Maret 2015
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
Kemkominfo akui tak meneliti isi konten situs yang diblokir 
samudranews.com | JAKARTA – Terkait pemblokiran situs-situs media Islam, pihak Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) mengakui kalau pihaknya tidak sampai meneliti isi konten media-media Islam online yang diminta ditutup oleh BNPT.
Humas Kemkominfo kepada wartawan menjelaskan bahwa pihaknya hanya meneruskan apa yang telah direkomendasikan dari BNPT.
“Jadi sesuai dengan penjelasan dari tim trust positif, semua domain website yang direkomendasikan untuk diblokir kami kominfo meneliti satu-satu tapi tidak meneliti ke dalam,” jelas Ismail selaku Humas Kemkominfo kepada para wartawan yang hadir pada pertemuan antara perwakilan media islam online yang diblokir dengan pihak Kemkominfo, Selasa pagi tadi (31/3/2015).
Lebih lanjut Ismail menegaskan dari 26 website yang dianggap radikal, ada beberapa sudah tidak aktif dan ada juga yang cuma duplikasi dari situs yang ada.
“Jadi cuman sampai di situ saja, kami tidak sampai meneliti kontennya seperti apa karena itu sudah rekomendasi BNPT,” tandas Ismail, seperti dikutip Islampos.
Pemblokiran situs-situs Islam menuai kecaman dari netizen, ribuan orang menggunakan tagar #KembalikanMediaIslam sebagai bentuk protes terhadap aksi Kemkominfo yang dengan mudahnya meloloskan rekomendasi BNPT.

no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudranews.com | Jakarta - Pimpinan Redaksi AQL Islamic Centre, Agus Soelarto mengatakan setelah melakukan kunjungan ke Menkominfo pihaknya juga akan melaporkan kejadian ini ke Dewan Pers. Langkah ini diambil karena pemblokiran ini merupakan salah satu kemunduran dalam kebebasan pers.
“Ya kami juga akan laporkan ke dewan pers, karena mereka melakukan secara sepihak,” ujar Agus saat ditemui Republika di Kantor Menkominfo, Selasa 31 Maret 2015.
Agus mengatakan pihaknya selama ini tidak pernah melakukan pelanggaran dalam hal konten jurnalistik. Ia pun meyakinkan bahwa didalam kontennya tidak pernah berisi ISIS ataupun ajaran radikal. Ia mengatakan apa yang ada di kontennya hanyalah soal pembahasan pengajian yang mereka kerap lakukan.
Isi dari konten adalah hasil dari kajian Alquran dan hadist. Agus pun mengatakan pihaknya akan meminta perlindungan dari dewan pers terkait hal tersebut. “Ini kan sebuah kemunduran, jaman Orba saja kalau mau dibredel dijelaskan dulu, kalau kaya gini caranya kan lebih parah dari Orba,” tegas Agus
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
Politik Test The Water dan Pemblokiran Situs Islam 
samudranews.com | Lempar dulu wacana apa pun ke tengah masyarakat. Tunggu beberapa saat, atau hari. Jika membuat gaduh masyarakat, banyak yang menentang dan mengecam, maka urungkanlah wacana itu dan katakan jika wacana itu bukanlah kehendak pemerintah. Namun jika masyarakat sama sekali tidak gaduh, atau cuma sedikit yang mempersoalkannya, maka pemerintah akan mengklaim wacana tersebut sebagai kebijakannya dan segera memberlakukannya. Inilah yang disebut politik Test The Water.
Dalam Cambridge Dictionary Online, Test The Water (TTW) diartikan sebagai: To find out what people’s opinions of something are before you ask them to do something. Terjemahan bebasnya adalah, “Untuk mencari tahu bagaimana pendapat masyarakat atas sesuatu sebelum memerintahkan melakukan sesuatu.”
Atau dimaksudkan juga sebagai: To find out whether something is likely to be successful before you do or try it, yang jika diterjemahkan secara harfiah memiliki arti sebagai, “Untuk mengetahui apakah sesuatu itu mungkin dilakukan atau mungkin berhasil, sebelum Anda melakukannya atau mencobanya.”
Jika dikaitkan dengan strategi politik, maka strategi TTW dalam politik adalah cara pemerintah atau kekuasaan untuk melemparkan suatu isu ke tengah masyarakat dan melihat responnya.
Politk TTW ini jadi populer di Indonesia semenjak kampanye Pemilihan Presiden 2014 lalu. Saat itu, tim kampanye Joko Widodo-Jusuf Kalla banyak memunculkan wacana-wacana sensitif nan kontroversial ke tengah masyarakat, yang membuat masyarakat resah, kemudian wacana yang ditolak masyarakat itu pun disanggah oleh mereka sendiri. Jika wacana itu diterima positif oleh masyarakat, maka wacana itu pun dilanjutkan untuk direalisasikan.
Secara umum pola yang digunakan oleh tim Jokowi dan Jusuf Kalla adalah sebagai berikut:
  • Melemparkan isu ke masyarakat melalui media, tunggu,
  • Masyarakat merespon isu melalui berbagai saluran media, juga media sosial,
  • jika isu ditanggapi positif, maka Jokowi-JK akan mengakui dan melanjutkannya,
  • jika isu ditanggapi negatif, maka Jokowi-JK akan menolak dan menghentikannya,
  • Hal seperti berlangsung berkali-kali hingga polanya sudah terbentuk di benak masyarakat. Hingga pameo, “Siapa yang bilang?” pun menjadi sering terdengar. Jokowi sering mengatakan hal ini di media massa.
Sebagai contoh, berikut beberapa isu yang dilempar oleh tim Jokowi-JK, kemudian disanggah sendiri oleh mereka:
  • Bos Syiah Jalaluddin Rakhmat diusulkan menjadi Menteri Agama, gagal karena banyak mendapat tentangan.
  • Jokowi Akan Hapus Kolom Agama di KTP, gagal pula karena masyarakat resah.
  • Penghapusan Aturan Pendirian Rumah Ibadah, yang dilempar anggota Tim Pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Musdah Mulia, salah seorang tokoh liberal. Namun ini pun gagal.
  • Pemberitaan Penghapusan Kementerian Agama, Diganti Kementerian Wakaf, Haji, dan Zakat. Ini pun gagal karena masyarakat tidak setuju.
  • Pengaturan Doa di Sekolah Negeri Agar Tak Dominan Islam, ini juga gagal karena diprotes masyarakat luas.
Pemblokiran Situs-Situs Islam
Dan sekarang, sedang ramai dibahas terkait permintaan BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) kepada Kemenkominfo untuk memblokir situs-situs dakwah Islam yang dituding terkait terorisme, termasuk eramuslim.com. Hal ini langsung menjadi trending topic banyak media sosial.
Tokoh dan pakar teknologi informasi Indonesia, Onno W. Purbo, sampai turun gunung dan berkomentar terkait hal ini. Menurut Onno, jika pemerintah Jokowi benar memblokir situs-situs Dakwah Islam tersebut, maka hal ini jelas bertentangan dengan HAM. Akses ke Informasi merupakan Hak Azasi Manusia (HAM) yang paling dilindungi dalam Deklarasi Human Right artikel 19.
“Everyone has the right to freedom of opinion and expression; this right includes freedom to hold opinions without interference and to seek, receive and impart information and ideas through any media and regardless of frontiers.” (http://www.un.org/en/documents/udhr/)
“Ini bisa-bisa terlanggar oleh KEMKOMINFO dengan memblokir secara sembarangan + sembrono & belakangan ini beberapa situs dakwah juga di blokir,” tulis Onno di akun facebooknya hari ini, Senin (30/3).
“Hati2 KEMKOMINFO bisa-bisa menjadi pelanggar HAM kalau praktek ceroboh ini diteruskan tanpa kontrol yang baik,” sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 19 situs media Islam diblokir Kemenkominfo atas permintaan BNPT dengan dalih situs-situs tersebut menyebarkan radikalisme. Diantaranya: arrahmah.com, voa-islam.com, panjimas.com, dakwatuna.com, hidayatullah.com, eramuslim.com, salam-online.com, dan kiblat,net.
Redaksi PIYUNGAN ONLINE juga baru saja mnerima email dari seorang yang bekerja di Provider Network yang membenarkan adanya Surat Pemblokiran dari pihak Kemenkominfo tersebut. Menurutnya, saat ini beberapa provider yang sudah melakukan pemblokiran adalah ISP INDOSATM2, LOOP, SPEEDY.
Tindakan gegabah pemerintah, jelas membuat resah banyak Netizen. Bahkan tindakan perlawanan di dunia maya terhadap langkah gegabah ini sudah menjadi trending topic dunia. Jiak pemerintah Jokowi sungguh-sungguh akan melakukan pemblokiran terhadap situs-istus Islam, maka langkah ini ditakutkan akan memunculkan perlawanan dari para hacker terhadap situs-situs pemerintah dan bahkan sistem perbankan nasional dan sebagainya.
Sampai saat ini, belum ada komentar apa pun dari pemerintah, menteri maupun presiden dan wakil presiden. Semoga saja pemblokiran terhadap situs-situs Islam cuma sekadar test the water, dan ketika umat Islam bangkit melawan, maka pemerintah akan segera mengatakan di media, “Itu cuma HOAX!”
| Eramuslim.com 
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
Mahyuddin (Koordinator Aksi Solidaritas Keuchik)  
samudranews.com | ACEH TIMUR – Para Keuchik dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur Provinsi Aceh, Senin (30/3) sekira pukul 10.15 Wib, mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat, guna menyampaikan aspirasi terkait honor perangkat gampong yang dinilai belum memenuhi standar Upah Minimum Regional (UMR).

Kedatangan para keuchik tersebut, disambut sejumlah anggota dewan setempat. Aspirasi yang mereka (keuchik-red) sampaikan dalam sebuah pernyataan sikap meliputi minimnya honor keuchik yang berjumlah Rp 750 ribu per bulan. Belum adanya perhatian pemerintah daerah terhadap honor bendahara gampong yang selama ini memiliki peran penting dalam menggelola anggaran gampong.

Kemudian, insentif terhadap tuha peut gampong yang juga masih perlu di tingkatkan. Disamping itu, para keuchik mempertanyakan biaya operasional yang tak tercantum dalam Qanun Nomor 32 tahun 2014 tentang Pemberian honor kepada para keuchik dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur.

“Kami datang untuk menyampaikan aspirasi kepada wakil rakyat untuk dapat diakomodir ikhwal minimnya honor keuchik. Dimana, tugas dan peran keuchik dalam melaksanakan pemerintahan gampong cukup berat. Terkadang sampai larut malam masih berrkutat dengan pelayanan kemasyarakatan,” ungkap penanggung jawab aksi solidaritas keuchik, Mustafa A Rani yang juga Keuchik Bukit Pala itu.

Sementara itu, Koordinator Aksi, Mahyuddin mengatakan, selama ini pemerintah Aceh Timur telah melakukan sosialisasi tentang qanun nomor 32 di setiap kecematan yang melibatkan para keuchik dan perangkat gampong. Namun, qanun dimaksud belum mengakomodir kebutuhan honor terhadap perangkat gampong lainnya seperti insentif tuha peut dan bendahara.

Aksi ini, kata Keuchik Kuala Leuge itu, merupakan solidaritas untuk memperjuangkan peningkatan jerih payah perangkat gampong yang selama ini masih terbilang di bawah standar UMR. Terlebih, sambung dia, keberadaan keuchik dan perangkatnya ke depan akan semakin banyak tugas sekaitan dengan adanya undang-undang desa.

Ia berharap pemerintah bisa merevisi qanun nomor 32 tentang pemberian honor keuchik dimaksud. Kemudian, perlunya pemerintah menjelaskan biaya operasional keuchik yang memang tidak tercantum dalam pasal demi pasal di qanun itu.

“Kami dalam pernyataan sikap telah menyampaikan poin penting tentang aspirasi kami para perangkat gampong. Karenanya, pemerintah harus merespon itu  dalam tengang waktu satu minggu ke depan. Bila tidak, maka kami akan mengembalikan stempel kepada pemerintah dan menghentikan segala bentuk aktifitas pelayanan kemasyarakatan di tingkat gampong,” tegas Mahuyiddin yang juga mantan aktvis HMI Cabang Langsa itu.

| Alam
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
BKPP Aceh Timur  Laksanakan Diklat PIM Tk. III 
samudranews.com | Aceh Timur - Tututan masyarakat akan pelayanan publik yang berkualitas mengharuskan pembenahan dalam manajemen pemerintahan, termasuk pembenahan pimpinan di tingkat pusat maupun daerah. Hal tersebut dikatakan oleh Effendi J. Jayaputra, SH, S.Sos, M.Si selaku Direktur Diklat PIM III Anggkatan IV Provinsi Aceh di Aceh Timur Tahun 2015.

Sementara itu, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Timur, Drs. Zahri, M.AP yg juga merupakan Assisten I Bidang Pemerinahan Pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Timur dalam kata sambutannya ketika membuka secara resmi acara Diklat PIM Tingkat III AAngkatan IV Pemerintah Aceh Di Aceh Timur mengatakan pada prinsipnya kepemimpinan dapat dibentuk dan disiapkan, kebernian mengambil resiko, kemampuan berkomunikasi dan memobilisasi sumber daya dapat dilatih melalui pembelajaran yang berbasis pengalaman.

Sebelumnya, Plt Kepala BKPP Aceh Timur, Mansyurddin, SE dalam laporannya mengatakan Diklat PIM Tingkat III angkatan IV ini diikuti sebayak 40 orang peserta yang merupakan PNS yang telah menduduki jabatan structural Eselon III dan pejabat Eselon IV yang telah lulus seleksi Diklat Kepemimpinan Tingkat III di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.

Ia juga menambahkan Diklat Kepemimpinan dengan pola baru ini berlangsung selama kurang lebih 4 bulan lebih yakni sejak 30 Maret sampai dengan 11 Agustus 2015 yang dibagi kedalam lima tahap yakni tahap diagnose kebutuhan perubahan organisasi, tahap taking ownership (di instansimasing-masing), Tahap merancang perubahan dan membangun tim, Tahap laboratoriumndasny kepemimpinan dan Tahap evaluasi “tandasnya.


| Arjuna
no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudranews.com | Aceh Timur - Sebanyak 72 orang  yang terbagi kedalam 24 regu dimana setiap regunya mewakili Kecamatan masing-masing mengikuti Lomba Asah Terampil Petani Aceh (LAT-PA) tingkat Kecamatan dalam lingkup Kabupaten Aceh Timur Thun 2015 yang pembukaannya dilaksanakan di Halaman kantor Balai Penyuluh Kecamatan Perlak Barat Pada Senn, 30 March 2015.

Kegiatan lomba asah terampil petani Aceh (LAT-PA) ini merupakan salah satu kegiatan penyelenggaraan penyuluhan, dimana kegiatan ini diharapkan dapat memacu dan memotivasi petani dalam kegiatan usaha tani sesuai dengan petunuk teknologi pertanian serta mengembangkan fungsi kelembagaan kelompok tani sebagai wadah produksi dan kerjasama sehingga dapat diandalkan untuk berjalan lebih baik dalam era pertanian kedepan, hal tersebut dikatakan oleh Said Junaidi, SE selaku Kabid Penyuluhan pada Badan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan ehutaan (BP3K) Kabupaten Aceh Timur ketika memberikan laporannya dalam acara pembukaan dimaksud. Ia menjelaskan dalam Lomba Asah Terampil Petani Aceh tingkat Kecamatan ini dibagi kedalam dua tahap dimana untuk tahap pertama perlombaan  ini dilaksanakan untuk Kecamatan yang berada di wilayah barat yakni 12 Kecamatan dan pada tahap kedua perlombaan akan diikuti 12 Kecamtan wilayah timur. Dari seleksi tahp I dan II, ujarnya, akan dipilih 6 regu dengan peringkat nilai tertinggi untuk mengikuti LAT-PA tingkat KAbupaten yang pelaksanaannya direncanakan akan dilakukan pada April mendatang.

Sementara itu, Assisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keistimewaan Aceh, Usman A. Rachman, SP dalam kata sambutannya engatakan  Lomba Asah Terampil Petani Aceh (LAT-PA) ini merupakan bagian dari program pemrintah melalui BP3K nuk pemberdayaan kelompok tani di KAbupaten Aceh Timur dengan harapan dengan adanya kegiatan ini kelompok tani akan mengalami perubahan pola piker berteknologi.

“saat inilah kita harus bangkit dimulai dari pemberdayaan kelompok-kelompok tani Di KAbupaten Aceh Timur, sebab melalui LAT-PA ini para kelompok tani akan berintegrasi dengan kelompok tani lainnya sekaligus sebagai ajang pembelajaran melalui kompetisi sehingga akan menghasilkan kelompok tani yang handal yang dapat merubah pola pikirnya menuju pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan yang berteknologi” Ujarnya.


| Arjuna
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
Asrizal H Asnawi: Pejabat SKPA Sesuai Disiplin Ilmu 

samudranews.com | Kota Langsa - Adanya pergeseran posisi dan peremajaan struktur oprganisasi di lingkungan Pemerintah Provinsi  Aceh adalah hal wajar dan perlu dilakukan dalam rangka memberikan suplemen baru guna meningkatkan kesejahteraan rakyat sebagaimana visi dan misi gubernur dan wakil gubernur.

Akan tetapi, mutasi dan pergantian pejabat struktural eselon II, III dan IV di lingkungan Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) diha­­rapkan dapat dilakukan dengan selektif, agar pejabat yang ditempatkan di suatu jabatan sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki.

Karenanya, pejabat yang dilantik tersebut. Bisa melakukan tugas sesuai dengan keahlian yang dimiliki­nya, bukan hanya sekadar mengisi jabatan-jabatan strategis saja di SKPA untuk kepenti­ngan sesaat bagi kelompok tertentu saja.

“Hendaknya perlu diperhatikan juga oleh gubernur, figur pejabat yang ditugas­kan di suatu jabatan SKPA itu harus sesu­ai de­ngan disiplin ilmu dan profesiona­li­tas,” ungkap Ketua Fraksi Partai Amanat Na­sio­nal (PAN) di Dewan Perwa­ki­lan Rak­yat Aceh (DPRA), Asrizal H. Asnawi, kepada warta­wan, Selasa (24/3).

Pernyataan itu disampaikannya terkait gebrakan mutasi pejabat eselon II seperti kepala dinas, badan dan biro di jajaran Pemprov Aceh yang dilakukan Gubernur Zaini Abdullah.

Berdasarkan catatan wartawan, sedikitnya ada 12 pejabat yang terkena gelombang mutasi kali ini namun seorang di antaranya, tidak ha­dir pada prosesi pe­lantikan yang dilakukan Sekda Aceh, Drs Dermawan MM di Gedung Serba Guna Kantor Gubernur Aceh, Senin (23/3) sore.

Beberapa informasi yang diterima awak media dari beberapa kalangan, bahwa ketidak hadiran salah seorang pejabat esselon II yang masuk dalam SK mutasi, sengaja tidak datang ke acara pelantikan karena merasa disiplin ilmu yang dimilikinya tak sesuai dengan jabatan baru yang akan di tempati.

Menurut Asrizal, seharusnya hal itu tak perlu terjadi jika dikomunikasikan sejak awal, termasuk menanyakan kesediaan pejabat bersangkutan, bukan asal me­nem­patkan.

“Soal penolakan itu merupakan hak prerogatif yang bersangkutan, tetapi dengan kejadian ini ke depan ada baiknya orang yang akan ditu­gaskan di satu jabatan itu ditanyakan dulu kesedia­annya untuk menempati posisi tertentu,” jelas Asrizal.

Politisi muda asal dapil 7 Aceh itu menambahkan, terkait mutasi pejabat yang kerap dilakukan oleh Gubernur  Zaini Abdullah dan Wagub Muzakir Manaf dapat membawa dampak positif bagi program pembangunan Aceh yang lebih baik ke depan.

“Harapannya, semoga mutasi ini dapat berdampak positif pada percepatan pemba­ngunan Aceh dan mutasi itu memang hak prerogatif gubernur. Tentunya harus dapat mendukung program-program gubernur dalam melaksanakan visi misi­nya,” kata Wakil Ke­tua Komisi IV DPRA itu.

Menyangkut mutasi pejabat yang dilakukan di saat tender proyek APBA 2015 dan bergantinya pejabat saat membahas anggaran dan merealisasikan anggaran, Asrizal juga melihat hal itu telah menjadi pertimbangan gubernur.

“Mungkin gubernur punya pertimbangan lain, karena peja­bat yang ditunjuk pasti dianggap mumpuni menjalani program pejabat sebelumnya. Dan diharapkan pejabat yang baru dapat berkoordinasi dengan pejabat sebelumnya,” harap Asrizal H Asnawi.

| Alam
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
Ilustrasi | OTK Bakar Escavator, Kerugian Capai 400 Juta 

samudranews.com I Aceh Timur - Satu unit alat berat jenis Escavator merk Komatsu milik PT Meuligo Mas Utama yang berada di areal perkebunan sawit Divisi I BSE PT Padang Plasma Permai yang terletak di Desa Cek Mbon Kecamatan Ranto Perlak, Aceh Timur, Kamis (26/3) dini hari di bakar orang tak dikenal.

Informasi yang diperoleh, alat berat tersebut di datangkan ke lokasi untuk melakukan penggalian parit pembatas antara tanah perkebunan PT PPP dengan lahan warga. Sekira pukul 22.00 Wib, Rabu (25/3), exavator tersebut sudah di lokasi.

Kemudian, pukul 00.00 Wib Kamis (26/3), dua orang tak dikenal (OTK) datang ke lokasi alat berat dengan menggunakan sepeda motor jenis RX King, dengan menenteng dua pucuk senjata laras panjang dan menghampiri penjaga exavator yakni, Sukma, (16) dan Fauzi (16), keduanya warga Seuneubok Lapang Kecamatan Peureulak Timur.

Kedua penjaga itu, diancam akan ditembak oleh pelaku. Sehingga keduanya diminta untuk pergi meninggalkan lokasi alat berat terparkir. Setelah itu, terjadilah aksi pembakaran exavator tersebut oleh pelaku yang kini belum teridentifikasi identitasnya.

Sekira pukul 03.00 Wib, Hadi Golok (35) seorang Satpam PT PPP, melihat ada alat berat terbakar dan melaporkannya pada Komandan Pos Pengamanan PT PPP.

Setelah mendapat laporan, Danpos PAM PT PPP, Aiptu Siragih segera menuju lokasi dan memadamkan sisa kobaran api yang melahap exavator tersebut, dengan mengunakan alat pemadam api ringan (APAR) milik PT PPP.

Atas aksi pembakaran itu, kerugiaan ditaksir sekitar Rp 400 juta. Sampai berita ini diturunkan, kasus ini masih diselidiki Polres Aceh Timur.

| Alam
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
ilustrasi | Polisi Tangkap Kapal Malaysia 

samudranews.com | Kota Langsa - Kapal Patroli Zaitun 3014 milik Mabes Polri berhasil menangkap satu unit kapal penangkap ikan berbendera Malaysia yang masuk perairan Indonesia.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kapal berbendera Malaysia yang ditangkap itu jenis Trawl bernomor Lambung  KHF 1780. Saat ditangkap petugas Indonesia, kapal tersebut baru saja menjatuhkan jaring guna menangkap ikan secara illegal.

Sedikitnya seorang nakhoda dan empat anak buah kapal (ABK) berhasil diamankan petugas. Mereka adalah Mr OD (ESA) selaku nakhoda, kemudian Mr Sarman, Soe, Kyow dan Ney adalah para ABK.

Sejauh ini, kapal asing beserta awaknya itu sudah diamankan di Pos Polisi Air Pelabuhan Kuala untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

| Alam
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
229 Pendonor Serbu Rumkit Kartika Husada 
samudranews.com | Kubu Raya - Dharma Pertiwi Daerah L dan  Persit Kartika Chandra Kirana PD XII/Tanjungpura menggelar Bhakti Sosial Donor Darah di Rumkit Kartika Husada Jl. Adisucipto, kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-51 Dharma Pertiwi dan HUT ke-69 Persit Kartika Chandra Kirana, Kamis (26/3).

Ketua Dharma Pertiwi Daerah L dan Ketua Persit KCK Daerah XII/Tanjungpura Ny. Connie Toto R. Soedjiman mengatakan, dalam rangka menyambut HUT ke-51 Dharma Pertiwi dan HUT ke-69 Persit KCK, Bhakti Sosial ini merupakan wujud kepedulian Dharma Pertiwi dan Persit Kartika Chandra Kirana terhadap tingginya angka kebutuhan darah di wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. “Kebutuhan darah tidak boleh kita anggap sepele karena menyangkut nyawa seseorang yang harus mendapatkan pertolongan dengan segera, Dharma Pertiwi Daerah L dan Persit Kartika Chandra Kirana PD XII/Tpr membantu meringankan beban masyarakat terutama pasien yang membutuhkan darah, dengan cara melakukan Donor Darah, jumlah pendonor Alhamdulillah sebanyak 229 orang”, ungkapnya.Dalam kesempatan tersebut, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XII/Tpr, menyerahkan bantuan berupa alat kesehatan kepada Rumkit Tingkat II Kartika Husada berupa 3 unit Nebuliser, 1 unit Bidan Kit, 2 unit Doopler dan 2 unit Tensi Dorong.

Selain aksi Bhakti Sosial Donor Darah, seluruh pengurus Dharma Pertiwi Daerah L dan Persit Kartika Chandra Kirana PD XII/Tpr  melaksanakan anjangsana kepada keluarga besar TNI yang sedang dirawat di Rumkit tersebut dan berkunjung ke rumah-rumah Wara Kawuri di sekitar Kota Pontianak dan Kubu Raya untuk memberikan bantuan Sembako dan perlengkapan lainnya.

Ibu Connie Toto R. Soedjiman berharap dengan adanya kegiatan Donor Darah dan bantuan alat-alat yang diberikan kepada pihak Rumah Sakit semoga bermanfaat, terutama untuk meringankan beban orang lain yang sangat membutuhkan darah dan peralatan yang diberikan bisa bermanfaat sesuai peruntukannya.Untuk pasien yang dikunjungi semoga kedatangan kami sedikit banyaknya dapat memberi motivasi untuk kesembuhan pasien.


| PR | Red
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Kajari Idi Musnahkan Ganja Dan Sabu Bernilai Ratusan Juta Rupiah 

samudranews.com | Aceh Timur - Sebanyak 96,43 Kilogram Daun ganja kering dan sabu-sabu seberat 497,04 gram hasil sitan dari hasil tindak pidana pisiotripoika selama periode 2013 sampai 2014 dimusnahkan oleh pihak Kejaksaan Negeri Idi pada Kamis, 26 Maret 2015 jam 10.11 Wib di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Idi.

Pemusnahan barang haram tersebut langsung dipimpin oleh Kajari Idi, Hasanuddin Us, SH bersma-sama dengan Wakapolres Aceh Timur, Kompol Aji Purwanto, SIK, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Aceh Timur, Azhari, SH, MH, Danramil 08 Idi, Kapt. Adi Hartono, Sekretaris Badan Narkotika Kabupaten Aceh Timur, M. Amin, SH, MH dan Kabid PMK Dinas Kesehatan Aceh Timur, Dr. Zulfikri serta Wakil Ketua MPU Aceh Timur, Tgk. Azhar BTM.

Selain memusnahkan barang haram tersebut, pihak Kajari Idi juga menyerahkan satu buah barang bukti dari hasil sitaan tindak kejahatan kriminal yakni sepucuk senjata api serbu laras panjang jenis AK 56 beserta sebuah magazine dan peluru aktif 16 butir.

Menurut Kajari Idi, Hasanuddin Us, SH, Senjata sitaan ini merupakan barang bukti dari tindak pidana kriminal yang terjadi pada tahun 2014 yang lalu daroi hasil penangkapan Mujibur alias Adun Panton di Desa Paya Gajah Kecamatan Peureulak Barat di kediaman orang tua pelaku. “senjata api ini digunakan tersangka untuk melakukan tindak pidana penculikan dan perampasan kemerdekaan dari orang lain serta pencurian” ujarnya.

Ia juga menambahkan, barang yang kita bakar hari ini kalau ditaksir mencapai ratusan juta rupiah dan barang haram ini merupakan sebahagian kecil yang kita musnahkan karena kita hanya mengambil sedikit barang bukti untuk bahan persidangan bersama pelaku sementara untuk jumlah yang lebih besar berada di Mapolres Aceh Timur bahkan sudah duluan di musnahkan dan berkas berita acara pemusnahan barang haram tersebut baru kita terima dari mereka setelah barang-barang haram tersebut dimusnahkan “kalau semuanya di tempat kita ya ngak cukup tempat” selorohnya.

| Arjuna


samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news, batam, Ildo 41
Ildo 41 Dengan Album Terbaru "Jatuh Cinta Lagi" 
samudranews.com | Jakarta - Batam memang memiliki segudang keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan kota-kota lain di Indonesia. Tidak terkecuali sosok seorang Ilham Muslimin, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Ildo 41. Pemuda asli Batam tersebut memiliki segudang prestasi gemilang yang tidak kalah membanggakan.

Pada tahun 2013 lalu, Ildo (sapaan akrabnya) meluncurkan album solo perdana dengan single jagoan berjudul Dibuang Sayang. Tidak tanggung-tanggung, para musisi besar yang terlibat dalam pengarapan album tersebut yaitu; Armand Maulana (produser), Tohpati, Badai Kerispatih, Emil Naif, Barry Likumahua, Widi - Maliq & D'essential, Bemby Noor, serta masih banyak lagi.

Memiliki sifat untuk tidak cepat berpuas diri, pria 21 tahun yang lebih dahulu terkenal sebagai pembalap slalom tingkat nasional yang memiliki sejumlah catatan prestasi mengagumkan tersebut, kini tengah mempersiapkan single terbarunya yang berjudul Jatuh Cinta Lagi.

Masih digawangi oleh beberapa musisi yang sama terlibat dalam penggarapan album terdahulu, karakter vokal Ildo dalamsingle terbarunya tersebut pun kini terdengar lebih matang serta dewasa.

Hal tersebut tidak terlepas dari keterlibat tangan dingin seorang Uchie Wiby. Penyanyi yang pernah melambung dengan lagu Jujur tersebut bertindak sebagai pelatih vokal, sekaligus mentor Ildo.

“Aku mengajarkan kepada dia (baca: Ildo) agar mampu memaksimalkan karakter vokalnya yang unik, sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan sebagai seorang vokalis.” Menurut Uchie saat ditemui di tempat terpisah.

Ildo yang saat ini tengah menempuh pendidikan formal di Jurusan Ekonomi - Universitas Trisakti, Jakarta, seakan tidak pernah lupa dengan kampung halamannya. Terlihat di dalam beberapa video klipnya (seperti dalam video klip berikut DISINI) keseluruhan penggarapannya dilakukan di Batam, dengan menampilkan keindahanlandscape kota yang kental bernuansa pelabuhan tersebut.

Penasaran dengan single terbaru pemuda yang juga mahir memainkan alat musik gitar serta drum ini? Simak terus kelanjutannya di website resmi ildo41.com, yang dalam waktu dekat akan kembali meramaikan blantika musik tanah air. 

| PR | Red
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
Direktur LBH Bening: Penyidik Bisa Jerat Pelaku Pengeroyokan 
samudranews.com | Lhoksukon - Aksi pengeroyokan secara brutal dan sadis terhadap Nurwahida, janda bernak dua warga desa Lhokrambideng Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara oleh pelaku MM sekeluarga beberapa waktu lalu. Mendapat kecaman dari berbagai elemen, baik aktivis pegiat LSM, maupun praktisi hukum dan masyarakat luas.

Pengeroyokan yang dilakukan terhadap korban Nurwahida adaah bentuk tindakan pidana kriminal serta main hakim sendiri oleh para pelaku. Terlebih, aksi brutal itu dilakukan dihadapan khalayak ramai yang sangat mencederai norma sosial dan hukum. Karenanya, pelaku bisa dijerat dengan pasal 170 KUHP. Demikian dikatakan, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bening, Sukri Asma, kepada wartawan, Rabu (25/3) usai menjenguk korban.

“Polisi bisa menjerat pelaku dengan pasal 170 KUHP, dimana ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Baik pelaku utama (deder) maupun orang-orang yang turut serta (delniming) maupun siapa saja yang mengetahui atau menyaksikan peristiwa pidana itu. Semuanya termasuk dalam ancaman pasal 170 dan pasal 55 KUHP,” jelas Sukri.

Penyidik, kata Sukri lagi, untuk melancarkan proses penyidikan dapat menangkap/menahan para pelaku agar mereka tidak melarikan diri, membuang alat bukti dan agar tidak mengulangi perbuatan yang sama.

“Saya ingin mengingatkan kita semua, bahwa negara ini adalah negara hukum. Untuk itu, jangan berbuat yang kemudian kita terjerat dengan proses hukum. Jika melihat rekaman video saat kejadian, mereka para pelaku begitu leluasa melakukan intimidasi terhadap saksi korban. Atas dasar itu, laporan yang dibuat oleh saksi korban kepada pihak kepolisian sudah sesuai dengan perintah undang-undang,” paparnya.

Kasus ini, tambah Sukri, sifatnya bukan delik aduan absolut. Perdamaian pun tidak serta-merta dapat menghentikan proses penyidikan. Apabila pelapor (saksi korban) mencabut pengaduannya maka ada konsekwensi hukum bagi dirinya. Sukri menghimbau, sebaiknya mengikuti  dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Kami akan pantau terus kasus ini. Bila dibutuhkan, siap mendampinggi korban nantinya ketika proses peradilan berlangsung,” tandas Sukri.

Sebelumnya, 10 LSM yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sipil Peduli Tindak Kekerasan (AMSAPTIK) yang mengutuk tindakan keji pelaku serta meminta aparat Polsek setempat untuk menangap serta memproses pelaku secara hukum. Kemudian, ada pula dukungan dari Direktur LBH Iskandar Muda, H Abdul Muthalib Ibr, SE, SH, Msi, agar kasus tersebut ditindaklanjuti segera oleh aparat penegak hukum.

| Alam
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
Polisi Tewas Ditembak Tersangka Narkoba 
samudranews.com | Sigli - Seorang anggota Satnarkoba Polres Pidie atas nama Bripda Sayed Muhammad Reza, merenggang nyawa karena ditembak tersangka pengedar narkoba di desa Beungga Kecamatan tangse Kabupaten Pidie, Rabu (25/3).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekira pukul 13.45 Wib, anggota Satnarkoba Polres Pidie yaitu Brigadir T Khairul Akmal dan Bripda Sayed Muhammad Reza melakukan penyemaran dan bertransasksi narkotika jenis ganja di depan SMP Beungeng Kecamatan Tangse, Pidie.

Saat hendak ditangkap oleh petugas, tersangka melawan dan berhasil merampas senjata api milik petugas dan langsung menembak Bripda Reza tepat mengenai punggungnya. Setelah itu, tersangka melarikan diri. Sampai saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap tersangka.

Sementara, Bripda Reza langsung dilarikan ke RSUD Sigli untuk mendapatka pertolongan. Namun, setibanya di RSU Sigli korban tak bisa diselamatkan.

| Alam
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
SDM Penyuluh Kunci Keberhasilan Swasembada Pangan 
samudranews.com | Aceh Timur - Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Badan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan telah mengadakan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Penyuluh dalam penggunaan media informasi teknologi (kegiatan peningkatan kapasitas tenaga penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan lapangan).

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Badan   Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, Ir. Lukman ketika memberikan kata laporanya dalam acara pembukaan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Penyuluh Dalam Penggunaan Media Informasi Teknologi di Aula Kantor BP3K Kecamatan Peureulak pada Selasa, 24 March 2015. Lebih lanjut ia mengatakan, acara pelatihan ini  diikuti sebanyak 80 peserta yang berasal dari seluruh BP3K yang ada Di Aceh Timur. Dan acara ini dilaksanakan sejak 24 Maret sampai dengan 02 April 2015 dengan menghadirkan narasumber  yang berasal dari kelompok tani fungsional pada Badan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Aceh Timur dan Dinas terkait lainnya.


| Arjuna

samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
Assisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Aceh Timur, Syafrizal, SH, M.AP membuka selubung papan nama Kemukiman Caleue dan Kemukiman Blang Pulo 
samudranews.com | Aceh Timur - Setelah pada Kamis 12 Maret 2015 yang lalu pemerintah Kabupaten Aceh Timur meresmikan du Kemukiman baru di Kecamatan Idi Tunong, kini Pemerintah Kabupaten Aceh Timur kembali meresmikan dua Kemukiman baru di Kecamatan Darul Aman, Idi Cut yakni Kemukiman Caleue dan Kemukiman Pulo Pineung sekalgus melantik dan mengambil sumpah dua orang mukim baru yakni Razali sebagai Pj. Mkuim Caleue dan Mazzuki, SE sebagai Pj. Mukim Pulo Pineung.

Acara pengambilan sumpah, pelantikan Mukim dan peresmian dua Kemukiman baru tersebut di laksanakan di halaman Kantor Kecamatan Darul Aman pada Selasa, 24/03/15. Yang dilakukan Camat Daru Aman, Zulfadli, SE, sementara peresmian dua Kemukiman baru dilakukan oleh Assisten III Bidang Administrasi Umum, Syafrizal, SH, M.AP yang ditandai dengan pembukaan selubung papan nama dua Kemukiman baru tersebut. 

Bupati Aceh Timur, Hasballah Bin H.M. Thaib dalam amanatnya yang dibacakan oleh Assisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Aceh Timur, Syafrizal, SH, M.AP ketika meresmikan dua Kemukiman baru yang merupakan pemekaran dari Kemukiman Rambong mengatakan lahirnya Kemukiman Caleue dan kemukiman Pulo Pineung ini merupakan perwujudan dari M.o.U dan UU PA Nomor 11 Tahun 2006 dan merupakan perwujudan dari keinginan masyarakat sendiri dalam rangka peningkatan penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan gampong, pembangunan serta pembinaan masyarakat, dengan harapan dapat menjadi pelopor peningkatan kemajuan pembangunan dan ekonomi masyarakat.

| Arjuna

samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
Dua Intel Kodim 0103 Aceh Utara Ditemukan Tak Bernyawa 
samudranews.com | ACEH UTARA - Dua Anggota TNI Unit Intelijen Kodim 0103 Aceh Utara Sertu Indra dan Serda Hendri, dilaporkan sudah ditemukan meninggal dunia di kawasan Desa Bate Pilah, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (24/3) sekira pukul 8:30 WIB.

kedua anggota TNI berpangkat Sertu dan Serda ini ditemukan oleh aparat gabungan TNI/Polri dalam posisi telungkup dengan tangan terikat (hanya mengenakan celana dalam), dan mengalami luka tembak di sekujur tubuhnya.


Diperoleh informasi, di tempat kejadian perkara ditemukan 12 butir selongsong senjata api laras panjang jenis AK 47 dan 3 butir selongsong jenis M16.

Kini, kedua jenazah anggota TNI unit inteldim 0103 Aceh Utara sudah dievakuasi.



| Alam

samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
IPWL (Institusi Penerima Wajib Lapor) adalah Pusat kesehatan masyarakat, rumah sakit, dan/atau lembaga rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial yang ditunjuk oleh pemerintah. Wajib lapor adalah kegiatan melaporkan diri yang dilakukan oleh pecandu narkotika yang sudah cukup umur atau keluarganya, dan/atau orangtua atau wali dari pecandu narkotika yang belum cukup umur kepada institusi penerima wajib lapor untuk mendapatkan pengobatan dan/atau perawatan melalui rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial. Korban penyalahgunaan napza adalah seseorang yang menggunakan napza tanpa sepengetahuan dan pengawasan dokter.

Anda dapat melapor ke lembaga rehabilitasi sosial yang ditunjuk oleh Kementerian Sosial sebagai IPWL.

Posisi Loker IPWL KEMSOS :

1. Pekerja Sosial

Dibutuhkan 700 orang Pekerja Sosial. 

Persyaratan :
  • Pendidikan minimal D3 Jurusan Kesejahteraan Sosial
  • Foto Copy Ijazah
  • Foto Copy KTP
  • Surat keterangan sehat dari dokter
  • Surat keterangan pernah aktif dibidang pelayanan Kesos (bila ada)
  • Surat pernyataan bersedia ditempatkan sesuai kebutuhan Lembaga/Wilayah (bermaterai)
  • Tidak menuntut untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil

2. Konselor Adiksi

Dibutuhkan 500 orang Konselor Adiksi.

Persyaratan :
  • Pendidikan minimal SLTA
  • Melampirkan Sertifikasi Konselor Adiksi (bila ada)
  • Memiliki pengalaman kerja dibidang NAPZA min 2 tahun dan melampirkan bukti pengalaman kerja yang ditandatangani oleh Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS)
  • Foto Copy Ijazah
  • Foto Copy KTP
  • Surat pernyataan bebas NAPZA min 2 tahun bagi konselor adiksi yang berasal dari pecandu NAPZA
  • Surat keterangan sehat dari dokter
  • Surat pernyataan bersedia ditempatkan sesuai kebutuhan Lembaga/Wilayah (bermaterai)
  • Tidak menuntut untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil.

Lokasi Penempatan :
  1. Aceh
  2. DKI Jakarta
  3. Nusa Tenggara Barat
  4. Sumatera Utara
  5. Banten
  6. Kalimantan Selatan
  7. Sumatera Selatan
  8. jawa Barat
  9. Kalimantan tengah
  10. Bengkulu
  11. Jawa Tengah
  12. Kalimantan Timur
  13. Jambi
  14. DI Yogyakarta
  15. Sulawesi Selatan
  16. Lampung
  17. Jawa timur
  18. Sulawesi Utara
  19. Sumatera Barat
  20. Bali
  21. Sulawesi tenggara
  22. Riau
  23. Nusa Tenggara Timur
  24. Sulawesi Barat
 
Catatan :
  • Pendaftaran Loker 2015 IPWL KEMSOS ditutup tanggal : 30 Maret 2015
  • Seleksi Administratif mulai tanggal 31 Maret s/d 2 April 2015
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi tanggal 3 April 2015
  • Wawancara tanggal 7 s/d 8 April 2015 (dilakukan dimasing-masing propinsi)
  • Pengumuman hasil seleksi dan penempatan (pada 105 ipwl di 4 propinsi) tanggal 10 April 2015
  • Jika ada perubahan waktu seleksi akan diberitahukan kemudian melalui websitekemsos.go.id
  • Kontak Person : Salmah Sirait-081381142255, Endang Hermawati-082262022768
  • Pendaftaran secara online melalui website DISINI

Silahkan daftarakan diri anda secara ONLINE kesumber Lowongan kerja dibawah ini :

Sumber Lowongan Kerja: DISINI