September 2014
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news, mahasiswa
Menjadi Mahasiswa Prestatif dan Tangguh Melalui Pembinaan Kepribadian Islam
samudra-news.com | Kota  Langsa - Ahad, 28 September 2014, Muslimah Hizbut Tahrir DPD II Kota Langsa Chapter Kampus menggelar  kajian umum dalam bentuk Training IPK4, Integrated Personality : Kreatif, Komunikatif, Koperatif dan Komprehensif di Aula Dakwah STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa dan dihadiri oleh sekitar 82 peserta dari berbagai kampus di Kota Langsa.

Sebagai narasumber, kegiatan yang mengangkat tema ”Menjadi Mahasiswa Prestatif dan Tangguh Melalui Pembinaan Kepribadian Islam” menghadiri Ibu Nursyamsiah, S.Pd, yang merupakan anggota Muslimah DPD I HTI Sumut.

“urgensinya mahasiswa memiliki IPK4 agar mahasiswa mampu memenuhi tantangan masa depan yaitu bagaimana mereka mampu memiliki kepribadian yang speed and responsive, yang kesemuanya diarahkan untuk menjadi amal terbaik yang dapat dipertanggung jawabkan dihadapan Allah”, papar Nursyamsiah dalam materinya.

Lebih lanjut ia juga menjelaskan, untuk mewujudkan semua itu perlu dipahami kunci dari IPK4 yaitu memiliki prinsip hidup sejati dan sukses sejati. Prinsip hidup sejati muncul dari kemampuan kita menyingkap tabir fenomena alam semesta, manusia dan kehidupan sehingga kita tahu mau dibawa kemana kehidupan ini.

Prinsip sejati seorang muslim tercermin dalam aqidah Islam yang membentuk visi dan misi kehidupannya. Visi hidup seorang muslim adalah menjadi insan kamil (kreatif), misi hidupnya adalah beribadah untuk mencari keridhaan Allah (komunikatif). Sedangkan orientasi hidupnya adalah komprehensif yaitu dunia dan akhirat, cara hidupnya kooperatif, yaitu terikat dengan hukum syariah. Akan halnya perjuangan hidupnya adalah dakwah untuk melanjutkan kehidupan Islam (komunikatif).

Sementara Kunci yang kedua, yaitu sukses sejati adalah suatu perjalanan yang menciptakan nilai tambah untuk diri sendiri dan masyarakat sekitar dalam rangka menuju kehidupan bahagia dunia dan akhirat. Maka penting bagi para mahasiswa untuk mengadakan perubahan. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Indonesia dan juga negeri muslim lainnya di seluruh dunia telah menjadi negara gagal karena meninggalkan iman dan takwa. Berbagai kerusakan terjadi seperti kemiskinan, penjajahan, dekadensi moral dan berbagai bencana kemanusiaan mengindikasikan dunia berada diambang kehancuran.

Diakhir pembahasannya, beliau menyampaikan bahwa hidup adalah pilihan, maka apa yang harus dilakukan oleh mahasiswa, memilih untuk berubah atau diam saja dengan semua kehancuran itu. Dengan diangkatnya tema tersebut diatas diharapkan setiap peserta memahami posisi trategisnya sebagai agen pengubah ditengah-tengah masyarakat, yaitu ikut berpartisipasi memperjuangkan Islam, menjawab seruan Allah dan Rasulnya.


Alhasil, Training IPK4 mampu membangkitkan antusiasme para mahasiswa memahami posisi trategisnya sebagai agen pengubah. Hal ini terbukti dari apa yang disampaikan peserta dalam tertimoninya sekaligus pada kesempatan tersebut para peserta juga berharap acara seperti ini bisa terus berlanjut dan dilaksanakan di banyak tempat agar semakin banyak masyarakat khususnya mahasiswa yang tercerahkan dengan Islam.[]

| Musri
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Daurah Dirasah Islamiyah : Mahasiswa dan Perubahan

Daurah Dirasah Islamiyah : Mahasiswa dan Perubahan
Samudra-news.com | Langsa - Mahasiswa dengan peran strategisnya sebagai pelaku perubahan harus benar-benar memposisikan dirinya sebagai kaum yang kritis dan solutif dengan menjadikan islam sebagai arah perubahan yang hakiki guna mengembalikan jati diri umat yang semakin tercabik-cabik oleh kezhaliman para penjajah barat. Inilah yang menjadi fokus pembahasan dalam pelaksanaan Daurah Dirasah Islamiyah oleh Hizbut Tahrir Indonesia DPD II Kota Langsa yang mengangkat dengan tema Mahasiswa dan Perubahan : Rekonstruksi dan Revitalisasi Peran Mahasiswa Menuju Revolusi Sistem, Minggu 28 September 2014 di Aula SETDA Kota Langsa.[]
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news, sashimi
Gara-gara Sashimi, Pria Ini Digerogoti Cacing Pita.[foro:Tempo.co]
samudra-news.com, Guangzhou - Seorang pria di Guangzhou, Cina, hampir kehilangan nyawanya lantaran sering memakan makanan khas Jepang, sashimi. Sashimi adalah irisan ikan mentah yang disajikan dalam kondisi segar dengan cuka khas Jepang. 

Pria Cina yang tak disebutkan namanya itu kini dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Guangzhou, Provinsi Guangdong, Cina bagian Timur. Pria tersebut menjadi sarang hidup ribuan parasit cacing pita. (Baca: Pria Ini Rogoh Kocek Rp 2,4 Juta buat Operasi Ikan)

Berdasarkan hasil pemindaian sinar-X, seperti dikutip dari Daily Mail, ribuan cacing pita hidup di hampir seluruh tubuh pria malang tersebut. Hampir seluruh bagian dada, punggung, hingga pinggang dan pahanya dikerubungi cacing pita sepanjang 3-4 sentimeter. (Baca: Pilot Terisak Umumkan Pesawat akan Meledak)

Menurut keterangan dokter di rumah sakit, pasien tersebut datang dengan keluhan sakit perut dan gatal di sekujur kulitnya. Dokter yakin cacing-cacing tersebut terbawa masuk ke dalam tubuh melalui sashimi yang dimakan korban. Dokter menduga irisan daging ikan mentah dalam sashimi sudah tercemar telur cacing pita. (Baca: Anjing Ini 17 Ribu Kali Gagal Diadopsi, Kenapa?)

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi ikan mentah atau yang dimasak tak sempurna bisa mengakibatkan berbagai infeksi parasit. Infeksi cacing pita terjadi setelah pasien menelan larva diphyllobothrium yang ditemukan pada ikan tawar, seperti salmon. Larva itu tetap ada meski kan tersebut sudah diasinkan dan diasapi. (Baca: Tahun 1950 Jatuh Cinta, Menikah 62 Tahun Kemudian)

Angka kasus infeksi cacing pita semakin meningkat di wilayah miskin dengan sistem sanitasi yang buruk. Namun, infeksi cacing pita juga ditemukan di negara maju. Dugaan sementara, peningkatan kasus tersebut di negara maju disebabkan oleh meningkatnya popularitas makanan mentah, seperti sushi dan sashimi. (Baca: Netizen Cina Gelar Kontes Bulu Ketiak)

Dugaan tersebut tertuang dalam jurnal Canadian Family Physician. "Makanan populer selainsushi dan sashimi juga mungkin terkait, seperti ikan fillet mentah yang diasinkan yang berasal dari Baltik atau Skandinavia. Selain itu carpaccio atau ikan dan daging mentah supertipis yang biasa disajikan di Italia, salmon mentah, dan atau ceviche yang direndam cairan garam yang tak terlalu asin," ujar penulis dalam jurnal itu, Nancy Craig.

Sementara itu, Dr Yin, salah satu dokter di Rumah Sakit Umum Guangzhou dalam situsThatsmags.com mengatakan makanan yang terkontaminasi telur cacing pita bisa menyebabkan cysticercosis atau kondisi ketika cacing dewasa masuk ke aliran darah seseorang. Infeksi seperti ini tak bisa dianggap remeh dan bisa mengancam nyawa. Terlebih jika cacing pita mencapai otak manusia.

| http://www.tempo.co/read/news/2014/09/26
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news | Kliping
SBY Kecewa Dengan Proses dan Hasil Voting RUU Pilkada di DPR.[foto: google.com]

SBY: Saya Kecewa dengan Proses dan Hasil Voting RUU Pilkada di DPR



Samudra-news.com | Washington, DC, - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kecewa dengan proses dan hasil voting RUU Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di DPR yang menetapkan Pilkada melalui DPRD. Meski begitu, SBY menghormati proses politik itu. 

"Saya kecewa dengan hasil dan proses politik di DPR, meski saya hormati proses politik itu sebagai seorang demokrat . Tapi sekali lagi, saya kecewa dengan proses dan hasil itu," kata SBY. 

Pernyataan SBY ini disampaikan kepada wartawan di Hotel Willard Intercontinental, Washington DC, Kamis (24/9/2014) pukul 09.00 waktu setempat atau Jumat (25/9/2014) pukul 08.00 WIB. SBY menyampaikan pernyataan khususnya ini dalam kapasitasnya sebagai ketua umum Partai Demokrat. 

SBY mengatakan pihaknya akan terus memantau perkembangan politik terkait hal ini. SBY juga masih menunggu laporan lengkap dan faktual dari Ketua Harian DPP PD Syarief Hasan dan Ketua Fraksi PD Nurhayati Assegaf. 

Hingga saat ini, SBY mengaku informasi terkait proses di DPR masih simpang siur. "Tadi ketika saya sedang melakukan perjalanan dari New York ke Washingtin, DC, saya ikuti perkembangan dan dinamika politik di tanah air. Meski ada hambatan komunikasi, tapi saya serta staf juga terus memantau serta mengikuti apa yang terjadi. Dengan demikian saya juga mendapatkan informasi dan laporan dari Jakarta," kata SBY. 

Dari laporan itu, SBY mengetahui bahwa DPR memilih Pilkada tidak secara langsug. "Saya kira saudara-saudara semua tahu hasil proses politik yang ada di DPR berkaitan dengan UU tentang Pilkada. Hasilnya dalam voting dikatakan DPR memilih Pilkada secara tidak langsung atau bahwa gubernur, bupati, dan walikota dipilih DPRD," kata dia. 

Dengan hasil ini, SBY menegaskan dirinya kecewa. Sebab, Partai Demokrat sudah menegaskan memilih Pilkada langsung dengan perbaikan. Opsi yang disampaikan PD adalah Pilkada langsung dengan 10 syarat perbaikan. Namun, kata SBY, semua fraksi, baik dari kalangan Koalisi Merah Putih maupun fraksi dari kubu PDIP.[]

http://news.detik.com/read/2014/09/26/
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
TNI : Serahkan 2 Pucuk Senjata Api ke Polri
Samudra-news.com - Kamis (18/9/2014) Pukul 15.00 WIB, Danpos Sei Bening Satgas Yonif Linud 501/BY menyerahkanbarang bukti 2 pucuk Senjata api rakitan dan 2 butir munisi caliber 12 mm jenis Bomen dan munisinya kepada pihak Polsek Sajingan Besar.

Senjata api rakitan dan munisi aktif tersebut, diserahkan oleh 2 warga Desa Bening dengan penuh kesadaran diterima oleh Sertu Zainal Wahid Satgas Yonif 501 Kostrad.[]

| Alam
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
TNI : Gagalkan Perdagangan Manusia
samudra-news.com | Kalbar - Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas di kawasan Entikong, Kalimantan Barat, berhasil menggagalkan pergadangan manusia yang melibatkan 9 WNI. Rencananya 9 WNI itu akan dikirim ke Malaysia, kata Kapendam XII/Tanjungpura Kolonel Arm I Ketut Sumerta, saat ditemui di Kantor Pendam, Kamis (18/9).

Satgas Yonif Linud 501 Kostrad Pos Kotis yang dipimpin oleh Letnan Dua Inf Puji Santoso memeriksa 9 orang WNI yang melewati perbatasan di Jalan Lintas Malindo dengan menggunakan minibus Kijang, Saat diperiksa ternyata 9 WNI tersebut tidak memiliki berkas yang lengkap, untuk menjadi tenaga kerja di luar negeri.

Hasil pemeriksaan, mereka mengaku akan bekerja di Malaysia. Mereka membawa KTP tanpa dilengkapi Paspor, Visa kerja, KTKLN ( Kartu Tanda Kerja Luar Negeri), Undangan bekerja dan Jaminan kesehatan di Negara tujuan. Akhirnya ke-9 WNI yang akan menjadi TKI ilegal itu diserahkan ke Polsek Entikong untuk diproses lebih lanjut.

9 WNI itu berasal Nusa Tenggara Barat (NTB), dan salah satunya masih anak-anak.

| Alam
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news, ICMS 2014
ICMS 2014 : We Need Khilafah, Not Democracy
- Mahasiswa dan Perubahan

Agen Perubahan adalah frasa yang selalu layak disematkan pada mahasiswa, khususnya mahasiswa Indonesia. Hampir setiap episode pergolakan sosio-politik di negeri ini, mahasiswa turut andil di dalamnya, bahkan tak jarang menjadi katalisator utama munculnya perubahan-perubahan besar yang berdampak luas. Terlepas dari beragamnya ide yang diemban, catatan sejarah membuktikan bahwa mahasiswa selalu hadir untuk perubahan. Lihatlah mahasiswa era Sumpah Pemuda, Gerakan Mahasiswa 45, Angkatan 66, Malari 74, Gema 77/78, gerakan mahasiswa pasca NKK/BKK, hingga gerakan mahasiswa 98 yang melahirkan reformasi. Meski pasang dan surut, sejatinya mahasiswa tidak akan lepas dari fitrahnya yakni ‘merancang perubahan’. Oleh karena itu arah Indonesia ke depanjuga bergantung padadaya dorong mahasiswa untuk ‘memicu’ lahirnya perubahan.

Samudra News, ICMS 2014
ICMS 2014
- We Need Khilafah, Not Democracy

Namun sayangnya sejarah menunjukan bahwa arah perjuangan mahasiswa lebih banyak bersuara untuk demokrasi, padahal sesungguhnya demokrasilah biang dari rusaknya negeri ini. Berbagai perundang-undangan yang mencekik hak rakyat lahir atas nama demokrasi, Berkat demokrasi pula kapitalis dan Asing dengan mudahnya menghegemoni Indonesia. Ini adalah konsekuensi dari diterapkannya sistem yang memang telah rusak dari akar filosofisnya. Maka tidak heran jika penerapan demokrasi akan selalu dekstruktif.

Indonesia hari ini dan ke depan bukan lagi butuh demokrasi atau masih berharap pada proses berdemokrasi. Justru demokrasilah yang mesti dicampakkan!Kemudian digantikan dengan ideologi dan sistem yang paripurna, matang secara konseptual dan terbukti secara empiris mampu membawa kebangkitan. Satu-satunya harapan hanya pada Islam. Sebagai ideologi yang melahirkan sistem kehidupan paripurna dalam berbagai aspeknya, Islam mampu menjawab berbagai problematika manusia.Oleh karena itu arah perubahan mesti diarahkan pada penerapan Islam, yaitu dengan ditegakkannya institusi Khilafah. Khilafah sebagai institusi yang akan menerapkan Islam secara sempurna akan menuntaskan semua kebobrokan akibat diterapkannya demokrasi.

Wal hasil sudah saatnya mahasiswa mengganti mainstream perjuangannyadenganseruan Islam, seruan penegakkan Khilafah.Saatnya mahasiswa menyeru We Need Khilafah, Not Democracy.

- ICMS 2014

Demi mewujudkan perubahan tersebut, mahasiswa Indonesia dan berbagai pergerakannya perlu menyatukan mainstream perjuangan dan mengkristalkan opini perubahan ke arah Islam. Oleh karena itu Mahasiswa Hizbut Tahrir Indonesia sebagai salah satu pergerakan mahasiswa Indonesia, berupaya menciptakan opini umum tersebut dan menyatukan mainstream perjuangan mahasiswa dengan menyelenggarakan ICMS (Indonesia Congress of Muslim Student) 2014. Kongres ini adalah terbesar dalam sejarah pergerakan mahasiswa Indonesia.Hadir dalam agenda ini 25.000 aktivis dan 1000 pergerakan mahasiswa. Kongres dilaksanakan di 73 Kota besar seluruh Indonesia dari Aceh hingga Papua, mulai 10 September 2014 dan puncaknya diselenggarakan di Jakarta, 02 November 2014, tepat di depan pusat penguasa yakni Istana Merdeka. Sesungguhnya agenda ini dilaksanakan atas dasar keimanan kepada Allah SWT dan menjalakan perintah-Nya. Mencampakkan sistem kufur demokrasi adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi. penerapan demokrasi bertentangan dengan akidah Islam karena demokrasi telah meletakkan kedaulatan ditangan manusia. Secara faktual demokrasi juga telah menjadi biang segala kebobrokan yang terjadi di negeri ini. Maka tidak ada lagi alasan untuk melanggengkan sistem kufur tersebut. Di sisi lain Allah SWT. sesungguhnya telah mewajibkan penerapan Islam secara kaafah melalui ditegakkannya Khilafah. Secara konseptual dan empiris Khilafah juga terbukti mampu membawa umat manusia menuju kebangkitan hakiki sebagamana tercatat dalam sejarahnya yang panjang. Maka tidak ada lagi seruan perjuangan yang hakiki selain, seruan Islam, seruan penegakkan Khilafah. Melalui ICMS 2014, mahasiswa menyeru “We Need Khilafah, Not Democracy”.

Fan Page Facebook : ICMS 2014 ACEH
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
Nafâits Tsamarât: Akhlak Seorang Mukmin

كان الحسن البصري رحمه الله يقول: إن من أخلاق المؤمن قوة في دين، وحزما في لين، وإيمانا في يقين، وعلما في حِلم، وحِلما في علم، وكَيسا في رفق، وتجملا في فاقة، وقصدا في غنى، وشفقة في نفقة، ورحمة للمجهود، وعطاءً للحقوق، وإنصافا في استقامة، لا يحيف على من يُبغض، ولا يأثم في مساعدة من يحب، ولا يهمز، ولا يغمز، ولا يلمز، ولا يغلو، ولا يلهو، ولا يلعب، ولا يمشي بالنميمة، ولا يتَّبع ما ليس له، ولا يجحد الحق الذي عليه، ولا يتجاوز في القدر، ولا يشمت بالقبيحة إذا حلت بغيره، ولا يُسرُّ بالمصيبة إذا نزلت بسواه.
Hasan al-Bashri–rahimahullah, semoga Allah merahmatinya—berkata: “Termasuk akhlak seorang mukmin adalah kuat dalam beragama; tegas dalam kelembutan; iman dalam keyakinan; ilmu dalam wawasan; bijak dalam berpengetahuan; sopan dalam kasih sayang; rapi dalam kemiskinan; sederhana dalam kekayaan; simpati dalam nafkah; belas kasih pada pekerja; memberi pada yang berhak; adil dalam penegakan; tidak sewenang-wenang pada orang yang dibenci; tidak melampaui batas dalam membantu orang yang dicintai; tidak mengumpat; tidak menyindir; tidak berbisik; tidak berlebih-lebihan; tidak lalai; tidak banyak bermain; tidak melakukan adu domba (fitnah); tidak mengejar apa yang bukan miliknya; tidak menolak kebenaran yang sampai padanya; tidak melampaui batas dalam penilaian; tidak senang melihat kejelekan pada orang lain; dan tidak senang orang lain tertimpa musibah.” [Âdâb al-Hasan al-Bashri wa Zuhduhu wa Mawâ’idhuhu, karya Abu al-Faraj ibnu al-Jauzi].
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
Nafâits Tsamarât: Di Antara Nasihat Emas Ibnu Qayyim rahimahullah
Ibnu Qayyim rahimahullah berkata:
  • Setiap hamba (manusia) memiliki tabir—yang menutupi hubungan—antara dirinya dengan Allah, serta memiliki tabir—yang menutupi hubungan—antara dirinya dengan sesama manusia. Barangsiapa yang telah membuka tabir, yang menutupi hubungan antara dirinya dengan Allah, maka telah terbuka pula tabir yang menutupi hunungan antara dirinya dengan sesama manusia.
  • Setiap hamba (manusia) memiliki Tuhan dimana ia akan menjumpai-Nya, dan memiliki rumah dimana ia akan tinggal di dalamnya. Untuk itu, ia harus meminta ridha Tuhannya sebelum menemui-Nya, dan menyiapkan rumahnya sebelum ia pindah ke sana.
  • Menyia-nyiakan waktu lebih buruk daripada kematian. Sebab menyia-nyiakan waktu akan memutus hubungan kamu dengan Allah dan kehidupan akhirat, sementara kematian akan memutuskan hubungan kamu dengan dunia dan para penghuninya.
  • Keuntungan terbesar di dunia adalah ketika kamu menyibukkan diri sepanjang waktu dengan sesuatu yang lebih utama dan lebih bermanfaat terkait hasil yang akan diperolehnya.
  • Bagaimana mungkin menjadi orang yang berakal, yaitu orang yang menjual surga dengan kenikmatan syahwat yang hanya berlangsung sesaat.
  • Seorang Alim keluar ke dunia, dan ia tidak akan menghabiskan keperluannya—hingga melupakan—dua hal: menangisi dirinya sendiri, dan memuji Tuhannya.
  • Jika seorang manusia takut pada manusia, maka ia akan menjauh dan lari darinya. Sebaliknya, jika seorang manusia takut pada Allah, maka ia menjadi taat dan mendekat pada-Nya.
  • Sekiranya ilmu itu bermanfaat tanpa amal, niscaya Allah tidak mencela orang-orang alim dari kalangan Ahlulkitab. Dan sekiranya amal itu bermanfaat tanpa keikhlasan, niscaya Allah tidak mencela orang-orang munafik.
Sumber: hizb-ut-tahrir.info, 3/12/2013.
no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
  • Para pemimpin sesat: Dari Aus yang berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda:
«إِنِّي لاَ أَخَافُ عَلىَ أُمَّتيِ إِلاَّ الأَئِمَّةَ المُضَلِّينَ»
Aku tidak takut (ujian yang akan menimpa) pada umatku, kecuali (ujian) para pemimpin sesat.” (HR. Ibnu Hibban). Sufyan as-Tsauri menggambarkan mereka dengan mengatakan: “Tidaklah kalian menjumpai para pemimpin sesat, kecuali kalian mengingkari mereka dengan hati, agar amal kalian tidak sia-sia.
  • Para pemimpin bodoh: Dari Jabir bin Abdillah bahwa Rasulullah Saw berkata kepada Ka’ab bin Ajzah:
«أَعَاذَكَ اللهَ مِنْ إمَارَةِ السُّفَهَاءِ »
Aku memohon perlindungan untukmu kepada Allah dari kepemimpinan orang-orang bodoh.” (HR. Ahmad). Dalam hadits riwayat Ahmad dikatakan bahwa pemimpin bodoh adalah pemimpin yang tidak mengikuti petunjuk dan sunnah Rasulullah Saw. Yakni pemimpin yang tidak menerapkan syariah Islam.
  • Para pemimpin penolak kebenaran, penyeru kemungkaran. Dari Ubadah bin Shamit berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda:
«سَيَكُونُ عَلَيْكُمْ أُمَرَاءُ يَأْمُرُونَكُمْ بِمَا لاَ تَعْرِفُونَ وَيَفْعَلُونَ مَا تُنْكِرُونَ فَلَيْسَ لاِؤلَئِكَ عَلَيْكُمْ طَاعَةٌ»
Kalian akan dipimpin oleh para pemimpin yang memerintah kalian dengan hukum yang tidak kalian ketahui (imani). Sebaliknya, mereka melakukan apa yang kalian ingkari. Sehingga terhadap mereka ini tidak ada kewajiban bagi kalian untuk menaatinya.” (HR. Ibnu Abi Syaibah).
  • Para penguasa yang memerintah dengan mengancam kehidupan dan mata pencaharian. Dari Abu Hisyam as-Silmi berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda:
«سَيَكُونُ عَلَيْكُمْ أَئِمَّةٌ يَمْلِكُوْنَ رِقَابَكُمْ وَيُحَدِّثُوْنَكُمْ فَيَكْذِبُونَ، وَيَعْمَلُوْنَ فَيُسِيؤُونَ، لا يَرْضَوْنَ مِنْكُمْ حَتَّى تُحَسِّنُوا قَبِيْحَهُمْ وَتُصَدِّقُوْا كَذِبَهُمْ، اعْطُوْهُمُ الحَقَّ مَا رَضُوا بِهِ»
Kalian akan dipimpin oleh para pemimpin yang mengancam kehidupan kalian. Mereka berbicara (benjanji) kepada kalian, kemudian mereka mengingkari (janjinya). Mereka melakukan pekerjaan, lalu pekerjaan mereka itu sangat buruk. Mereka tidak senang dengan kalian hingga kalian menilai baik (menuji) keburukan mereka, dan kalian membenarkan kebohongan mereka, serta kalian memberi pada mereka hak yang mereka senangi.” (HR. Thabrani).
  • Para pemimpin yang mengangkat pembantu orang-orang jahat, dan mengakhirkan shalat (mengabaikan syariah). Dari Abu Hurairah ra yang berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda:
« يَكُونُ فِي آخِرِ الزَّمَانِ أُمَرَاءُ ظَلَمَةٌ، وَوُزَرَاءُ فَسَقَةٌ، وَقُضَاةٌ خَوَنَةٌ، وَفُقَهَاءُ كَذَبَةٌ، فَمَنْ أَدْرَكَ مِنْكُمْ ذَلِكَ الزَّمَنَ فَلا يَكُونَنَّ لَهُمْ جَابِيًا وَلا عَرِيفًا وَلا شُرْطِيًّا»
Akan ada di akhir zaman para penguasa sewenang-wenang, para pembantu (pejabat pemerintah) fasik, para hakim pengkhianat, dan para ahli hukum Islam (fuqaha’) pendusta. Sehingga, siapa saja di antara kalian yang mendapati zaman itu, maka sungguh kalian jangan menjadi pengunpul pajak, pemimpin, dan polisi.” (HR. Thabrani).
  • Para pemimpin diktator (kejam). Rasulullah Saw bersabda:
«إِنَّ شَرَّ الوُلاَةِ الحُطَمَةُ»
Sesungguhnya seburuk-buruknya para penguasa adalah penguasa al-huthamah (diktator).” (HR. Al-Bazzar). Pemimpinal-huthamah (diktator) adalah pemimpin yang menggunakan politik tangan besi terhadap rakyatnya.
Dari Abu Layla al-Asy’ari bahwa Rasulullah Saw bersabda:
«وسَيَلي أُمَرَاءُ إنْ اسْتُرْحِمُوا لَمْ يَرْحَمُوا، وإنْ سُئِلُوا الحَقَّ لَمْ يُعْطُوا، وإِنْ أُمِرُوا بالمَعْرُوفِ أَنْكَرُوا، وسَتَخَافُوْنَهُمْ وَيَتَفَرَّقَ مَلأُكُمْ حَتى لاَ يَحْمِلُوكُمْ عَلى شَيءٍ إِلاَّ احْتُمِلْتُمْ عَلَيْهِ طَوْعاً وَكَرْهاً، ادْنَى الحَقِّ أَنْ لاَ تٌّاخُذُوا لَهُمْ عَطَاءً ولا تَحْضُروا لَهُمْ في المًّلاَ»
Dan berikutnya adalah para pemimpin jika mereka diminta untuk mengasihani (rakyat), mereka tidak mengasihani; jika mereka diminta untuk menunaikan hak (rakyat), mereka tidak memberikannya; dan jika mereka disuruh berlaku baik (adil), mereka menolak. Mereka akan membuat hidup kalian dalam ketakutan; dan memecah-belah tokoh-tokoh kalian. Sehingga mereka tidak membebani kalian dengan suatu beban, kecuali mereka membebani kalian dengan paksa, baik kalian suka atau tidak. Serendah-rendahnya hak kalian, adalah kalian tidak mengambil pemberian mereka, dan tidak kalian tidak menghadiri pertemuan mereka.” (HR. Thabrani).
  • Para penguasa zindik (pura-pura iman). Dari Ma’qil bin Yasar bahwa Rasulullah Saw bersabda:
«صِنْفَانِ مِنْ أُمَّتِي لَنْ تَنَالَهُمَا شَفَاعَتِي: إِمَامٌ ظَلُومٌ، وَكُلُّ غَالٍ مَارِقٍ»
Dua golongan umatku yang keduanya tidak akan pernah mendapatkan syafa’atku: pemimpin yang bertindak lalim, dan orang yang berlebihan dalam beragama hingga sesat dari agama.” (HR. Thabrani).

Sumber: hizb-ut-tahrir.info, 10/8/2011.
no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Rasulullah Saw bersabda: 
Tidak ada sesuatu yang lebih dicintai Allah daripada dua tetes dan dua bekas. Setetes air mata yang menetes karena takut kepada Allah, dan setetes darah yang tumpah di jalan Allah. Adapun yang dua bekas, maka yaitu bekas-di antaranya adalah bekas jihad-di jalan Allah, dan bekas dari melakukan kewajiban di antara kewajiban-kewajiban dari Allah.” (HR. Tirmidzi).
Abdullah bin Umar, semoga Allah senantiasa meridhai keduanya berkata: 
Sungguh aku meneteskan air mata karena takut kepada Allah itu lebih aku cintai daripada aku bersedekah seribu dinar.” (HR. Baihaqi dalam Sya’bul Iman). 
(Sumber: hizb-ut-tahrir.info, 7/1/2011)