU, Para Kabalak Jajaran Kodam XII/Tpr [alam]
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Iqbal, S.HI
LANGSA | Samudra News - Penolakan rencana penyelenggaraan pemilihan Miss World 2013 di Indonesia, terus ditunjukkan oleh kaum muslimin diberbagai daerah.

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dalam pernyataan sikapnya yang diterima redaksi Samudra News, Rabu (4/9) melalui surat elektronik (email) menyebutkan penyelenggaraan acara Miss World dan kontes kecantikan sejenis tidak lebih dari kontes pencarian perempuan tercantik fisiknya untuk di-eksploitasi demi mendongkrak pendapatan industri entertaiment semata.

“kontes Miss World merupakan ajang mempertontonkan aurat dan membiarkan penyelenggaraannya di Indonesia sama saja dengan menegaskan bahwa negeri muslim terbesar ini juga turut melanggengkan tindak eksploitasi dan komersialisasi tubuh perempuan” ungkap Iqbal, S.HI Ketua DPD II HTI Kota Langsa saat dikonfirmasi melalui telepone seluler.

Lebih lanjut Iqbal juga menjelaskan bahwa meskipun kabarnya sesi penggunaan bikini telah dihapus namun tetap merupakan konsep yang keliru jika figur perempuan dijadikan objek untuk mempromosikan pariwisata dan pendongkrak pendapatan industri fashion, kosmetik dan rating media.

“Kriteria penilaian berupa konsep Beauty with Purpose, juga 3B (Beauty, Brain and Behaviour) seperti yang disampaikan panitia penyelenggara hanyalah kedok bagi legalisasi eksploitasi tubuh perempuan. Terlebih lagi Miss World adalah kontes tertua yang telah mengilhami lahirnya kontes-kontes kecantikan serupa lainnya” lanjutnya.

Berikut petikan pernyataan Hizbut Tahrir Indonesia bersama umat :

  1. Menolak penyelenggaraan Miss World 2013 karena acara ini tak lebih sebagai ajang eksploitasi tubuh perempuan sehingga acara itu sangat merendahkan harkat dan martabat perempuan.
  2. Mendesak pemerintah agar mencabut izin penyelenggaraannya di Indonesia dan mengeluarkan kebijakan untuk menghentikan eksploitasi perempuan dalam bentuk apapun di negeri ini.
  3. Menyerukan kepada seluruh perempuan Indonesia untuk mengembalikan harkat dan martabat perempuan sebagaimana visi dan misi penciptaannya oleh Allah SWT, yakni sebagai perempuan yang mulia, yang menjalankan peran, tugas pokok dan fungsinya sebagaimana telah ditetapkan oleh Allah SWT, dzat yang menciptakan manusia. Hanya bila hidup mengikuti ketentuan Islam saja kaum perempuan akan hidup mulia dan dimuliakan sehingga membawa kebaikan bagi diri, keluarga dan masyarakatnya.
  4. Menyerukan kepada seluruh umat untuk berjuang dengan sungguh-sungguh guna mengganti sistem sekuler – kapitalis yang telah terbukti sebagai sumber dari penistaan harkat dan martabat perempuan melalui berbagai bentuk eksploitasi dan komersialisasi perempuan, dengan sistem Islam melalui penerapan syariah dan khilafah. Inilah sistem satu-satunya yang akan membawa rahmat bagi seluruh alam semesta, khususnya bagai kaum perempuan.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Pontianak | SamudraNews : Pemerintah provinsi Kalimantan Barat menutup akses jembatan Kapuas I untuk kendaraan roda empat atau lebih pasca tertabraknya pilar utama jembatan pada Jum'at kemarin oleh ponton (tonkang) pengangkut bauksi, akibatnya ratusan kendaraan roda empat dan kendaraan sejenis truk atau tronton harus melalui jembatan kapuas II yang jaraknya bekisar antara 4 km hingga 5 km menuju pusat ibu kota Propinsi Kalimantan Barat.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Drs. Christiandy Sanjaya selepas peninjauan langsung guna melihat kondisi jembatan menyatakan untuk sementara jalan masih ditutup untuk kendaraan roda empat, yang diperbolehkan melintasi jembatan hanya kendaraan roda dua.

"Kita masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan masih layak atau tidaknya jembatan Kapuas satu dilewati oleh kendaraan roda empat" ujarnya kepada wartawan, Senin (2/9)

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalbar, Jakius Sinyor berdasarkan hasil pemeriksaaan terdapat kerusakan pada 3 buah fender yaitu satu buah fender tidak terlihat dan dua buah fender lainya dalam kondisi miring, serta terjadi keretakan pada bagian landasar pilar dibeberapa tempat yang lebarnya mencapai 2 milimeter.

"Memang, dengan kondisi seperti sekarang ini belum diperbolehkan kendaraan berat maupun roda empat melintas di jembatan Kapuas I hal ini hal ini merupakan kebijakan Gubernur untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan." ungkapnya.

Pada saat kejadian satu dari 15 tiang penopang (fender) di pilar empat terkena hantaman hingga terlepas dari semen pengikat. Atas insiden tersebut pihak perusahaan bertanggung jawab untuk membiayai perbaikan kerusakan jembatan dan perkirakan dalam waktu 2 minggu kendaraan roda empat sudah dapat melewati jembatan tersebut, sedangkan untuk kendaraan sejenis truck atau tronton/trailer diperkirakan butuh waktu hingga 3 bulan mendatang setelah penyelesaian pekerjaan baru dapat melewati Jembatan Kapuas I.
 
Hingga berita ini diturubkan belum ada kepastian kapan akan dimulai pengkerjaan Perbaikan Jembatan Kapuas I karena masih menunggu hasil kajian, serta persiapan anggaran, pralatan dan dll.

Jembatan Kapuas I dibangun pada tahun 1980 dengan panjang  420 meter dan lebar 6 meter dan baru diperoperasikan  tahun 1982 sebagai jembatan penghubung utama DAERAH Pontianak Tenggara dan Pontianak Timur

Jembatan Kapuas I memiliki delapan pilar utama dimana setiap pilar terdiri dari dua tiang utama dan pada bagian bawah ditopang oleh 15 tiang yang menancap ke dasar sungai, antara dua tiang utama dan 15 tiang penopang tersebut terdapat bagian yang di semen (landasar pilar) yang berfungsi sebagai penahan bagian bawah dua tiang utama juga sebagai ujung atas dari 15 tiang penopang

Tiang penopang tersebut menancap hingga kedalaman 40-60 meter dari permukaan dasar sungai sementara ketinggian dari dasar sungai ke semen pengikat berkisar 18 meter, setiap pilar terutama yang ada di bagian sungai dilindungi oleh pelindung yang terbuat dari tiang dan plat besi berukuran tebal, diperkirakan Jembatan tersebut mampu bertahan hingga 50 tahun kedepan.

Selain wakil Gubernur Kalimantan Barat dan Kadis PU Provinsi Kalbar, kunjungan tersebut diikuti oleh Weibiseno Kasatpol PP Prov Kalbar dan Krisna Panji dari Pusat penelitian jalan dan jembatan serta rombongan lain guna melihat langsung kondisi riil kerusakan yang terjadi. [alam]
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Karyawan PT.Bahrun and Son's saat mengikuti penyuluhan
Bireuen | SanudraNews : Sebagai upaya menekan piningkatan penularan virus HIV/AIDS, Yayasan Permata Ajteh Peduli (YPAP) terus melakukan sosialisasi melalui program penyuluhan disejumlah intansi pemerinthan dan swasta.

"Kita akan terus melakukan sosialisasi tentang HIV/AIDs disemua sektor, tidak terkecuali apakah itu institusi pemerintah atau swasta." ujar Fadhli Djailani, Program Manager YPAP melalui handphone, Senin (2/9).

Menurut Fadhli, penyuluhan ini sangat penting dilakukan agar angka penderita HIV/AID di Aceh yang kini mencapai 117 kasus tidak lagi bertambah.

"Seperti yang pernah saya utarakan sebelumnya tentang cara penularannya, sehingga sangat penting memberi pemahaman kepada masyarakat secara berkesinambungan." lanjutnya

Penyuluhan HIV/AIDS di Dinas Kelautan Dan Perikanan
Sebagai komitmen YPAP terus melakukan upaya sosialisasi, seperti kegiatan yang baru-baru ini dilakukan terhadap lebih dari 30 karyawan PT. Bahrun and Son’s Bireuen bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Bireuen yang mengedepankan penyuluhan kesehatan reproduksi dan HIV/AIDS, serta Penyuluhan tentang pemahaman dasar HIV/AIDS kepada pegawai dan tenaga kerja di lingkungan Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Bireuen.

"Kita berharap bagi mereka yang telah mendapat pemahaman HIV/AIDS ini dapat meneruskannya kepada masyarakat luas, setidaknya di lingkungan keluarga mereka masing-masing, saya yakin bila ini dilakukan maka bukan mustahil peningkatan kasus HIV/AIDS di Aceh khususnya dapat ditekan." kata Fadhli optimis. [red]
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Kubu Raya | SamudraNews : Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Ibrahim Saleh memberangkatkan Satuan Tugas Operasi Satgas Pamtas Darat RI-PNG Yonif 642/Kps ke Papua.Minggu pagi (1/9).

"Penugasan ke daerah operasi bagi seorang prajurit TNI merupakan wujud nyata pengabdian kepada negara dan  bangsa serta suatu tugas kehormatan yang dipercayakan kepada prajurit" ujar Pangdam

Dalam amanatnya dikatakan sebagai patriot dan bhayangkari negara, tugas operasi atau pengamanan merupakan tuntutan tugas di atas segala-galanya, hal ini demi tetap tegaknya kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagaimana yang tertuang dalam UU No 34 tahun 2004 bahwa tugas pokok TNI yaitu menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI serta melindungi segenap bangsa Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Selain itu Ibrahim mengingatkan, meskipun Organisasi Papua Merdeka (OPM) memiliki kekuatan personel dan persenjataannya yang relatif kecil, namun mereka selalu melihat saat-saat lengah, apabila prajurit lengah, pasti itu berpotensi menjadi korban. Untuk itu,

"Prajurit 642/Kps dituntut memiliki kesiapan dan kewaspadaan yang tinggi dalam menjalankan tugas ditempat tugasnya masing-masing." ungkap nya.

Untuk itu, kepada prajurit yang tergabung dalam satgas yang berkekuatan kurang lebih 650 orang ini, diharapkan untuk  membulatkan tekad dan komitmen terkait dangan tugas-tugas yang akan dihadapi, sehingga secara fisik maupun mental akan terkonsentrasi sepenuhnya bagi pelaksanaan tugas.

Hadir dalam pelepasan pemberangkatan, Irdam, Staf Ahli, Danrem 102/Pjg, Danrem 121/Abw, para Komandan Satuan dan para Kabalak Kodam XII/Tpr serta sejumlah staf dijajaran Makodam XII/Tanjungpura [alam]
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Persit KCK PD XII/Tpr [dok]
Pontianak | Samudranews : Organisasi Persit Kartika Candra Kirana (KCK) harus dapat menjadi wahana yang baik bagi istri prajurut guna membangun kualitas dirinya dalam rangka menunjang tugas pokok suami.

Hal tersebut dikatakan Ny.Dra. Eius Ridwan Ketua Persit KCK PD XII/Tanjungpura dan Ketua Yayasan Kartika Jaya Cabang XVII Tanjungpura, saat berlangsung acara serah tugas dan jabatan wakil ketua Persit KCK PD  XII/Tpr Ny. Lien Robby Win Kadir kepada Ketua Persit KCK, di Aula Rapat Gedung KCK PD XII/Tpr.

Lebih lanjut dikatakan satu hal yang tidak boleh luput dari perhatian, dengan kian pesatnya dinamika perkembangan situasi lingkungan saat ini, anggota persit harus dapat selalu berpikir dan bertindak secara konseptual, kreatif dan inipatif sehingga dapat melaksanakan kegiatan kedepan dengan baik, cepat dan tepat.

"Meskipun kita untuk sementara tidak mempunyai wakil ketua, namun saya harapkan agar seluruh pengurus persit dan anggota tetap bekerja secara sinergi, saling mendukung, melengkapi, sehingga organisasi persit KCK PD XII/Tpr dapat berjalan sesuai dengan program hingga dimasa yang akan datang." harapnya.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Ketua Koorcab Rem 121 PD XII/Tpr, Ketua Koorcab Rem 102 PD XII/Tpr, Para Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD XII/Tpr, Ketua Cabang dan Cabang BS Sejajaran PD XII/Tpr. [alam]
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
LANGSA | Samudra News - “Raih Kemuliaan Hakiki, Bersatu Berjuang Menyongsong Perubahan Besar Dunia Menuju Khilafah” demikian tema Liqa Syawal 1434 H yang diusung Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) DPD II kota Langsa, Sabtu (31/8) di Halaman Mesjid Raya Darul Falah Langsa. Acara ini dihadiri kurang lebih 250 orang ulama, tokoh dan mubalighah.

Acara yang ikut juga dihadiri oleh Walikota Langsa Tgk Usman Abdullah, SE di awalai dengan pemutaran multimedia tentang krisis moral dan keterpurukan umat Islam sekarang ini. Selanjutnya pembacaan Tilawah Al Qur’an Bitartil oleh Qari’ Tgk. Syahida Asaludin sebagai pembukaan acara. Ketua HTI DPD II Kota Langsa Iqbal, S.HI dalam sambutannya mengatakan, HTI bersama Umat mengadakan Liqa Syawal ini guna mengokohkan ukhuwah berjuang bersama umat untuk tegaknya institusi khilafah. Selain itu Iqbal juga mengajak seluruh peserta Liqa Syawal untuk sama-sama mendo’akan Tgk. H Abdullah Rasyid yang kerap dikenal dengan Abulah Kruet Lintang yang tidak bisa berhadir dalam Liqa Syawal karena dalam keadaan sakit.

Ust. Drs Mushdar Syahban Ketua LKU HTI Sumut setelah pemutaran multimedia perjalanan dakwah Hizbut Tahrir menyampaikan kalimatul hikmah dengan menggambarkan kepada umat tentang pentingnya Khilafah sebagai pemersatu dan penyelamat umat dan peran penting ulama, tokoh serta seluruh umat Islam dalam memperjuangkan syariah dan khilafah.

Selain itu, Ust Mushdar Syahban juga menjelaskan sebuah hadis tentang lima masa yang dihadapi umat Islam dan akan berakhir pada janji Allah dan Rasul-Nya tentang akan kembalinya masa kekhilafahan yang mengikuti metode kenabian.

Masa kenabian itu ada di tengah-tengah kalian, adanya atas kehendak Allah, kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia menghendaki untuk mengangkatnya. Selanjutnya adalah masa Khilafah yang mengikuti jejak kenabian (Khilafah ’ala minhaj an-nubuwwah), adanya atas kehendak Allah, kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia menghendaki untuk mengangkatnya. Selanjutnya masa kerajaan yang menggigit (Mulkan ’Adhan), adanya atas kehendak Allah, kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia menghendaki untuk mengangkatnya. Setelah itu, masa kerajaan yang menyombong (Mulkan Jabariyyan), adanya atas kehendak Allah, kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia menghendaki untuk mengangkatnya. Selanjutnya adalah masa Khilafah yang mengikuti jejak kenabian (Khilafah ’ala minhaj an-nubuwwah). Kemudian beliau (Nabi) diam.” [HR Ahmad]

 “Menegakkan khilafah adalah mahkota segala fardhu. Dengan dukungan para ulama, para tokoh  umat yang ikhlas tentu akan dibayar dengan janji Allah akan kejayaan Islam, dan tentunya surga” Jelasnya

Selain itu ia juga mengambarkan tentang fakta umat Islam sekarang ini yang berdiam diri dengan tidak menerapkan Islam secara kaffah. Pergaulan yang serba bebas dan serba boleh serta hukum Islam yang pilih-pilih. Untuk itu, pada kesempatan yang sama, beliau mengajak seluruh umat Islam untuk sama-sama mempejuangkan Syariah dan Khilafah karena tanpa khilafah, umat Islam akan terus menjadi hamba yang tertuduh dan tertindas.

Selanjutnya, panitia mengajak seluruh peserta liqa syawal menyaksikan multimedia testimoni ulama Timur Tengah yang bersaksi terus akan memperjuangkan Syariah dan Khilafah. Kemudian acara diakhiri dengan pembacaan seruan hangat Hizbut Tahrir untuk umat bahwa janji Allah pasti adanya, serta pembacaan doa dan bersalaman. []Musri