April 2014
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Ny. Mariani Syahrul Syama’un, perwakilan dari 
Bank Aceh dan Syariah Mandiri cabang Idi sedang berfose bersama 
pemenang duta wisata Aceh Timur.[] foto.SN/Mmg
samudra-news.com | Aceh Timur - Dalam rangka mempromosikan dunia kepariwisataan di Aceh Timur, diperlukan suatu usaha dan kerja keras dari semua pihak, sebab dari sektor pariwisata ini diyakini bisa meningkatkan asset perekonomian masyarakat sekitar daerah pariwisata sekaligus menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya dunia pariwisata dalam bidang seni budaya, sejarah, dan adat istiadat serta keindahan alam, yang sesuai dengan syariat islam sebagai cermin budaya islam dan agama islam yang kita junjung tinggi.

Sebagai upaya mendukung program Kepariwisataan Aceh yang merupakan agenda tahunan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh. Pemerintah Aceh kembali menyelengarakan Pemilihan Duta Wisata Aceh Tingkat Provinsi, sebagai rangkaian kegiatan untuk mendukung kesinambungan suksesnya pelaksanaan tahun kunjungan Wisata Aceh, hal tersebut diatakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Timur, M. Ikhsan Ahyat, S.STP, M.AP ketika membuka acara Pemilihan Duta Wisata Aceh Timur Tahun 2014 yang berlangsung di Aula Gedung SKB Idi pada Rabu, 30 April 2014.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk mendukung keberhasilan, dan suksesnya pelaksanaan kegiatan dimaksud, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, perlu melakukan seleksi bagi putra/ putri (agam dan inong) Aceh Timur, sebagai wakil Duta Wisata Aceh Timur pada ajang pemilihan Duta Wisata Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2014, yang akan berlangsung di Banda Aceh. 

Ia juga berharap, Duta Wisata Aceh Timur Tahun 2014, yang terpilih nantinya, dapat menjadi “ikon” Duta Wisata Aceh Timur, dalam mempromosikan kepariwisataan, seni budaya,  sejarah, adat istiadat dan keindahan alam di Aceh Timur khususnya dan Aceh pada umumnya, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai syariat islam yang kita jalankan sekaligus dapat menjadi sumber inspirasi, dan motivasi generasi muda, dalam melestarikan seni budaya, adat istiadat, sejarah dan keindahan alam di aceh timur, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai syariat islam, etika dan sopan santun sekaligus dapat menjadi motor bagi pemuda lainnya di Aceh Timur” pungkas Ikhsan Ahyat.

Sementara itu ketua pelaksana kegiatan Pemilihan Duta Wisata Aceh Timur yang juga merupakan Kabag Perekonomian Setdakab Aceh Timur, DR. H. Maimun, AK, SE, M.Si dalam laporannya mengatakan, kegiatan pemilihan Duta Wisata Aceh Timur Tahun 2013, dilakukan melalui proses seleksi dan tahapan-tahapan kegiatan, yang meliputi :
  • Seleksi administrasi dan kesesuaian kriteria serta persyaratan calon duta wisata, melalui ujian tulis. 
  • Seleksi wawancara, dan
  • Seleksi wawasan ilmu pengetahuan agama, perilaku, psikologi, bahasa inggris, adat istiadat, seni budaya dan pemahaman kepariwisataan. 
Dengan Jumlah peserta yang terseleksi dan dapat mengikuti kegiatan pemilihan Duta Wisata Aceh Timur Tahun 2013, berjumlah 16 orang peserta yang terdiri dari 9 orang peserta putra (agam), dan 7 orang peserta putri (inong).

Lebih lanjut ia mengatakan, Tema Pemilihan Duta Wisata Aceh Timur Tahun 2014 ini adalah: melalui ”Pemilihan Duta Wisata Aceh Timur, Menjadi Sumber Inspirasi Dan Motivasi Bagi Generasi Muda, Dalam Melestarikan Seni Budaya, dan Kepariwisataan Di Aceh Timur”. Yang sesuai dengan syariat islam, sebagai cermin budaya islam, dan agama islam yang kita junjung tinggi.

Dalam pemilihan duta Wisata Aceh Timur dari 16 peserta baik agam maupun inong yang berhasil menjadi Duta Wisata Aceh Timur Tahun 2014 adalah Febri Taksa Elnanda dan Maria Ulfa. Dan dengan demikian mereka nantinya akan mewakili Aceh Timur dalam Pemilihan Duta Wisata Aceh Tahun 2014 yang akan berlangsung di Banda Aceh.

| Mmg/Red
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra-news.com - Mulai Kamis (1/5), pemerintah secara resmi memberlakukan tarif listrik baru untuk industri golongan I3 dan I4. Pemerintah sudah memutuskan menaikkan tarif listrik industri secara bertahap. Sejak wacana kenaikan tarif listrik untuk industri muncul, beragam penolakan terus disuarakan pengusaha.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo B. Sulisto mengatakan kenaikan listrik ini seharusnya juga diikuti dengan efisiensi produksi listrik oleh PLN. Sebab, selama ini PLN dinilai masih sangat boros.
"Kita hanya mengimbau, PLN juga meningkatkan efisiensinya, supaya biaya bisa lebih murah. Selama ini misalnya masih banyak pakai diesel, kan bisa dikonversi dengan gas, rencana seperti itu tidak pernah terlaksana," ujar pria yang biasa disapa SBS ini di Kementerian Perindustrian, Jakarta (30/4).
Suryo menuturkan, kenaikan tarif listrik membawa dampak besar terhadap pertumbuhan industri nasional. Termasuk daya saing dengan industri negara lain jelang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.
"Makanya kita harus perhatikan juga, jangan terus-terusan naik. Biaya operasi kita jadi berat dong, susah bersaing dengan negara lain. Semua hal yang berdampak pada peningkatan biaya operasi. Harusnya kita upayakan untuk dihilangkan."
Mengenai tahapan kenaikan tarif yang berlangsung hingga akhir tahun, Suryo masih berharap pemerintah mempertimbangkan ulang. "Itu sudah diminta ke pemerintah, mudah-mudahan masih bisa dipertimbangkan," tegasnya.
Sekadar diketahui, Kementerian ESDM telah menerbitkan aturan tentang kenaikan tarif listrik untuk industri golongan I3 (go public) dengan daya di atas 300 Kva sebesar 38,9 persen serta industri besar golongan I4 dengan daya 30 ribu Kva ke atas sebesar 64,7 persen.
kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM nomor 9 tahun 2014 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero). Kenaikan tarif listrik tersebut akan dilakukan secara bertahap setiap dua bulan sekali hingga Desember 2014.
| Merdeka.com
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Ilustrasi
samudra-news.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Suryo B. Sulisto menyoroti kondisi tenaga kerja di Indonesia yang semakin memprihatinkan. Masalah paling krusial dihadapi saat ini adalah jumlah penduduk yang terus meningkat dalam 10 tahun terakhir namun tidak dibarengi dengan tersedianya lapangan kerja.
Menurut pria yang akrab disapa SBS ini, program Keluarga Berencana (KB) tidak lagi berjalan. Di lain pihak jumlah penyerapan tenaga kerja dalam negeri tidak berkembang bahkan cenderung menurun.
"Ini ada keprihatinan yang serius dalam hal tenaga kerja khususnya pada sumber daya manusia pada umumnya," ucap SBS dalam seminar di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (30/4).
Menurut catatan BKPM, kuartal I 2013 realisasi investasi mencapai Rp 93 triliun dengan kemampuan menampung tenaga kerja sebesar 361.924. Namun pada kuartal I 2014 realisasi investasi melonjak hingga Rp 106,6 triliun tapi hanya mampu menyediakan lapangan kerja untuk 260.156 orang.
"Investasi telah bergeser dari padat karya ke padat modal dan padat teknologi. Kalau ini berlanjut maka proyeksi menciptakan setiap satu persen pertumbuhan ekonomi menyerap 400.000 tenaga kerja tidak akan tercapai," tegasnya.
Pada 2013 sudah terlihat bahwa pertumbuhan setiap satu persen hanya mampu menyerap 180.000 atau hanya 45 persen dari proyeksi ideal yang dibuat pada 2010 atau hanya tiga tahun lalu.

"Mutu investasi Indonesia juga cenderung menurun dilihat dari aspek ketenagakerjaan. Selama struktur perekonomian Indonesia belum berubah dari pola ekspor komoditas sumber daya alam maka kita akan menghadapi bencana pengangguran yang serius," tegasnya.

| Merdeka.com
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm


samudra-news.com | ACEH TAMIANG - Pergaulan bebas dan ekonomi ribawi menjadi topik hangat pada Seminar Muslimah Peduli Umat yang dilaksanakan Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia DPD II Kota Langsa di Aula BAPEDA Aceh Tamiang, rangka menjalin silah ukhuwah dengan para muslimah di Acah Tamiang serta manyatukan pemikiran untuk hidup dibawah bingkai Khilafah Islamiyah, Minggu (27/04).

Seminar yang mengangkat tema "Muslimah Cerdas, Muslimah Dambaan Umat" dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan diantaranya Pemberdayaan Perempuan, FORSAP, Dinas Syariat Islam, Perwiridan, guru dan sejumlah mahasiswi di Kabupaten Aceh Tamiang.

Mini Sukmawati, SE istri Wakil Bupati Aceh Tamiang saat membuka acara juga menyampaikan bahwa muslimah adalah sosok perempuan yang memiliki sikap dan berfikir dalam memutuskan perkara sesuai dengan Islam. 

“Namun perempuan saat ini dipaksa untuk keluar dari tugasnya, perempuan dituntut untuk bekerja sehingga melalaikan tugas utamanya yaitu menjadi pendidik generasi sehingga mereka kembali melahirkan generasi-generasi yang terpuruk” Lanjutnya

Pembicara pertama Aisyah Karim Anggota MHTI DPD II Kota Langsa dalam materinya menjelaskan bahwa muslimah saat ini jauh dari sosok muslimah yang taat agama, menutup aurat, lemah lembut. Justru kita melihat dewasa ini muslima cenderung dalam pergaulan bebas, hedonis, materialistis. Dan yang menjadi akar masalah dari semua itu adalah sistem Sekuler Demokrasi Kaplitaslis yang memisahkan agama dari kehidupan.

Dilanjutkan oleh Afrida, S.Pd, Ketua DPD II MHTI Kota Langsa selaku pembicara kedua, lebih rinci menjelaskan bahwa muslimah cerdas adalah muslimah yang memandang jauh kedepan, menundukkan hawa nafsunya, peduli terhadap masyarakat, sigap dan menjadikan ideolagi Islam sebagai sumber dan solusi atas segala problematika hidup.

Oleh karena itu, Muslimah Hizbut Tahrir DPD II mengajak seluruh peserta yang hadir khususnya dan seluruh umat Islam pada umumnya untuk ikut serta dan tidak berdiam diri melihat komplitnya permasalahan yang sedang dihadapi umat kuhusnya para muslimah.

“Sebagai muslimah atau sebagai umat Islam yang mencintai Islam dan merindukan kembalinya kejayaan Islam diatas muka buka Allah, mari kita bangkit dari keterpurukan menuju muslimah cerdas dan muslimah dambaan umat dibawah naungan Khilafah Islamiyah.

| Red
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
foto | bharatanews.com
samudra-news.com | Banda Aceh - Walhi Aceh mengingatkan Pemerintah Aceh dan Penegakan hukum untuk segara mengambil peran penyelesaian kasus lahan PT Syaukath Sejahtera dengan masyarakat Krueng Simpo Kabupaten Bireun. "Hal ini penting kami sampaikan kesemua pihak sebelum kasus Bima terjadi di Aceh." ungkap Muhammad Nur Direktur eksekutif WALHI Aceh.

WALHI Aceh juga telah menyampaikan surat kepada DPR-Kabupaten Bireun, dimana surat bernomor 076/DE/WALHI Aceh/IV/2014 tersebut berisi tentang permohonan pembentukan dan penyusunan Pansus Sengketa Lahan pada tanggal 25 April 2014 " surat ini juga kami tembuskan ke Bupati Bireun, Pangdam Aceh, Kapolda, BPN Aceh, Dinas Kehutanan, dan juga Pemerintah Gampong Krueng Simpo, Inim merupakan sebagian dari peran WALHI Aceh pada kasus ini." lanjut Muhammad Nur.


Dalam Pers rilisnya yang diterima redaksi kemarin malam, WALHI Aceh berupaya mengingatkan perusahaan untuk terbuka mengenai informasi lahan yang dikuasai. "Lahan dikuasai atas dasar apa, ini semua harus jelas, apakah izin pemerintah atau ada proses transaksi pembalian lahan, jika benar maka silahkan dibuka fakta dan data kepada masyarakat, sehingga dalam upaya hukum perusahaan tentu akan dilindungi oleh hukum, jika data dan fakta tidak bisa dibuktikan kepada masyarakat tentu akan terjadi sebaliknya. Jangan sampai kasus ini didiamkan hingga terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan" ungkap Muhammad Nur.


Berdasarkan perintah UU No 18 Tahun 2004 tentang perkebunan pasal pasal 21, disebutkan bahwa setiap orang dilarang melakukan usaha perusakan kebun, dan/atau asset lainnya, penggunaan tanah perkebunan tanpa izin dan/atau tindakan lain yang mengakibatkan terganggunya usaha perkebunan. Namun, untuk menggunakan dasar hukum ini bagi perusahaan perkebunan diwajibkan memiliki usaha perkebunan (IUP) Dari pemerintah daerah kabupaten/kota sebagai dasar bahwa perusahaan berhak mendapatkan usaha perkebunannya. dalam pasal 21, Pelanggar diancam dengan pidana penjara paling lama 5 tahun penjara dan denda paling banyak 5 Milyar. 

| walhi/red
no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra-news.com | PERTH – Kecaman atas Manifesto Perjuangan Partai Gerindra terus berlanjut. Kali ini datang dari masyarakat Indonesia di Australia. "Itu fasisme," kata Airlangga Pribadi, dalam dialog bertajuk "Menimbang Capres RI 2014" bersama masyarakat Indonesia di Perth, Australia Barat, Sabtu (26/4).

Dosen Ilmu Politik Universitas Airlangga itu merujuk kalimat di manifesto Partai Gerindra yang menyebutkan "...negara dituntut untuk menjamin kemurnian ajaran agama yang diakui oleh negara dari segala bentuk penistaan dan penyelewengan dari ajaran agama."

Airlangga menduga bahwa itu memang bagian dari strategi politik Gerindra. Setelah cukup lama menyasar isu-isu nasionalisme seperti kemandirian dan kedaulatan, dan ketika konstituen politik mereka sudah loyal, Gerindra memberi sinyal kepada kaum fanatik untuk bergabung. Padahal, lanjut Airlangga, apabila kalangan elite menjadikan rasa aman, kebebasan, dan hak berkeyakinan sebagai permainan dalam transaksi politik, implikasinya bisa sangat berbahaya bagi perjalanan demokrasi Indonesia.

Kemungkinan terbesar adalah munculnya pembenaran ideologis, bahkan yuridis, pada tindakan-tindakan yang lebih mengerikan bagi hak-hak sipil setiap warga negara. "Jika Prabowo berkuasa, intoleransi akan semakin terinkorporasi di dalam elemen negara. Negara akan menentukan mana keyakinan yang benar dan mana yang salah. Ini mengerikan sekali," imbuh kandidat Ph.D. di Murdoch University ini.

Pernyataan Airlangga diamini oleh pembicara lain, Irwansyah Jemi, yang juga calon doktor di Murdoch University. Irwansyah menyatakan bahwa pemurnian agama jelas bukan agenda politik yang bijaksana dan menghormati HAM. Implikasi agenda semacam ini adalah penggunaan kekerasan dan pembiaran kekerasan oleh negara atas begitu banyak kombinasi agama yang dianggap tidak murni.

"Otoriterisme negara ala Orde Baru akan hadir lagi. Jangan lupa, apa pun yang tidak murni dan konsekuen menurut Orde Baru diganjar dengan intimidasi, hingga pembantaian massa," tegas dosen Ilmu Politik Universitas Indonesia ini, mengingatkan.

Kekhawatiran yang lebih jauh lagi muncul dari Iqbal Aji Daryono, salah satu peserta dialog. WNI di Australia, kata pria yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir truk ini, sangat banyak yang merupakan pelarian akibat kerusuhan Mei 1998.

Sebagai kalangan minoritas, kaum eksil tersebut punya trauma mendalam atas perlakuan kelompok mayoritas di Indonesia. Apabila Prabowo berkuasa dan menjalankan langkah-langkah politik sesuai manifesto Gerindra, patut diduga ia hanya akan mengakomodasi hak-hak mayoritas, dan meletakkan kalangan minoritas sebagai warga kelas dua. Kondisi tersebut jelas akan semakin memupus keinginan para pelarian tersebut untuk kembali ke tanah air.

| Red

samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
PT Tritama Wirakarsa
Kami adalah Perusahaan Nasional yang sedang berkembang bergerak dibidang industry  Pupuk dan Pestisida produk lokal dan asing, mengundang para profesional  untuk bergabung. Dengan persyaratan sebagai berikut :

Agronomist - Banda Aceh


Responsibilities

  • Mengembangkan pasar pupuk-pestisida di sentra-sentra pertanian
  • Bekerjasama dengan agen/relaitter mendistribusikan pupuk-pestisida
  • Menagih penjualan pupuk-pestisida di agen/dealer yang ditunjuk
Requirements :
  • Pria
  • Usia maksimal 35 tahun
  • Pendidikan minimal S1 Pertanian
  • Mempunyai KTP Setempat
  • Memiliki SIM  A
  • Memiliki pengalaman minimal 5 tahun
  • Bekerja tim, pekerja keras, produktif, bermotivasi tinggi, dan bertanggung jawab
  • PenempatanBanda Aceh
Bagi yang memenuhi kualifikasi diatas, silahkan kirim lamaran lengkap ke : 
siswanto@twk.co.id 

open date2014-04-23
close date2014-05-23
industriKimia / Plastik / Kertas / Petrokimia / Pupuk
fungsiLainnya - Lainnya
lokasiAceh, Kota Banda Aceh
APPLY NOW
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
PT CIMB Sun Life
CIMB Sun Life merupakan perusahaan asuransi jiwa patungan antara CIMB Group, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) dan Sun Life Financial Inc melalui Sun Life Indonesia Services (SIS). Diluncurkan pada Juli 2009, CIMB Sun Life menyediakan berbagai produk asurans ijiwa, kecelakaan, dan kesehatan, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keuangan nasabah Indonesia. CIMB Sun Life memegang posisi yang unik di pasar Indonesia karena kemampuannya untuk memaksimalkan kombinasi kekuatan ketiga perusahaan induk – keahlian asuransi dan infrastruktur Sun Life Financial dan kekuatan pengelolaan dana dan distribusi CIMB Group dan CIMB Niaga.   Setahun setelah beroperasi, PT CIMB Sun Life menerima Best New Company of the Year 2010 dari International Business Awards-Stevie Award, Amerika Serikat karena kinerja yang luar biasa pada seluruh aspek bisnisnya. Pada bulan Oktober 2013, CIMB Sun Life menerima penghargaan untuk kategori The Most Reliable Life Insurance Company dari Harian Bisnis Indonesia. Penghargaan The Most Reliable Life Insurance Company diberikan berdasarkan penilaian laporan keuangan tahunan yang diterbitkan secara transparan, pertumbuhan bisnis dan terbukti bisa diandalkan oleh seluruh pemegang kepentingan (stake holders) selama 4-5 tahun terakhir

Insurance Relationship Advisor (IRA) - Banda Aceh



Responsibilities

  • Memasarkan dan/atau mengatur pemasaran produk-produk asuransi jiwa dari CIMB Sun Life kepada para nasabah CIMB Niaga di Indonesia.

Kualifikasi : 

  • Minimal D3 dengan prestasi yang baik
  • Muda dan enerjik dengan tingkat mobilitas tinggi
  • Berpenampilan menarik dan mampu berkomunikasi dengan baik
  • Memiliki motivasi dan komitmen untuk sukses
  • Menyukai tantangan dan ambisi untuk mencapai target
  • Berpengalaman dalam dunia pemasaran akan menjadi nilai tambah
  • Diutamakan berdomisili sesuai area penempatan

Paket Remunerasi :

  • Pendapatan tetap setiap bulan
  • Komisi penjualan setiap bulan
  • Asuransi kesehatan
  • Insentif lain berupa : uang tunai, barang terkini, perjalanan ke dalam dan luar negeri
  • Program pelatihan dan pengembangan yang bersertifikasi dan berkesinambungan
  • Kesempatan pengembangan karir yang luas


Segera kirimkan surat lamaran, Curriculum Vitae (CV), fotokopi KTP, pas foto 4X6 (berwarna), fotokopi ijazah pendidikan terakhir, dan fotokopi sertifikat pelatihan yang pernah Anda ikuti (bila ada) dengan mencantumkan posisi yang Anda minati, 

ke:
CIMB SUN LIFE 
World Trade Center 5, Lantai 3 
Jl. Jendral Sudirman Kav. 29 
Jakarta 12920 
atau  e-mail: recruitment@cimbsunlife.com

open date2014-04-23
close date2014-05-23
industriAsuransi / Dana Pensiun
fungsiPebankan / Keuangan - Lainnya
lokasiAceh, Kota Banda Aceh
APPLY NOW
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra-news.com | KOTA LANGSA - Rektor Universitas Samudra, Drs. Bachtiar Akop, M.Pd menyetujui sebelas point tuntuntan mahasiswa pada aksi demo Rabu 23 April 2014 kemarin. 

Sebelas tuntutan mahasiswa tersebut diantaranya :
  1. Transparansi mengenai penerimaan beasiswa dalam bentuk data, 
  2. Gratis biaya pembuatan KTM
  3. Birokrasi harus memberikan pelayanan yang baik dan mempermudah mahasiswa, 
  4. Uang pengembangan institusi diperjuangan untuk ditiadakan dimasa yang akan datang, 
  5. Penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2015-2016 melalui jalur SNMPTN.
  6. Perekrutan karyawan harus diseleksi secara terbuka
  7. Segala uang praktek seluruh mahasiswa Universitas Samudra diperjuangkan untuk ditiadakan dimasa akan datang
  8. Post anggaran kegiatan mahasiswa harus diberi sesuai ketentuan yang berlaku
  9. Transportas bus kampus dapat digunakan untuk keperluan kegiatan mahasiswa
  10. Gratis pembuatan Transkrip bagi seluruh mahasiswa
  11. Memperjuangkan keringanan uang kuliah bagi seluruh mahasiswa.

11 Poin tuntutan yang disetujui

12 poin tuntutan mahasiswa peserta demo
| Red
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
barat11
samudra-news.com | QUNAITIRAH – Mujahidin Islam akhirnya berhasil menguasai Tal Ahmar barat atau dataran tinggi Ahmar barat di wilayah pinggiran Qunaitirah dari tangan pasukan rezim Nushairiyah Suriah dan milisi Syiah Hizbu Syaithan Lebanon pada Selasa (8/4/2014). Kesuksesan mujahidin merebut dataran tinggi yang sangat strategis tersebut merupakan pukulan telak bagi rezim Nushairiyah dan milisi Syiah.
Pertempuran sengit mengepung dan membebaskan bukit Ahmar barat memakan waktu selama beberapa pekan. Beberapa kelompok jihad ambil bagian dalam operasi gabungan tersebut. Diantaranya adalah Jabhah Islamiyah, Jabhah Nushrah, Harakah Al-Mutsanna Al-Islamiyah, Jama’ah Baitil Maqdis Al-Islamiyah dan beberapa kelompok jihad lokal lainnya.
Kelompok-kelompok mujahidin tersebut tergabung dalam operasi gabungan “Peperangan Shada [gaung] Al-Anfal”. Operasi gabungan “Peperangan Shada [gaung] Al-Anfal” sendiri merupakan wujud dukungan mujahidin di propinsi Qunaitirah kepada operasi gabungan mujahidin “Peperangan Al-Anfal” di propinsi Lattakia.
Yayasan Media Al-Manarah Al-Baidha’, sayap media mujahidin Jabhah Nushrah, pada hari Rabu (23/4/2014) telah merilis video “Perang Pembebasan dataran tinggi Ahmar barat – pinggiran Qunaitirah”. Video tersebut berdurasi 12 menit 21 detik.
Video memperlihatkan regu-regu mujahidin Jabhah Nushrah dan kelompok-kelompok jihad lainnya mulai bergerak untuk mendaki lereng dataran tinggi Ahmar barat. Sementara itu senapan mesin berat dan meriam-meriam mujahidin menembaki pertahanan pasukan rezim Nushairiyah Suriah di puncak dataran tinggi Ahmar barat. Serangan pembuka dan tembakan perlindungan itu memberi kesempatan kepada regu-regu serbu mujahidin untuk merayap dan mendekati pertahanan pasukan Nushairiyah.
baratbarat2
Mujahidin kemudian menembakkan sejumlah mortar dan roket. Serangan senjata berat itu menghantam posisi pasukan Nushairiyah di sepanjang lereng dan puncak dataran tinggi Ahmar barat. Ledakan-ledakan keras disusul oleh asap tebal membumbung tinggi dari sasaran-sasaran yang terkena hantaman mortar dan roket mujahidin.
barat4
Regu-regu serbu mujahidin telah berhasil merayap dan mendaki lereng dataran tinggi Ahmar barat. Mereka mulai terlibat pertempuran sengit jarak dekat dengan pasukan Nushairiyah yang bertahan dalam parit-parit dan bungker-bungker pertahanan. Desingan peluru dan pekikan takbir terus membahana di lokasi pertempuran.
Sedikit demi sedikit mujahidin mulai mencapai puncak dataran tinggi Ahmar barat. Sniper-sniper mujahidin mempergunakan cover-cover yang ada untuk menembak mati pasukan Nushairiyah dari posisi yang strategis. Sebagian mujahid dengan senjata mesin bahkan telah berada dalam parit-parit pertahanan pasukan Nushairiyah. Sebuah pertempuran jarak dekat benar-benar berlangsung sengit di puncak dataran tinggi tersebut.
barat5
Mujahidin tidak memberi peluang kepada pasukan Nushairiyah untuk bernafas lebih lama. Mujahidin memburu pasukan Nushairiyah ke dalam parit-parit dan terowongan-terowongan pertahanan mereka. Mayat-mayat mereka berserakan di mana-mana. Mujahidin melakukan penyisiran dan mengibarkan panji tauhid di puncak dataran tinggi Ahmar barat.
barat6
“Wahai umat Islam, saudara-saudara kalian mujahidin telah menuliskan sejarah, bukan dengan tinta mereka, namun dengan darah mereka,” kata seorang komandan mujahidin di depan mayat-mayat pasukan Nushairiyah.
“Wahai umat Islam, saudara-saudara kalian mujahidin di sini telah menuliskan sejarah, bukan dengan tinta mereka, namun dengan darah mereka. Kami pada hari ini berada di garis terdepan untuk membela umat Islam, kami berperang melawan aliansi Shafawi – Rafidhi, yang membentang dari Qum [Iran] hingga Beirut barat [Lebanon], dan kami memerangi aliansi zionis – salibis yang menjajah negeri-negeri kaum muslimin,” kata seorang komandan Jabhah Nushrah dengan pemandangan mayat-mayat pasukan Nushairiyah di bawah telapak kakinya.
barat7
Mujahidin kemudian berkeliling pada dataran tinggi Ahmar barat. Mereka mengumpulkan senjata dan amunisi yang berhasil dirampas dari pasukan Nushairiyah. Mereka kemudian berkumpul pada menara militer yang berada di salah satu bagian puncak dataran tinggi tersebut.
barat8
Dari puncak dataran tinggi Ahmar barat, nampak pemandangan indah lembah dan desa-desa di bawah dataran tinggi Ahmar barat. Wilayah pertanian nampak sangat luas dan hijau, dengan irigasi yang sangat baik. Wilayah tersebut sangat subur.
Mujahidin merebut gudang senjata, tank, meriam, senapan dan amunisi beragam jenis dari puncak dataran tinggi Ahmar barat. Senjata dan amunisi dalam jumlah besar itu merupakan hal yang sangat wajar, mengingat pertahanan pasukan Nushairiyah di dataran tinggit itu sangat kuat dan berlapis-lapis.
barat9
Hal yang sangat menarik dari perang pembebasan dataran tinggi Ahmar barat – pinggiran Qunaitirah ini adalah keikut sertaan langsung para amir, komandan militer dan ulama Jabhah Nushrah. Video dengan jelas menunjukkan Syaikh Julaibib [komandan militer Jabhah Nushrah] dan Dr. Sami Al-Uraidi [ulama anggota dewan syariat Jabhah Nushrah] bersama tokoh Jabhah Nushrah terlibat langsung dalam pertempuran penaklukan dataran tinggi Ahmar barat. Mujahidin berkumpul di puncak dataran tinggi dan kemudian mendengarkan taushiyah jihad yang disampaikan oleh Syaikh Sami Al-Uraidi.
barat11
Kesuksesan mujahidin mengontrol sepenuhnya dataran tinggi Ahmar barat, pinggiran Qunaitirah menjadi ancaman tersendiri bagi penjajah zionis “Israel”. Maklum, dataran tinggi Ahmar barat berseberangan langsung dengan dataran tinggi Jaulan [Golan] yang telah dicaplok oleh negara zionis tersebut sejak 1967.
Kini mujahidin Jabhah Nushrah, sayap Al-Qaeda di negeri Syam, telah berada di ambang pintu “Israel”. Koordinasi dan operasi gabungan yang selalu dilakukan oleh Jabhah Nushrah dengan Jabhah Islamiyah, Harakah Fajr Asy-Syam Al-Islamiyah, Harakah Al-Mutsanna Al-Islamiyah, Ittiahad Islami li-Ajnad Asy-Syam, Jundul Aqsha, Liwa’ Al-Ummah, Tahaluf Al-Muhajirin wal Anshar dan kelompok-kelompok jihad lainnya di Suriah akan mengokohkan kekuatan mujahidin Islam dalam persiapan membebaskan Palestina.[]arrahmah.com
no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra-news.com | KOTA LANGSA - Sejumlah mahasiswa Universitas Samudra melakukan aksi demo di Kampus Universitas Samudra Langsa. Aksi yang dimulai pukul 14.50 wib tersebut menuntut transparansi dalam pengelolaan anggaran dan kebijakan birokrasi, Rabu (23/04).
Sejumlah kekesalan diperlihatkan peserta aksi dengan menggiring spanduk yang bertuliskan “kampus ini negara punya bukan keluarga anda”.
“kebijakan birokrasi di lingkungan Universitas sampai Fakultas selama ini dirasa telah menindas mahasiswa serta tidak transparan dalam berbagai kebijakan post anggaran” papar Koordinator aksi, Nonil Akbar dalam orasinya di halaman Gedung Universitas Samudra.
Akbar juga melanjutkan bahwa dalam hal ini mahasiswa mengajukan dua belas tuntutan kepada Rektor Universitas Samudra yang diantaranya menyangkut kebjikan anggaran, transparansi terhadap pemberian beasiswa dan dihapusnya pembayaran uang pengembangan institusi, juga menuntut diberantasnya segala bentuk ‘pungli’ sebagaimana yang telah terjadi selama ini.
Selanjutnya, sebagai upaya memperjelas tindak lanjut dari aksi tersebut, samudra-news akan terus memantau dan mengkonfirmasikan berbagai pihak guna memperoleh jawaban atas permasalahan tersebut.[]Red
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Asisten II Drs. Moch Muchktar, M.AP, 
Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip, Camat Peureulak Kota 
dan Kabag Humas & Protokol Setdakab Aceh Timur 
sedang berfoto bersama sebahagian peserta lomba 
bercerita (Sinopsis) selepas acara pembukaan di aula 
kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Aceh Timur
samudra-news.com | Aceh Timur - Dalam realitas masyarakat kita saat ini, masyarakat mengalami lompatan budaya atau lompatan tahapan dari masyarakat tradisional ketahap yang modern dimana seharusnya manusia harus melewatkan tahapan literasi yang justru tahapan ini terlewatkan dewasa ini sehingga mengakibatkan masyarakat menjadi malas untuk membaca dan lebeh cenderung menghabiskan waktunya untuk menonton televisi. Untuk mencegah hal tersebut menjadi lebih buruk lagi, Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Aceh Timur mengadakan perlombaan Bercerita (Sinopsis) bagi anak-anak SD/MI dengan harapan anak-anak generasi muda bisa lebih memncintai atau lebih cenderung gemar membaca sehingga bisa melahirkan generasi muda penerus bangsa yang cinta baca.

Tujuan pelaksanaan lomba bercrita untuk meningkatkan kemampuan anak-anak dalam bidang pengetahuan tentang bercerita. Waktu pelaksanaan kegiatan lomba bercerita ini direncanakan 1 (satu) hari yaitu pada tanggal 23 April 2014  yang akan dimulai pada pukul 08.30 wib sampai dengan selesai.

Drs. Z. Abidin, M. Si, Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Aceh Timur, dalam laporannya menyampaikan,jumlah peserta yang mengikuti perlombaan bercerita tingkat SD/MI ini berjumlah 70 peserta yang terdiri dari 35 orang putra dan 35 orang putri. Sementara dewan juri berjumlah 6 orang  yang sudah berpengalaman dari Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Timur. Fasilitas yang disediakan panitia untuk peserta yaitu: transportasi, uang saku, konsumsi dan sertifikat untuk peserta dan guru pendamping.

Lebih lanjut ia mengatakan, Pemenang juara 1 ditingkat kabupaten akan diperlombakan ke tingkat Provinsi yang akan dilaksanakan pada bulan Juli 2014 di Kota Cane dan juara 1 tingkat Provinsi akan diperlombakan pada tingkat Nasional di Jakarta pada bulan Agustus 2014.

Dalam kesempatan ini ia juga menyampaikan bahwa belum semua sekolah bisa di undang dan insya Allah apabila dana yang dibutuhkan pada tahun depan tersedia dengan cukup maka kegiatan yang serupa ini akan diikuti oleh seluruh SD/MI se Aceh Timur, menskipun demikian pada kesempatan ini ia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan dunkungan sehingga kegiatan perlombaan bercerita ini bisa terselenggara dengan baik seperti yang diharapkan.

Sementara itu Asisten II Setdakab Aceh Timur Drs. Moch. Muchtar, M.AP dalam kata sambutannya mengatakan Pemerintah Aceh Timur sangat gembira atas terselenggaranya lomba bercerita synopsis yang tujuannya untuk mencari siswa siswi yang berprestasi dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur sebagai bentuk motivasi serta menngkatkan minat baca bagi generasi muda dimasa mendatang.

Lebih lanjut ia mengatakan, membaca adalah gerbang pintu masuk untuk memperoleh ilmu pengetahuan, karena dengan membaca akan mengantarkan manusia untuk memahami berbagai aspek kehidupan di dunia dan juga kehidupan di akhirat, kebiasaan membaca harus dimulai dari usia dini dengan melibatkan keluarga, sekolah, masyarakat dan Pemerintah. Bahkan seorang ibu hamil sudah dapat mengajarkan anaknya dalam kandungan dengan cara mendengarkan bacaan AL- Qur`an maupun music dan hal seperti ini sudah banyak diterapkan di Negara-Negara maju.

Karena itu gemar adalah modal menjadikan bangsa kita berkualitas dan bermartabat, kegemaran membaca merupakan salah satu kebutuhan untuk meningkatkan pengetahuan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, memperbaiki prilaku, mempertajam perasaan, peka terhadap lingkungan serta mengenal potensi diri” pungkasnya. Oleh karena itu ia juga berharap agar dana kegiatan ini untuk tahun anggaran 2015 mendatang agar dapat diusulkan lebih banyak lagi agar para siswa/siswi dari SD/MI kecamatan yang erada di pedalaman aceh Timur bisa diikut sertakan agar mereka (murid-murid) juga bisa merasa sejajar dan setaraf dengan murid-murid yang bersekolah di perkotaan.

Turut hadir dalam acara ini antara lain Kadis Perternakan dan kesehatan hewan, Kasatpol PP, Sekretaris Dinas Perhubungan, Camat Perlak Kota dan Kabag Humas dan Protokol Setdakab Aceh Timur beserta tamu dan undaggan lainnya.[]Mmg
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra-news.com | Aceh Utara - Yayasan Permata Atjeh Peduli [YPAP] mendampingi kasus stigma dan diskriminasi kepada seorang ibu di desa Buloh Blang Ara tentang pengucilan masyarakat terhadap ibu dengan seorang anak laki-laki umur dua tahun, Rabu (23/04).

“Tidak diperbolehkan menyewa toko untuk buka usaha jahit, masyarakat tidak mau bergaul dengannya, anaknya dilarang imunisasi oleh pukesmas setempat dan bidan pukesmasnya melarang bayi untuk menyusui, diskriminasi ini sudah selama tiga tahun sejak 2011 setelah meninggal suami meninggal” jelas Fadhli Djailani HIV-Aids Project Manager dalam rilisnya kepada samudra-news.com.

Ia juga melanjutkan, Si ibu tersebut dikucilkan karena diisukan beliau terinfeksi HIV, setelah team YPAP mendengarkan kasus ini langsung mendampingi sang ibu untuk konseling dan melakukan Test darah dan hasilnya beliau negatif HIV.

Pertemuan dengan Muspika 23 April 2014 di aula kantor camat Kuta Makmur untuk merehabilitasi kehidupan sosial sang ibu dan dengan memberikan pemahaman dasar HIV dan stigma kepada muspika Kuta makmur kabupaten Aceh Utara yang disampaikan oleh Muhammad Rijal bersama Yosiani Rullita.

Agenda selanjutnya YPAP akan melakukan penyuluhan menyeluruh di Kecamatan Kuta Makmur baik kepada petugas medis, Bidan Puskesmas Kuta Makmur, perangkat desa dan siswa sekolah menengah atas dan masyarakat umum untuk mengetahui pengetahuan dasar HIV.


Selanjutnya, Fadhli Djailani juga berterimakasih kepada MUSPIKA yang telah menyambut kedatangan Team YPAP dengan baik dan juga kami mengharapkan untuk tidak meng-stima ODHA [Orang Dengan HIV-Aids] apalagi hanya dengan menduga-duga bahwa dia HIV, fatalnya hal ini berawal dari tenaga medis/bidan puskesmas setempat.[]Red
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Pasca Banjir Bandang, Kerusakan Hutan Tamiang
Bertambah 15 Persen
[sumber Media Swara Indonesia.com]
samudra-news.com | Banda Aceh - Penggunaan sumberdaya alam di Aceh pada kawasan hutan, baik itu lindung, Area Penggunaan Lain, maupun hutan produksi mencapai luas 1.067.282,19 ha±  dari total luas 3,5 juta ha yang di fungsikan menjadi area pertambangan dan perkebunan. Demikian diungkapkan Mirna Asnur Kepala devisi Advokasi WALHI Aceh dalam sebuah pers rilis yang dilayangkan ke redaksi samudra-news.com.


Lebih lanjut dikatakan dengan kondisi tersebut dapat dipastikan akan berdampak buruk bagi keberlanjutan penyelamatan sumber-sumber penghidupan mahkluk hidup yang ada di Aceh, terlebih dengan adanya perluasan aktifitas manusia didalam kawasan hutan Aceh akan mengalami perubahan terhadap daya dukung lingkungan hidup saat ini maupun dimasa akan datang. Atau lebih tepat disebut "Ekologi Aceh Pasca Damai 10 tahun terakhir".

Fakta menunjukkan bahwa dalam satu dekade terakhir, telah terjadi beberapa bencana ekologi di Aceh. Bencana tersebut antara lain, pada tahun 2005, terjadi banjir besar di Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Timur, Bireuen, Aceh Pidie, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Gayo Lues, kekeringan  di Aceh Utara, Aceh Timur, Bireuen, Aceh Pidie,  Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Besar, hingga  longsor di Aceh Tenggara dengan total kerusakan lahan 86,951 ha sehingga sawah gagal panen, korban evakuasi 18.812 orang, luka-luka 251 orang, 100 rumah rusak, 180 orang hilang dan fasilitas umum rusak. Pada tahun 2006, terjadi banjir di Aceh Selatan, Aceh Timur, Bireuen, Aceh Barat, Banda Aceh, Pidie, Aceh Tamiang, Aceh Selatan, Bireuen, Langsa, dan Aceh Tenggara dengan total kerugian  84 rumah rusak, 10.000 korban yang dievakuasi dan rusaknya 7 pusat pendidikan. Pada periode hingga 2010 terjadi konflik satwa terparah di hutan Aceh, dengan kerugian berkurangnya populasi orang utan dari 7.500 ekor pada 2004 hingga menjadi 6.600 ekor pada tahun 2009. Tahun 2011 terjadi konflik satwa  dimana 5 ekor gajah mati. Tahun 2012, terjadi konflik satwa yang menyebabkan 15 ekor gajah mati di Aceh utara, Aceh Timur, Pidie, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tenggara. Tahun 2013, juga terjadi konflik satwa liar di Aceh Jaya yang menyebabkan 23 ekor gajah mati. Pada tahun ini juga terjadi banjir di Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Selatan, Aceh Jaya, Aceh Tengah, dan  Sabang yang menyebabkan 25.277 orang mengungsi. Tahun 2014 pun tidak luput dengan bencana, dimana terjadi kekeringan di Aceh Utara dan banjir di Aceh Besar dengan total kerugian 10.000 ha tanaman padi gagal panen dan 200 rumah terendam.

Padahal dalam sejarah peradaban, manusia sadar betul akan pentingnya bumi bagi kehidupan yang di cetuskan 44 tahun lalu saat dicanangkannya Hari Bumi. Sejarah peringatan Hari Bumi (Earth Day) diselenggarakan pertama kali pada 22 April 1970 di Amerika Serikat.  Penggagasnya adalah Gaylord Nelson, seorang senator Amerika Serikat dari Wisconsin yang juga pengajar lingkungan hidup. Gagasan tentang peringatan Hari Bumi mulai disampaikan oleh Gaylord Nelson sejak tahun 1969. Saat itu Gaylord Nelson memandang perlunya isu-isu lingkungan hidup untuk masuk dalam kurikulum resmi perguruan tinggi. Gagasan ini kemudian mendapat dukungan luas. Dukungan ini mencapai puncaknya pada tanggal 22 April 1970. Saat itu 20 juta manusia turun ke jalan pada 22 April 1970 yang berdemonstrasi dan memadati Fifth Avenue di New York untuk mengecam para perusak bumi. Moment ini kemudian menjadi tonggak sejarah diperingatinya sebagai Hari Bumi yang pertama kali. Tanggal 22 April juga bertepatan dengan musim semi di Northern Hemisphere (belahan bumi utara) sekaligus musim gugur di belahan bumi selatan. Sejak itu, pada tanggal 22 April setiap tahunnya Hari Bumi (Earth Day) diperingati.


Sejarah mencatat, Hari Bumi merupakan dijadikan hari kampanye untuk mengajak orang peduli terhadap lingkungan hidup yang dilakukan oleh berbagai Organisasi lingkungan baik itu dilokal, Nasional bahkan di Internasional. Gerakan untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia ini yaitu bumi. Hari Bumi telah menjadi sebuah gerakan global yang mendunia hingga kini. WALHI Aceh mengusulkan tema kegiatan "Save The Earth, Save Our Life!" Melalui peringatan hari bumi ditahun 2014, kita wujudkan kehidupan masa depan yang berwawasan lingkungan dan mampu menjawab tantangan perubahan" pada hari bumi 22 April 2014, WALHI Aceh berinisiatif melakukan berbagai upaya, diantaranya:  Pemutaran Film Lingkungan di Sekolah-sekolah bersama 120 siswa/i, Teatrikal lingkungan oleh siswa/i, dan Praktik Simulasi Bencana sebagai langkah untuk mengurangi resiko dampak bencana dalam rangka mendorong penyadaran akan pentingnya menjaga bumi dari perusakan yang dilakukan oleh berbagai kegiatan yang boros sumberdaya alam. Kegiatan ini sendiri melibatkan Partisipasi Publik 120 siswa/i perwakilan dari 4 sekolah di Kota Banda Aceh, 10 orang guru, 20 orang dari komunitas lingkungan, 3 orang dari dinas pendidikan Kota Banda Aceh. inisiatif ini disambut baik  oleh Dinas Pendidikan dan Para Guru di Banda Aceh dan didukung yang didukung IOM.

Oleh karena itu, sudah sewajarnya kita bertanya kepada Pemerintah Aceh, seriuskah Pemerintah Aceh memberikan perlindungan terhadap kekayaan hutan Aceh yang memberikan sumber mata air bagi penghidupan 4,6 juta penduduk Aceh yang membutuhkan 690.000.000 liter air setiap hari. Bagaimana caranya sumber bisa dijamin pemerintah jika pertambangan, perkebunan dan pembangunan ruas jalan masih saja menjadi agenda utama dalam rencana pembangunan Aceh dalam kawasan hutan Aceh. Belum lagi kita berbicara dalam konteks pemenuhan kebutuhan air bagi petani dalam konteks ketahanan pangan sesuai dengan perintah UU No 18 tahun 2012 Tentang Pangan

Untuk itu WALHI Aceh merasa perlu mengajak para pemuda/i, para ulama, Partai Politik, tokoh masyarakat dan pihak strategis lainya mengambil peran melakukan pengawalan terhadap pemanfaatan sumberdaya alam yang dilakukan oleh berbagai perusahaan yang ada di Aceh, dan mendorong pemerintah untuk dapat melakukan pengelolaan sumberdaya alam tanpa merusak fungsi hutan, yang dapat mendatangkan perbaikan ekonomi masyarakat sekitar hutan, dan jauh lebih penting masyarakat sadar sebagai pihak pertama terkenan bencana ekologi selama ini. []Red
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Syahri Sakidin dan Sebagian Pemilih di Australia Barat
samudra-news.com | PERTH - Pemilh yang memberikan suaranya pada pilihan legislatif di Australia Barat hanya sejumlah kurang dari sepertiga DPT. Kondisi sosiologis serta psikologis masyarakat Indonesia di Australia Barat memang khas, sehingga tidak bisa langsung dicap sebagai apolitis. Demikian disampaikan Syahri Sakidin, Ketua Pengawas Pemilu Luar Negeri Australia Barat, Senin (21/4). 

Menurut Syahri, kondisi khas tersebut setidaknya ada tiga. Pertama, banyak di antara masyarakat Indonesia di sana yang merupakan korban-korban kerusuhan Mei 1998. Dengan situasi di Indonesia yang kacau balau dan terus mengancam keselamatan mereka waktu itu, mereka mengungsi ke Australia. Akibatnya, ada semacam trauma tentang Indonesia. "Tidak semestinya kita berpandangan negatif pada apatisme mereka. Mereka benar-benar korban yang dizalimi di Indonesia pada waktu itu, sehingga justru kita harus terus bersimpati dan melakukan pendekatan kepada kalangan ini," kata Syahri Sakidin.

Kondisi khas kedua adalah banyaknya WNI yang sudah berstatus permanent resident Australia. Dengan status ini, mereka masih memegang paspor Indonesia, tapi rata-rata sudah ingin menetap seterusnya di Australia. Walhasil ada kecenderungan mereka sudah tidak merasa berkepentingan dengan perubahan di Indonesia.

Kondisi ketiga adalah karena dari DPT di Australia Barat, banyak di antaranya yang berstatus mahasiswa. Kelompok ini sering datang dan pergi tanpa melapor, sehingga acapkali sulit terpantau.


Dari DPT sejumlah lebih dari 6000, pemilih di Australia Barat yang memberikan suara di 4 TPS hanya mencapai jumlah kurang dari 2000. Pada Pemilu legislatif 9 April lalu, PDIP meraih 56% suara, disusul PKS dan 
Gerindra dengan masing-masing meraup 16% dan 11%.[]Iqbal | Red