Juli 2014
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
Wikileaks kembali guncang istana
JAKARTA – Dokumen Wikileaks kembali mengguncang istana negara RI, dimana SBY berkantor. Dalam dokument bocoran Wikileaks tertanggal 29 Juli 2014, ditemukan kasus dugaan korupsi multi juta dolar. Dalam dokumen itu juga menyebut, melibatkan beberapa tokoh di Indonesia dan negara-negara lain di Asia seperti Vietnam dan Malaysia.
Di Indonesia, Wikileaks menyebut nama SBY, Megawati dan Laksamana Sukardi. “Perintah super untuk memerintahkan keamanan nasional (Australia) untuk mencegah pelaporan tentang kasus ini, oleh siapa saja. Tujuannya untuk mencegah kerusakan hubungan internasional Australia,” bunyi dokumen Wikileaks.
Dugaan korupsi yang dimaksud adalah proyek pencetakan uang kertas, yang melibatkan dua perusahaan di Australia, yakni Reserve Bank of Australia dan Note Printing Australia. Kasus ini sedang dalam proses hukum di Australia.
Menanggapi itu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta pemerintah Australia angkat bicara soal dugaan korupsi seperti dalam dokumen Wikileaks itu.Dia meminta pemerintah Australia menjernihkan persoalan ini. Sebab, tudingan korupsi yang di Wikileaks menyangkut tokoh-tokoh Indonesia.
“Jangan justru pemerintah Australia mengeluarkan kebijakan dan statement yang menimbulkan kecurigaan dan tuduhan pihak-pihak di luar Australia. Contohnya, mantan presiden Megawati dan saya sendiri, karena menimbulkan kecurigaan di Indonesia dan negara-negara lain di Asia,” jelas Presiden SBY dalam keterangan pers, di kediaman pribadinya, Puri Cikeas Bogor, Kamis (31/7/2014), tulis inilah.com
Dirinya tidak mau namanya dan Megawati menjadi tidak baik lantaran persoalan ini. “Saya minta Australia segera mengeluarkan statement yang terang agar nama Ibu Megawati dan saya sendiri tidak dicemarkan,” katanya. 
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Samudra news | HTI Aceh Tamiang | Gaza Palestina
Aksi Peduli Palestina - Kirimkankan Tentara Muslim, Hapuskan Yahudi Israel Dari Bumi Allah
samudra-news.com | Aceh Tamiang - Selasa 15 Juli 2014 Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) DPD II Aceh Tamiang ikut juga menggelar aksi solidaritas Palestina. Kali ini, puluhan aktivis Hizbut Tahrir Aceh Tamiang melakukan long march yang bertitik kumpul di Mesjid Taqwa Kualasimpang menuju simpang tiga traffic light Kualasimpang.

Koordinator aksi, ahmad hidayat S.Pd dalam orasinya menjelaskan terus berdiam diri, tidak melakukan langkah apa pun dan hanya sebatas mengecam, tidak bisa diartikan lain kecuali bahwa para kepala negara dari negeri-negeri muslim itu telah secara langsung membiarkan terjadinya pembantaian di Jalur Gaza, dan secara tidak langsung telah mendukung Israel melakukan kebiadaban di wilayah Palestina itu. Ini adalah penghianatan keji terhadap umat Islam seluruh dunia, khususnya yang tinggal di wilayah Jalur Gaza.  

“terhadap pembantaian yang terjadi di Palestina hanya satu solusi yang harus dilakukan oleh negeri-negeri muslim di dunia khususnya Indonesia, yaitu dengan mengirimkan tentara muslim untuk menghentikan kekejaman zionis Israel yang terus membombardir rakyat Palestina. Dan jika hal itu tidak dilakukan maka secara tidak langsung negeri-negeri muslim telah membiarkan pembantaian terus terjadi di Jalur Gaza Palestina” Jelas Ahmad Hidayat.

Selain dengan melakukan orasi, massa juga membagikan selebaran kepada para pengguna jalan yang berisikan sejumlah pernyataan dan tuntutan kepada penguasa negeri-negeri muslim untuk segera mengambil tindakan tegas dengan mengirimkan tentara ke Wilayah Gaza.

Selanjutnya, Hidayat juga menyeru sekaligus mengajak seluruh umat Islam di dunia khususnya Masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang untuk lebih peduli terhadap derita rakyat Palestina dan terus memohon kepada Allah untuk segera menurunkan bala tentara-Nya menghancurkan Yahudi Israel tanpa tersisa dan juga memohon kepada-Nya segera mewujudkan impian umat Islam di dunia yaitu tegakkanya Khilafah Rasyidah yang akan membebaskan Palestina dan negeri-negeri muslim lainnya dari kekejian negara-negara kafir penjajah. 

| Red
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
portal kita | samudra news | Kota Langsa | Gaza | Palestina
Aksi Simpati DPD II HTI Kota Langsa Untuk Palestina
samudra-news.com | LANGSA - Seruan Khilafah dan jihad sebagai solusi terhadap kekejaman yang dihadapi umat Islam di Jalur Gaza Palestina menjadi fokus Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) DPD II Kota Langsa dalam aksi simpatik untuk Palestina yang digelar Senin, 14 Juni 2014 di depan Balee Juang Kota Langsa tepatnya di traffic light Simpang Kantor Pos Kota Langsa.

Dalam aksia yang diikuti puluhan aktivis Hizbut Tahrir Indonesia Kota Langsa tersebut juga mengusung sejumlah poster dan spanduk yang bertuliskan “kirimkan tentara selamatkan Palestina” dan “Save Palestina With Khilafah”.

Ketua Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) DPD II Kota Langsa Iqbal, SH.I dalam orasinya menjelaskan sampai hari ini Zionis Israel terus menerus melakukan kejahatan terhadap penduduk Palestina. Tingkat kejahatannya itu makin meningkat dari waktu ke waktu. Sangat disayangkan, sejauh ini belum terlihat ada upaya nyata dari dunia Islam untuk menghentikan agresi itu. Menurutnya, yang dilakukan hanyalah sebatas retorika kutukan atau persiapan untuk pengiriman bahan makanan, obat-obatan, serta peralatan dan tenaga medis.

“mengirimkan obat-obatan dan tenaga medis memang bermanfaat namun itu hanya untuk para korban. Akan tetapi untuk pihak yang telah menjadikan mereka korban solusinya adalah dengan mengirimkan tentara ke Wilaya Gaza-Palestina” Ungkap Iqbal, SH.I

Iqbal juga melanjutkan bahwa bila bila masing-masing negara mengirim sedikitnya 500 tentara saja, maka paling tidak bisa dihimpun 25 ribu tentara dari lebih 50 negeri muslim, termasuk dari Indonesia dan hanya dengan cara ini sajalah rakyat di Jalur Gaza bisa dilindungi dan sekaligus serangan yang dilakukan oleh Israel bisa dihentikan.

Karena itu ia juga menegaskan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengambil prakarsa penting terhadap terlaksananya pengiriman tentara dari negeri-negeri muslim itu sesegera mungkin. Sungguh, wilayah Palestina itu tidak akan bisa dibebaskan kecuali dengan memobilisasi tentara muslim ke sana dan mengusir Zionis Israel dari wilayah Palestina, membebaskan masjid al-Aqsha dan mengembalikan seluruh wilayah Palestina yang diberkati ini ke dalam pangkuan umat.

Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan Pernyataan Sikap oleh Saudara Angga yang pada intinya menyeru kepada seluruh umat Islam di dunia untuk bergerak bersama-sama melakukan aksi Solidaritas untuk warga Palestina di Jalur Gaza dalam segala bentuknya.

Sebagaimana firman Allah dalam Al-Quran Surah al-Anfal:24 yang artinya “Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu.”

Dan juga dengan sungguh-sungguh, saling bahu membahu, berjuang bersama-sama bagi tegaknya kembali syariah dan khilafah. Hanya dalam naungan daulah Khilafah saja 1,6 miliar umat Islam bisa bersatu dan menjadi kuat, dan tanah Palestina yang selama ini dijajah Israel bisa direbut kembali. []Musri
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Sekretaris Kobar GB Kota Langsa, Eddy Khalil,S.Pd
samudra-news.com | LANGSA - Dikutip dari laman Setkab.go.id bahwa Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 3 Juli 2014 lalu telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2014 tentang pemberian gaji atau pensiun atau tunjangan bulan 13 (ketiga belas) bagi PNS, anggota TNI, anggota Polri, pejabat negara, dan penerima pensiunan atau tunjangan. Disiarkan melalui BeritaLima.com pada Senin (15/7),

Eddy Khalil,S.Pd selaku Sekretaris Kobar GB Kota Langsa dan juga Wakil Ketua Forum Pemerhati Pendidikan Aceh (FPPA) menjelaskan bahwa : Setelah mendengar kekhawatiran para Guru-guru di Kab. Aceh Timur & Kota Langsa yang mendengar penjelasan Kepala Tata Usaha/Bendahara beberapa Sekolah yang ketika ditanya "kapan cair Uang sertifikasi triwulan keduadan Gaji ke 13?", memunculkan kalimat "belum jelas gaji 13 sedangkan Uang sertifikasi aja belum diminta kumpulkan syarat pencairannya?", hal itu yang membuat kaum guru merasa gelisah terutama bagi mereka yang memasukkan anak-anak guru ke perguruan tinggi, sekolah di tahun ajaran baru 2014-2015, belum lagi di tambah kewajiban guru ketika memasuki sekolah sudah harus mempersiapkan bahan ajar dan segala sesuatu sebelum mengajar di depan siswa", papar Eddy.

Wakil Ketua Forum Pemerhati Pendidikan Aceh menyebutkan "Bahan-bahan ajar yang harus di beli dan diperbaharui bagi guru untuk menghadapi siswa dengan penerapan Kurikulum 2013 di tahun ajar 2014-2015 harusnya segera di cairkan secepatnya uang sertifikasi triwulan ke-2 dan Gaji Ke-13 sebab tak segampang kerja guru dalam mendidik anak dengan versi KTSP yang terdahulu dan kepala pemerintah harus memahami dimana perangkat yang akan disiapkan yakni, Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Rencana Pelaksanaan Pemeblajaran (RPP), Silabus Pembelajaran, Program Semester(Prosem), Program Tahunan(Prota), Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), Kompetensi Inti (KI), Kompetensi Dasar (KD), Catatan/Agenda Batas Pembatas Proses Belajar Mengajar", ucap Wakil Ketua.

"Sedangkan media  yang digunakan juga banyak yang harus disiapkan dan sesuikan dengan RPP dan Silabus seperti Laptop dengan power poinnya dan bahan ajar di depan kelas lainnya, jadi jelas tidak ada guru yang mau gagal dalam menghadapi siswanya di depan kelas baik dari segi pembinaan sikap mental, budi pekerti dan keilmuan sesuai bidang mata pelajaran yang diajarkan guru masing-masing" papar Eddy. 

Eddy meminta dukungan anggota DPRK Kota Langsa dan Aceh Timur untuk bersama-sama mendesak agar tak lagi terjadi keterlambatan pencairan seperti pada kejadian dana sertifikasi guru tri wulan pertama yakni bulan Januari, Februari dan Maret yang harusnya di bayarkan pada 30 April 2014, justru terjadi keterlambatan seperti halnya Kota Langsa yang dicairkan pada bulan Mei 2014, sedangkan yang lebih mengkawatirkan lagi di kabupaten Aceh Timur malah di cairkan pada akhir bulan Juni 2014, katanya

"Ini sangat membutuhkan perhatian wakil rakyat yang peduli pada pendidikan, sebab saling lempar alasan yang berani terang-terangan meyebutkan belum di cairkan DPKA sedang DPKA melempar alasan belum ada usulan pencairan dari Dinas pendidikan, padahal kekuatan SDM di kedua satuan perangkat kerja daerah (SKPD) sangatlah memungkinkan karena SDM disana adalah yang terbaik yang pernah kamim ketahui di tempatkan Walikota Langsa atau Bupati Aceh Timur melalui SK penempatannya yang lebih sering bongkar pasang kabinet kecil tingkat Kota/Kab" sebut Eddy Sekretrais KoBar-GB Langsa ini.

Eddy mempertajam "Dalam PP No 53 Tahun  2014 disebutkan bahwa penerimaan gaji ke-13 ini adalah PNS, anggota TNI, dan anggota Polri kecuali bagi mereka yang sedang menjalani cuti di luar tanggungan negara atau yang diperbantukan di luar instansi pemerintah, Adapun gaji atau pensiun atau tunjangan ke-13 ini sebesar penghasilan sebulan yang diterima pada bulan Juni 2014".

"PP juga menjabarkan "Penghasilan sebagaimana dimaksud meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, dan tunjangan kinerja atau tunjangan khusus pembinaan keuangan negara (TPKN)," demikian bunyi Pasal 3 ayat (3a) PP No 53/2014 itu.

"Selain itu PP ini juga menyebutkan, besaran penghasilan dimaksud tidak termasuk jenis-jenis tunjangan bahaya, tunjangan risiko, tunjangan pengamanan, tunjangan profesi atau tunjangan khusus guru dan dosen atau tunjangan kehormatan, tambahan penghasilan bagi guru PNS, insentif khusus, dan tunjangan lain yang sejenis dengan tunjangan kompensasi atau bahaya, serta tunjangan atau insentif yang ditetapkan dengan peraturan perundang-undangan atau pengaturan internal kementerian atau lembaga".

Wajib Dibayar Juli 2014

Menurut PP 53 ini, pembayaran tunjangan sebagaimana dimaksud dibayarkan pada bulan Juli 2014, Dalam hal pembayaran gaji atau pensiunan atau tunjangan bulan ke-13 belum bisa dibayarkan pada bulan Juli 2014, pembayaran dilakukan setelah bulan Juli 2014," demikian yang tertera dalam Pasal 4 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2014 itu.

Jika PNS, anggota TNI, Polri, pejabat negara, dan penerima pensiun atau tunjangan ini menerima lebih dari satu penghasilan, maka gaji atau pensiun atau tunjangan bulan ke-13 yang diberikan hanya salah satu, dipilih berdasarkan jumlah yang menguntungkan. Apabila kemudian hari ternyata terdapat PNS, anggota TNI, Polri, pejabat negara, dan penerima pensiun atau tunjangan menerima lebih dari satu jenis penghasilan, maka kelebihan pembayaran tersebut merupakan utang dan wajib dikembalikan kepada negara.

Menurut PP, sumber anggaran gaji ke-13 untuk PNS yang bekerja pada pemerintah pusat, untuk anggota TNI, anggota Polri, penerima pensiun, penerima tunjangan, pejabat negara selain gubernur atau wakil gubernur, bupati atau wakil bupati, dan wali kota atau wakil wali kota, pejabat lain setingkat menteri, dan wakil menteri berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Adapun anggaran untuk PNS yang bekerja pada pemerintahan daerah, gubernur atau wakil gubernur, bupati atau wakil bupati, dan wali kota atau wakil wali kota berasal dari APBD. "Peraturan pemerintah ini berlaku mulai pada tanggal diundangkan," demikian bunyi PP yang diundang-undangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin pada 4 Juli 2014 itu. (Kabiro Langsa-Aceh)

MENTERI APARATUR NEGARA REFORMASI BIROKRASI (MENPAN-RB) Azwar Abubakar Menjelaskan pada Kamis (12/6/2014) menyebutkan di media KOMPAS.com Bahwa:
"Tiap tahun kan ada. Kalau bisa sebelum Lebaran, Juli-lah," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) Reformasi Birokrasi (RB) Azwar Abubakar di kantor Kementerian Keuangan, Kamis (12/6/2014).

Menurut Azwar, gaji ke-13 tersebut pasti akan dibayarkan dalam waktu dekat. Saat ini, lanjut dia, pihaknya tengah melakukan penghitungan.

Adapun terkait kenaikan gaji PNS, ia belum dapat berkomentar banyak. Akan tetapi, perubahan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) perubahan tidak memengaruhi besaran gaji.

"Belum, nanti kita hitung. Kenaikan kan setiap tahun. Dasarnya, baseline-nya ada," ujar Azwar.

Mengenai pemangkasan anggaran perjalanan dinas, Azwar menegaskan, hal itu harus dilakukan dan pihaknya mendorong efisiensi. "Banyak peluang kita hemat," kata dia.

Pihaknya, lanjut Azwar, menggunakan teknologi informasi (TI) untuk menggantikan perjalanan dinas. "Info dari daerah dikirim saja pakai IT. Itu kan mengurangi perjalanan dinas. Ongkos perjalanan kan besar. Hotel-hotel juga," ujarnya.

Pengetatan tersebut dilakukan juga agar tidak ada pegawai yang "mencari uang" melalui perjalanan dinas.

| Red
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
portal kita | samudra news | HTI Langsa
 Peserta Basic Islamic Leadership Training (BILT) 
portal kita | samudra news | HTI Kota Langsa
Peserta BILT bersama Ustad Arifin Pemateri dari DPD II HTI Kota Langsa 
Samudra-news.com | Kota Langsa - Basic Islamic Leadership Training bersama DPD II HTI Kota Langsa pada tanggal 12 Juli 2014 di Aula Setda Kota Langsa. []
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
foto terbaru dari Jalur Gaza pasca serangan biadab penjajah "Israel"
samudra-news.com | PALESTINA – Pesawat tempur penjajah “Israel” telah membombardir Jalur Gaza sejak Selasa (8/7/2014). Sampai hari ketiga serangan, Kamis (10/7) dini hari, lebih dari 70 warga muslim Gaza telah gugur dan lebih dari 500 lainnya mengalami cedera akibat serangan biadab tersebut. Jumlah korban gugur dan cedera bertambah setiap saat seiring gencarnya serangan udara “Israel”.
Militer penjajah zionis “Israel” pada Rabu (9/7) mengaku telah melancarkan 160 serangan udara pada Selasa (8/7) malam dan Rabu (9/7) dini hari ke berbagai target di Jalur Gaza. Dengan demikian sampai hari kedua serangan ke Gaza, militer “Israel” telah melakukan 440 kali serangan udara.
Militer “Israel” mengklaim telah menyerang 118 tempat peluncuran roket kelompok pejuang Hamas, 10 tempat komando Hamas, fasilitas penyimpanan senjata dan 10 terowongan yang dipergunakan untuk kegiatan militan Hamas.
Seperti biasanya Perdana Menteri “Israel” Benyamin Netanyahu mengklaim serangan udara “Israel” dilakukan sebagai respon atas penembakan roket oleh pejuang perlawanan Palestina ke wilayah penjajahan “Israel”. Namun kenyataannya, serangan brutal penjajah “Israel” juga menargetkan rumah-rumah warga sipil Palestina. Orang tua, wanita, dan anak-anak Palestina yang tak berdosa pun tak luput menjadi korban serangan biadab mereka.
Foto-foto yang dirilis oleh MEMO di atas menunjukkan para korban gugur dan cedera, dan keluarga korban yang kehilangan sanak keluarga mereka serta puing-puing bangunan warga Palestina yang runtuh akibat serangan brutal penjajah “Israel” di Jalur Gaza. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, laa hawla wa laa quwwata illa billah.
no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Suara Palestina!!!

Gaza City 8/7, Gaza SIAGA 1, menjadi GAWAT DARURAT.
Detik ini, bertmbah korban 4 tewas. Detik ke detik korban tewas dan luka-luka kian bertambah...

2 masjid tak luput dari roket israel, masjid terletak di Abasan Gaza selatan, 2 masjid tsb rata dengan tanah.

Pejuang Palestina, tidak pernah meminta menghentikan perang ini, pejuang palestina tetap melanjutkan perang dg israel.

Roket dari Gaza sdh menjangkau ibu kota israel tel aviv dan askelon, ashdood dan askol.
Pejuang Palestina, kami tidak akan mengangkat bendera putih, tidak akan menyerah. Darah dan nyawa warga Palestina, harus kalian bayar dg darah dan nyawa. Tegas brigade Alqossam.

Demi kemanusiaan, saya berikan kesempatan kepada stasiun TV di Indonesia untuk live langsung dari Gaza. Begitu juga dg stasiun radio.
Allah SWT sebaik2 pelindung kami.
Hasbunallah wa ni"mal wakil...

Seluruh Rumah sakit di Gaza kehabisan obat, khusus obat bius. Mereka membutuhkan bantuan makanan.

Karena TV di Indonesia sibuk dg pilpres, saya meminta tlg bagi siapa saja menerima pesan ini, tolong sebarkan seluas2nya.

Jika kalian peduli nyawa dan darah mereka. Salam saya, Abdillah Onim Aktivis Indonesia u/Palestina.

| Koord.DAQU Gaza Whatsapp +972  59-805-8513
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Korban Ledakan Granat di Peureulak
Yusrizal, (20) warga Dsn. Imum Ds. Jengki kec. Peurlak Timur dengan kondisi 2 tangan dan 2 paha hancur serta perut koyak dan kepala terluka. [] samudra-news.com
no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Samudra-news.com | Aceh Timur - Yusrizal (20), pemuda tanggung dari Desa Jeungki, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur dilaporkan tewas akibat ledakan granat pelontar sekitarpukul 20.00 WIB, Jumat tanggal 4 Juli 2014. 

Granat tersebut kabarnya ditemukan korban di ladang dan dibawa pulang ke rumahnya. Menurut keterangan saksi, Yusrizal pada saat itu duduk dikursi sambil memukul-mukul benda tersebut dengan Kampak ke semen, hingga tak lama kemudian ledakan pun terjadi sampai merenggut nyawa Yurizal. Akibat ledakan itu, lima anggota keluarga Yusrizal juga terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka akibat terkena serpihan. 

Adapun korban akibat ledakan tersebut diantaranya : 
Yusrizal, (20) warga Dsn. Imum Ds. Jengki kec. Peurlak Timur dgn kondisi 2 tangan dan paha hancur, perut koyak juga kepala terluka. 

Lima korban luka-luka : 
1. Razali (32), warga Alu Bu Tuha, Peureulak Barat. 
2. Sakdiah (60), warga Desa Jeungki, Peureulak Timur. 
3. Husniati (16), warga Desa Jeungki, Peureulak Timur. 
4. Nur Fajriah (26), warga Alu Bu Tuha, Peureulak Barat. 
5. Laifa Alkhalis (2), warga Alu Bu Tuha, Peureulak Barat. | Red