Juni 2015
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Pesawat Hercules milik TNI AU dikabarkan jatuh di Kelurahan Simalingkar B Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Selasa (30/6). (dok.Kompas TV) 

Samudra News | Pesawat Hercules milik TNI AU dikabarkan jatuh di Kelurahan Simalingkar B Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Selasa (30/6).

Lokasi jatuhnya pesawat jenis angkut militer ini persis dekat Bandara Lanud Soewondo eks Bandara Polonia Medan.

Belum diketahui penyebab pesawat itu jatuh dan apakah terdapat korban selamat dalam peristiwa nahas tersebut.

Hingga kini proses evakuasi masih terus dilakukan untuk mencari korban selamat. Menurut seorang warga bernama Guntur, dia kebetulan melihat kejadian saat berada di dalam kediamannya di Jalan Pales. Dia melihat pesawat Hercules itu menukik ke daerah perumahan.

Pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara jatuh di Kelurahan Simalingkir B, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Selasa (30/6). Kepala Pusat Penerangan TNI MayenFuad Basya membenarkan peristiwa tersebut.

"Informasinya benar seperti itu. Pesawat jatuh pukul 12.08 barutake offsekitar 20 menit," ujar Mayjen Fuad Basya saat dihubungi, Selasa (30/6).

Meski begitu, Fuad Basya belum bisa memberikan informasi yang lebih detail mengenai peristiwa itu.

"Belum tahu kondisinya seperti apa, jatuhnya kenapa. Panglima TNI sudah memerintahkan untuk investigasi," tutur Fuad Basya.

(Tribun Medan, Kompas.com)

#PortalKita #SamudraNews









no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Samudra News | Langsa - Tidak ada alasan Pemerintah Kota Langsa melarang IOM membayar konsekuensi pemakaian gudang untuk penempatan warga Pengungsi Rohingya di Kawasan Pelabuhan Kuala Langsa. Hal itu dikatakan Sulaiman Sufi Direktur CV.Gresha kepada media Senin (29/6), di SPBU Alur Bemban Kecamatan Karang Baru Aceh Tamiang. 

Menurut Sulaiman yang merupakan Importir di Kota Langsa yang juga memiliki Gudang di Kawasan Pelabuhan tersebut merasa kecewa dengan pernyataan Walikota Langsa akan akan membongkar Gudang jika pemiliknya tidak memberikan izin Gudang untuk menempatkan para Pengungsi, pernyataan seperti itu sangat arogan selalu walikota sebagai pejabat publik.

"kami membangun Gudang Kawasan Pelabuhan Kuala Langsa itu dengan modal, semua prosedur dipenuhi dan ada izin mendirikan bangunan dan tanah tempat mendirikan bangunan ada IMBnya dari Pemko Langsa, bagaimana pula Toke (Walikkota), mau membongkar Gudang kami", tanya Sulaiman, jantan karena membantu orang asing warga sendiri diintimidasi.

IOM harus bertanggungjawab atas pengungsi Rohingya, bukan Pemko, merek harus memberikan kompensasi kepada pemilik Gudang yang telah digunakan sebagai tempat penampungan para Pengungsi, yang segala kebutuhannya di tanggung oleh dunia melalui IOM, jelas Sulaiman Sufi.

Secara terpisah, Ketua Satgas Rohingya dan Bangladesh, Maman Budiman, ketika dikonfirmasi wartawan, Senin lalu mengatakan membenarkan bahwa gudang eks monza yang ditempati para pengungsi Rohingya disegel oleh pemiliknya diminta agar dikosongkan.

Terkait pengosongan gudang tersebut sejauh ini upaya di lakukan oleh tim satgas adalah mencari sumbangan secara swakelola dan dari para donatur untuk membayar sewa ke pemilik gudang, karena pihak UNHCR maupun IoM tidak mau menanggulangi biaya dimaksud.

"Ya kami minta waktu pak Samad supaya kami bisa cari uang untuk bayar sewa gudang, karena pihak lain juga belum mau memberikan bantuan uang sewa gudang tersebut," ujar Maman.

Dan menyikapi desakan pihak Pelindo agar supaya mengosongkan lahanya yang kini ditempati oleh para pengungsi Myanmar dan Bangladesh, sejauh ini belum menerima surat resmi dari pihak Pelindo.

"Kami sampai saat ini masih terus menunggu surat resmi dari Pelindo perihal mengosongkan lahannya dan supaya kita lebih cepat berkoordinasi ke tingkat pusat," tegas Maman yang juga Kepala Imigrasi Kelas II Langsa. 

| Alam
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news, langsa
Sendikat Ranmor dan Pemalsuan STNK di Bekuk Polisi
samudra News | Langsa - Satuan Reskrim Polres Langsa berhasil membekuk komplotan sindikat pemalsuan Surat atau Dokumen otentik /STNK kendaraan roda dua (R2) dan kendaraan roda empat (R4) sabtu (27 /6/2015).

Dalam jumpa PERS nya  AKBP Sunarya selaku Kapolres Langsa , di dampingi Waka Polres Kompol Hadi Saiful Rahman, Kabag Ops AKP  Jatmiko , Kasat Reskrim AKP, Reza Arifian di Mapolres senin (29/6/2015) mengatakan, Penangkapan ini berhasil di lakukan berkat informasi dari warga yang mengatakan , "akan ada transaksi jual beli sepeda motar dengan STNK palsu.

Lantas setelah Kasat Reskrim beserta anggota nya melakukan pengintaian  pada TKP yang di maksud, dan pada hari sabtu (27/6/2015) Polisi berhasil meringkus 2 orang TSK di antaranya.
1, Ismadanil (30) (inisial ID) warga Desa Paya Tenggar Kec: Mayak Payed , Kab: Aceh Tamiang. 2.Sugianto alias Ateng (40)(inisial ST) Warga Desa Sukaramai Dua Kec:Seruway Kab: Aceh Tamiang.
Masih kata Kapolre, Kedua Tsk di ringkus di jalan Medan Banda Aceh tepat nya di SPBU Desa Senebok Punti kec: Mayak Payed Aceh Tamiang Wilayah hukum Polres Langsa.setelah di lakukan pengembangan di hari yang sama berhasil meringkus Sugiano (36) (Inisial SG)di kediaman nya di Desa Sampaimah , Kecamatan Mayak Payed, Kab: Aceh Tamiang

Lebih jauh dikatakan,dari ketiga tersangka polisi mengamankan sejumlah barang bukti, 6 unit sepeda motor (sepmor) roda dua, bermacam jenis.1, unit honda beat waena putih , BL 5089 UR , 1, unit sepmor Yamaha Fxion warna merah BK 6754 QAA.1, unit sepmor Honda Supra X 125 wana hitam BL 3052 UI 1, satu unit sepmor Honda Vario tekno warna hitam BK 6174 AEZ, 1, unit sepmor Honda Vario tekno warna hitam  BK 6795 FV. 1, unit Honda Vario tampa bodi,

10 lembar STNK ranmor roda 2,
2 lembar STNK ranmor roda 4
3 lembar surat pajak ranmor roda 4
1.lembar foto copi STNK roda 2 dan roda 4
9 lembar pelastik pembungkus STNK
2 , lembar buku KIR
1,buah setempel tanggal
1, buah setempel kecil
1, buah setempel berlogo lalulintas
1, buahsetempel kepala daerah Sumut
1, botol bayclean isi 100 ml
1, buag setipe X
4, buah pinsil
dan 1 buah tas warna hitam.

Ketiga tersangka  di jerat pasal 263 subs 264 KUHPidana , tentang tindak pidana pemalsuan surat atau dokumen otentik, dengan ancaman hukuman paling lama 8 tahun penjara.jelas Sunarya mengahiri perbincangan nya pada awak media.
| alam
no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news | ACEH TIMUR - KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Cabang  Aceh Timur direncanakan akan menggelar Musorkab (Musyarawah Olahraga Kabupaten) yang akan diikuti oleh seluruh Perwakilan Cabang Olahraga di Aceh Timur.

Acara direncanakan akan digelar di Gedung Serbaguna Idi Rayeuk pada 09 Juli 2015 nanti merupakan kegiatan terbesar di tubuh KONI Aceh Timur dalam rangka pemilihan Ketua KONI Aceh Timur untuk Periode 2015-2019.

Sekjen KONI Aceh Timur, Firman Dandi SE, dalam konferensi press-nya mengatakan acara Musorkab yang akan digelar di bulan Juli nanti untuk memilih Ketua KONI Aceh Timur Periode 2015-2019 yang akan menjalankan dunia olahraga di Aceh Timur nanti. Dia juga mengatakan acara ini juga bertujuan untuk menyusun program-program olahraga dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas para atlit ke depannya.

Dandi juga mengucapkan ribuan terima kasih kepada Ketua KONI Aceh Timur sebelumnya, Drs. H.T Sahril, MAP., yang telah memimpin KONI Aceh Timur selama empat tahun karena berkat pemikiran dan kerja kerasnya, Aceh Timur berhasil melaksanakan beberapa event olahraga seperti PORA dan KEJURNAS yang telah terselenggara beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Ketua Panitia Musorkab, Asyadi SE.MM, yang juga Kadis Parbudpora Aceh Timur mengatakan acara Musorkab yang akan digelar pada 09 Juli nanti dengan tema "Mari Pererat Persatuan Kita Insan Olahraga Guna Mewujudkan KONI Yang Berprofesional" mengharapkan agar seluruh Ketua Cabang Olahraga (Cabor) dapat hadir, karena hari itu akan menentukan maju atau mundurnya KONI Aceh Timur tergantung dari Ketua yang terpilih nantinya. Kehadiran para Ketua Cabor sekaligus untuk  mendengar langsung Visi dan Misi dari para calon kandidat yang akan di usung nanti.

Selain itu, Wakil Ketua KONI Aceh Timur, Saipul Basri. SPd. MPd, mengatakan dalam Musorkab nanti di jadwalkan akan hadir Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin atau yang sering di sapa Abu Razak beserta beberapa pengurus KONI Aceh lainnya.

Ia juga menambahkan, acara yang akan di gelar seharian penuh itu dengan harapan kepada seluruh para insan pers untuk turut mendukung kegiatan Musorkab KONI Aceh Timur tersebut, karena peran media dalam dunia olahraga tidak bisa dipisahkan sehingga butuh kekompakan dalam meningkatkan prestasi di bidang olahraga khususnya di Aceh Timur di masa yang akan datang. 


| Alm
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news, langsa, narkoba
Kapolres Langsa AKBP Sunarya, di danpingi Waka polres Kompol Hadi Sifol Rahman, Kasat Narkoba, IBDA Syamsudin dan perwira polisi Lain nya saat konfrensi Pers pada awak media.
Samudra News | KOTA LANGSA - Sat Narkoba Polres Langsa berhasil meringkus 10 orang pengedar dan oengguna Narkoba jenis sabu sabu dan ganja dalam waktu 2 hari.

Dalam jumpa pers nya Kapolres Langsa AKBP Sunarya, di dampaingi Waka polres Kompol Hadi Saifol Rahman, Kasat Narkoba, IBDA Syamsudin, serta perwira tinggi  lainnya jumat (26/6) mengatakan, Dalam dua hari terahir ini kamiberhasil mengamanka  10 orang Tersangka (TSK) penggedar serta pengguna Narkoba jenis Sabu dan Ganja.

Sunarya mejelaskan,sindikat Narkoba ini dapat di ringkus, berawal dari penangkapan dua Tsk Ramadan (nama di inisialkan)(26)dan Saifulloh (32) di dalam rumah nya di Gampong Merande Kecamatan Langsa Lama,pada hari Rabu (24/6) sekura pukul 00, 15 wib dinihari.dari dalam rumah tersangka berhasil di aman kan barang bukti (BB) 5 paket Sabu siap edar seberat 38, 20 gram.1 buah, bong (alat isap sabu),1, buah kaca pirek, 1, unit timbangan digital warna hitam, 1, buah HP, 1, buah tas warna coklat.

Masi kata Sunarya.setelah di lakukan pengembangan dari kedua tersangka, di hari yang sama sekitar pukul 01, 00 wib berhasil menangkap 2 orang TSK adik kakak Afyudin (29)dan Abdul Azis (32) di dalam rumah nya di Dusun Bakti, Desa Sampaima Kecamatan Manyak  Payed Kabupaten Aceh Tamiang , wilayah Hukum Polres Langsa. Dari kedu tsk berhasil di aman kan 1, paket sabu seberat 0, 24 geram.

Sunarya melanjutkan, Setelah di lakukan pengembangan dari kedua Tsk ini , di hari yang sama sekira pukul 02, 00 wib, Sat narkoba kembali berhasil meringkus Muzakir (26) di dalam rumah nya di Desa Le Bintang, kecamatan, Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang.Dari dalam rumah Tsk berhasil di aman kan dua paket sabu seberat 46, 70 geram.1.unit timbangan di gital warna hitam, dan 1, unit sepeda motor Suzuki shogun  hitam tampa plat .

Semua tsk di ancam pasal 112 subs pasal 114 undang undang RI no 35 tahun 2009 dengan acaman 5 tahun penjara.
 
Lebih jauh Sunarya mengatakan, sedang di hari yang sama di tempat terpisah sekira pukul 19, 30 wib sat narkoba polres langsa kembali menangkab Nazaruddin (51) di jln A, Yani , depan Rumah makan minang kabau, (tukang parkir di rumah makan tersebut), dari tangan tsk berhasil di amankan 4 paket narkoba jenis Ganja sebert 26 gram, 1, unit HP, dan 1, unit sepeda motor merek Honda supra Fit BK 3809 KA. dan di  ketahui tsk warga jln A.Yani no 07 , Gampong Jawa , Langsa Kota.

Tsk di ancam pasal 111 subs 114 Undang undang RI no 35 tahun 2009.dan ancaman 4 tahun penjara.ujar kapolres.

Selanjut nya, Kata Sunarya pada kamis (25/6) Sat Narkoba Polres Langsa kembali meringkus 4 orang tsk di dalam sebuah warnet di gampong Sungainpauh dusun Nelayan kecamatan Langsa Barat. dan bersil di aman kan 3 paket narkoba jenis Sabu seberat 0, 50 gram.

Lanjut Sunarya, ada pun ke empat tsk sebagai berikut, 1.Asrol (35) pemilik warnet, 2, Hadi Munandar (27) warga Dusun nelayan Desa Sungai pauh , Langsa Barat.3, Hamdani Ismail (35) warga Dusun Satria Desa Sungai pauh , Langsa Barat, 4, Fadli ILias (25) warga Dusun Satria Desa Sungai pauh , Langsa Barat.ujar Sunarya.

Dan ke empat Tsk di ancam dengan pasal 112 subs pasal 114 subs pasal 127.dengan acaman 4 tahun penjara.terang Sunarya.

Kapolres menegaskan, Ucapan terimakasi kami kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan info sehingga semua tsk ini bisa di amankan.
 
Di samping itu juga saya menghimbau kepada masyarakat jangan sungkan sungkan jika mengetahui oknum anggota polisi yang terindikasi menjadi bandar narkoba atau pengguna narkoba , untuk segera melapor langsung kepada saya agar di ambil tindakan tegas dan identitas pelapor akan di lindungi.sepanjang laporan tersebut jelas dan bukan rekayasa, karna siapa saja pengguna Narkoba di mata hukum itu sama, punkas Kapolres sembari menutup  pembicaraan nya pada sejumlah awak media. 
 
| Alam
 
 
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news, din minimi, kota langsa
Din Minimi Cs diakomodir agar tidak ada konflik baru
Samudra News | KOTA LANGSA - Ketua LSM AHF (Aceh Human Foundation) Abdul Hadi Abidin menghimbau Pemerintah Aceh menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum penyelesaian konflik dan kesenjangan sosial seperti persoalan Din Minimi Cs yang berujung kemelut bersenjata.

"Saya berharap di bulan penuh berkah ini Pemerintahan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf (Zikir) dapat menyelesaikan pergerakan sipil bersenjata dengan penuh kedamaian, kesejukan dan kekeluargaan," ungkap Abdul Hadi yang akrab disapa Adi Maros ketika dihubungi dari Langsa, Kamis sore (25/6)

Dikatakan, persoalan Din Minimi adalah ekses kekecewaan atas janji politik Zikir semasa kampanye. Lantas pemerintah malah mempertajam perbedaan pandangan diantara keduanya.

Sejatinya, lanjut dia, Din Minimi Cs diakomodir agar tidak ada konflik baru yang dapat memecah-belah sesama.

"Harusnya pemerintah Zikir melihat ini dengan bijak dan memenuhi tuntutan mereka bukan malah menyerang," papar Adi.

Menurutnya, apa yang dituntut kelompok Din Minimi adalah sebuah kewajaran. Dimana pemimpin diminta merealisasikan janjinya. Sudah menjadi kewajiban Gubenur untuk menyejahterakan rakyatnya. Terlebih warga miskin, para janda dan anak yatim korban konflik.

Adi Maros sangat menyayangkan gubernur dan wakil gubernur yang tidak mumpini dalam meramu perencanaan pembangunan Aceh. Padahal, sambungnya, begitu banyak uang yang dikucurkan Pemerintah Pusat. Akan tetapi dikelola dengan amburadul yang akhirnya harus dikembalikan lagi ke pusat.

Disebutkan, seharusnya gubernur bisa merancang pembangunan yang menyentuh akar permasalahan masyarakat Aceh. Bukan malah memperkaya diri dan kroninya.

"Bila dikelola dengan baik dan memperhatikan penderitaan rakyat miskin di pelosok daerah, tentu tidak akan ada gerakan perlawanan menuntut keadilan seperti yang dilakukan Din Minimi," ujar Adi Maros.

Karenanya, Adi Maros meminta kemuliaan dan kerendahan hati gubenur dan wakil gubernur untuk melakukan langkah persuasif dalam menyelesaikan kemelut bersenjata yang digawangi Nurdin alias Din Minimi Cs.

"Saya yakin gubernur tidak tega melihat nyawa bangsanya kembali melayang karna memperjuangkan ketidakadilan," seru Adi.

Sekali lagi Adi Maros menghimbau Pemerintah Aceh untuk berfikir dengan kepala dingin dan mengedepankan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi, kelompok dan golongan.

Mari jadikan Ramadhan sebagai bulan suci penuh berkah, kedamaian dan menghilangkan silang pendapat menuju Aceh makmur, sejahtera, damai dan religius, pintanya.

Ia juga menyatakan siap untuk menjadi fasilitator dalam memfasilitasi mediasi antara Pemerintah Aceh dan kelompok Din Minimi. "Saya siap melakukan mediasi. Semoga Ramadhan ini penuh berkah," pungkas, Adi Maros.

| Alam
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news, kota langsa, rohingya
128 Imigran Banglades di Pulangkan
samudranews.com | KOTA LANGSA - Kantor Imigrasi Kelas II Langsa akan memulangkan 250 imigran Banglades yang sudah memenuhi persyaratan administrasi secara bertahap , sementara saat ini imigran asal Banglades ada 425 orang, dan untuk bulan Juni 2015 ini akan dipulangkan sebanyak 128 orang, 59 orang sudah diterbangkan pulang ke negeri nya. Demikian dikatakan Maman Budiman selaku Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Langsa diruang kerjanya, kamis (25/06).

Dimana semua biaya kepulangan imigran Banglades ini kata Maman, sepenuhnya ditanggung oleh International Organization for Migration (IOM).
 
Untuk bulan Juni 2015 ini imigran Banglades akan dipulangkan sebanyak 128 orang, namun karena salah seorang masih dalam perawatan menderita patah tulang kaki maka untuk bulan ini sebanyak 127 orang dan yang sudah diberangkatkan pada tanggal 22 Juni 2015 sebanyak 18 orang, tanggal 23 Juni 2015 sebanyak 17 orang dan pada tanggal 24 Juni 2015 sebanyak 24 orang.jelas Nmaman. 
 
Selanjutnya, tanggal 29 Juni 2015 diberangkatkan sebanyak 22 orang, tanggal 30 Juni 2015 sebanyak 22 orang dan tanggal 1 Juli 2015 sebanyak 24 orang. Jadi untuk tahap awal Imigran Banglades yang ditampung di pelabuhan Kota Langsa akan dipulangkan sebanyak 127 orang dari 425 orang, sementara yang sudah memenuhi persyaratan untuk bisa dipulangkan ketempat kelahirannya sebanyak 250 orang.

Lebih jauh Maman menjelaskan ,Bahwa saat ini Imigran muslim rohingya sudah meninggalkan tempat penampungan sementaranya di gudang milik CV Dewi Monja, setelah Abdul Samad Direktur Perusahaan tersebut mengultimatum untuk segera mengosongkan gudangnya, Sebut Maman
 
Dan sekarang imigran etnis muslim rohingya sudah menempati pondokan barunya di barak yang dibangun sejumlah organisasi dan lembaga peduli kemanusiaan di atas tanah milik PT Pelindo yang sudah disewakan ke PT Tegas Nusantara.
 
Lebih jauh dikatakan Maman, Untuk menghindari pengalaman yang ada pihak imigrasi meminta Walikota Langsa untuk menempatkan Imigran Rohingya dikawasan yang lebih nyaman, karena penempatan mereka di barak yang dibangun sejumlah lembaga dan organisasi kemanusiaan itu nantinya akan menimbulkan masalah baru, pungkas nya.
 
Di tempat terpisah, Usman Abdullah SE, selaku Walikota Langsa saat di konfirmasi media melalui Via Telpon selulernya mengatakan, Kami sudah menunjuk tempat yang aman untuk pengungsi Rohingnya ,di kawasan HGU perkebunan PT Timbang Langsa yang sudah dilepas seluas 50 hektar oleh perkebunan, dan dalam waktu dekat para imigran akan di pondok kan disana, jelas Walikota singkat.
 
| Alam
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
 KEBERHASILAN SATGAS PAMTAS YONIF 132/BS
samudranews.com | Putussibau, Batalyon Infanteri 132/Bhima Sakti dari Kodam II/Sriwijaya yang mendapat tugas pengamanan perbatasan RI-Malaysia di wilayah Kalbar, efektif mulai bertugas dari bulan Maret 2015 dibawah komando pengendalian Kodam XII/Tpr dipimpin oleh Letnan Kolonel Inf Irwan Harjatmono telah berhasil mengamankan berbagai jenis senjata ringan baik itu jenis pistol maupun laras panjang, serta berhasil menggagalkan dan mencegah berbagai macam jenis kegiatan ilegal di perbatasan.

Tugas Pengaman perbatasan RI dengan Negara lain merupakan amanat undang-undang nomor 34 tahun 2004 tentang TNI pasal 7 ayat 2 sub pasal b yaitu tentang Operasi militer selain perang (OMSP) salah satunya adalah mengamankan wilayah perbatasan.

Satgas Yonif 132/BS dengan kekuatan 350 personel mempunyai tugas pokok menjaga wilayah perbatasan RI – Malaysia dari setiap gangguan dan ancaman yang dapat mengganggu dan menurunkan martabat NKRI. Selain melakukan patroli, mengecek patok batas, juga menjaga teritorial Indonesia di perbatasan Kalimantan Barat, juga mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan upaya tindak kejahatan seperti masuknya barang illegal, ilegal trafficking, ilegal logging dan segala bentuk kegiatan ilegal, yang tak kalah penting harus membangun dan memelihara komunikasi yang baik dengan masyarakat setempat.

Satgas Yonif 132/BS menempati 19 Pos dan bertanggungjawab terhadap patok perbatasan yang berjumlah 2.264 buah yang tersebar disepanjang perbatasan dari Kab. Putussibau sampai dengan Kab. Sintang Kalbar. Selain melaksanakan tugas patroli pengamanan patok perbatasan, Satgas Yonif 132/BS yang bertugas di wilayah timur perbatasan RI – Malysia yaitu dari Kabupaten Putussibau sampai dengan Kabupaten Sintang selama kurun waktu 3 bulan telah berhasil mengamankan dan menggagalkan berbagai pelanggaran hukum yang terjadi di wilayah perbatasan RI - Malaysia antara lain, :

- Tanggal 23/4/2015 di Kafe milik saudari berinisial “S” dilaksanaan penggeledahan oleh Sintel Satgas Yonif 132/BS ditemukan barang bukti berupa 1 buah botol kaca, bekas bakar sabu, kapas, pipet jarum, korek tanpa tutup atas, plastik bening bekas paket sabu. Kasus dilimpahkan ke Polres Putussibau.

- Tanggal 30/4/2015 penangkapan kepada 3 orang pelaku ilegal entry terdiri dari 2 WN Malaysia dan 1 WNI yang melintasi batas di depan pos Mentari menggunakan kendaraan Toyota Hilux single cabin. Kasus dilimpahkan ke imigrasi Nanga Badau.

- Tanggal 8/5/2015 telah diamankan oleh Danpos Merakai Panjang 1 unit mobil Kembara yang ditinggal lari penyelundup mobil ilegal dari Malaysia, barang bukti diamankan di Pos Kotis Satgas Pamtas.

-  Tanggal 15/5/2015 telah diamankan 1 pucuk pistol rakitan serta 10 butir munisi kaliber 38 oleh Praka Gunawan, Praka Mugi, Prada Damanik yang merupakan penyerahan dari masyarakat Dusun Tajum Desa Tangit IV pada saat kegiatan pengobatan massal.
-   Tanggal 16/5/2015 telah diserahkan kepada serka Aswin Pohan, Danpos Semareh 1 pucuk senjata api laras panjang jenis penabur yang merupakan hasil pemberian himbauan kepada masyarakat tentang larangan menyimpan dan memiliki senjata api secara ilegal.
- Tanggal 20/5/2015 telah diserahkan 1 pucuk senjata api rakitan laras panjang dan 1 butir munisi kepada Sersan Dua Bahtiar yang merupakan hasil kegiatan binter kesehatan di pos Kout Senaning.
- Tanggal 24/5/2015 telah diserahkan 2 pucuk senjata rakitan oleh ibu Fetronika Ernawati jemaat Gereja di Senaning. Senjata diserahkan kepada wadan Satgas Kapten Inf Farid Heru Puriyanto, penyerahan merupakan hasil dari kegiatan pembinaan teritorial rohani.
-  Tanggal 23/5/2015 telah di serahkan 1 pucuk senjata laras panjang rakitan jenis penabur /patah oleh masarakat desa Muakan Hulu kepada Danpos muakan kapten inf HB. Sitepu secara sukarela sebagai hasil pembinaan teritorial kepada masyarakat.
-   Tanggal 24/5/2015 telah diserahkan 1 pucuk senjata laras panjang rakitan kepada Dan SSK II Kapten Inf M. Fadhil oleh patih desa Bajo andai Kec. Empanang an. Bpk hendrikus Deraman, yang merupakan hasil Binter kesehatan di POK KO SSK II.
-   Tanggal 25/5/2015 telah diserahkan 1 pucuk senjata rakitan kepada Dan SSK IV, Kapten Inf HB Sitepu oleh sdr. Kalman Sabli di Desa Muakan Kecamatan Ketungau yang merupakan hasil pembinaan teritorial Pos Muakan.
- Tanggal 25/5/2015 telah diserahkan 1 pucuk senjata rakitan laras panjang kepada Pos Sei Kelik oleh sdr Imam yang merupakan hasil pembinaan teritorial pos di desa Wak Sepan.
-   Tanggal 26/5/2015 Hasil dari kegiatan sweeping darat telah disita 25 butir munisi penabur dari bapak Metriew desa Kantuk Bunut.
- Tanggal 28/5/2015 telah terjadi ilegal entry oleh WN Malaysia an. Sdr Bambang Herawan serta 7 WNI di dekat patok I 503 daerah Perumbang dilakukan penahanan sementara dan dilanjutkan dengan pemeriksaan kendaraan. Kegiatan ini merupakan bagian dari random check point yang dilaksanakan di malam hari.
- Tanggal 29/5/2015 telah diserahkan 1 buah granat nanas tidak aktif kepada pos Ensanak oleh Patih dusun Batu Ampar sdr. Benggu, yang merupakan hasil pembinaan teritorial di dusun tersebut.
- Tanggal 31/5/2015 telah diserahkan kepada pos Kout Senaning 1 pucuk senjata api penabur oleh sdr. Madyunida, merupakan hasil pembinaan teritorial pos pada warga sekitar.
- Tanggal 31/5/2015 telah ditemukan oleh Bintara Pelatih SSK I beserta 5 anggota pos, 1 butir munisi meriam yang meresahkan masyarakat desa Kurak, Kecamatan Badau.
- Tanggal 03/62/015 Bintara Pelatih SSK IV Serka Boy Rikardo Sitompul beserta 5 orang anggota melaksanakan Anjangsana ke rumah Kepala Desa Sepiluk Edir udin. Bapak Kepala Desa Sepiluk menyerahkan 2(dua) pucuk senjata rakitan terdiri dari Senjata patah(penabur) yang dimiliki bapak  Edi Rudin(48) dan Senjata lantak yang di miliki Deli (68) yang semuanya bekerja sebagai petani.
- Tanggal 18/6/2015 telah diserahkan 1 cuk jat jenis penabur/patah oleh masyarakat desa Tanjung Puri Kecamatan Sintang Kab. Sintang oleh ibu Tri Lestari (guru SMPN 1 Senaning) kepada Pos Kout Senaning
- Tanggal 21/6/2015 telah diserahkan 21 pucuk senjata (17 cuk jat jenis penabur/patah, 3 cuk jat jenis lantak dan 1 cuk jat rakitan jenis LE) oleh masyarakat Desa Sipiluk Kec. Ketungau Hulu Kab. Sintang kepada Pos Muakan.
-   Tanggal 22/6/2015 Kadus dan masyarakat Tanjung Lesung menyerahkan senjata patah (bomen) sebanyak 5 pucuk secara suka rela kepada aparat Satgas Pamtas yang berada di Pos Tanjung Lesung, selanjutnya senjata tsb dibawa ke Pos Nanga Seran.

Rekapitulasi hasil operasi selama kurang lebih 3 bulan Yonif 132/BS di Perbatasan Kalbar telah mengamankan barang bukti berupa 1 unit mobil Kembara ilegal, 1 Pistol rakitan,  10 butir munisi kal 38, 38 pucuk senjata laras panjang rakitan, 1 butir kelongsong senjata penabur,  25 butir munisi penabur, 1 buah Granat nanas tidak aktif,  1 buah munisi meriam

Dari hasil rekapitulasi tersebut dapat disimpulkan bahwa kesadaran masyarakat tentang kepemilikan senjata api disekitar wilayah perbatasan khususnya di Kabupaten Sintang dan Kabupaten Putussibau semakin meningkat, hal ini tentunya berkat komunikasi yang intensif
antara aparat TNI AD yang bertugas dengan seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan iklim keamanan yang damai dan tentram di wilayah perbatasan. Seiiring dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya melindungi dan merawat hutan yang ada di sekitar wilayahnya, apalagi pulau Kalimantan ini terkenal dengan paru-parunya Dunia yang banyak menyimpan Oksigen sebagai cadangan Oksigen Dunia tingkat kegiatan ilegal logging dan perambahan hutan semakin tahun semakin menurun, hal ini menunjukan trend positif bagi masyarakat perbatasan.

Keberhasilan dalam penugasan bagi Prajurit adalah merupakan kebanggaan yang tidak dapat dinilai dengan materi, para Prajurit Yonif 132/BS mempunyai tekad yang tertancap dalam benak dan pikirannya untuk selalu dapat menjalankan tugas dengan segudang prestasi dan profesional dalam mengemban amanah dari Negara. Selamat bertugas kawan semoga Tuhan YME.

| Alam

samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
Pengungsi Rohingya Terancam Tidur Ditenda Darurat
samudranews.com | KOTA LANGSA - Gudang eks monza yang kini ditempati oleh para pengungsi Rohingya di Pelabuhan Dermaga Kuala Langsa, Kec. Langsa Barat, Kota Langsa, akhinya disegel oleh pemiliknya CV. Dewi Monza, Senin (22/6).

Pemilik gudang, Abdul Samad, kepada wartawan mengatakan hal ini kita lakukan penyegelan karena memang Pemko Langsa tidak punya etikat baik. 

Pada dinding gudang juga ditempet tulisan yang berisi, pengumuman pengosongan gudang, berdasarkan tenggang waktu yang diberikan oleh pihak CV. Dewi Monza mana pada tanggal 20 Juni 2015 maka gudang harus di kosongkan !!! Sekian terima kasih, demikian bunyi pernyataan tersebut.

Hal senada juga diutarakan oleh Kepala Keamanan Pelabuhan Laut Pantai (KPLP), Andi Laisdi, kepada wartawan menyatakan bahwa sejauh ini tidak ada koordinasi antara walikota dengan pihak Pelindo terkait masalah penempatan pengungsi Rohingya, begitupun dengan pembangunan barak pengungsi didalam kawasan pelabuhan.

Seharusnya mereka menyurati Dir Pelindo di Sumatera Utara, sebelum membuat atau mendirikan barak secara permanen di lahannya Pelindo. 

"Pihak Pelindo sudah menerim surat dari Pemko Langsa namun hingga saat ini belum kita balas, karena di kawasan pelabuhan ini tidak boleh digunakan diluar kegiatan pelabuhan, oleh karenanya warga Pengungsi Rohingya dan Banglades tidak boleh berlama-lama berada di kawasan pelabuhan," ujar Andi.

Sementara itu GM Pelindo Wil I Lhokseumawe, Iwayan Mirawan membenarkan pembangunan Barak Pengungsi di Kawasan Kuala Langsa tidak ada izin dari pihak Pelindo, Pemko Langsa tidak boleh menempatkan para Pengungsi di kawasan pelabuhan, mereka harus segera mencarikan tempat lain bagi pengungsi Rohingya.

"Pemko Langsa bisa menempatkan para Pengungsi di lokasi gudang PT APPI ataupun Dino Mugi mengapa harus di kawasan pelabuhan, jika mereka ditempatkan disini boleh saja tapi tidak bisa lama paling masa darurat saja," harap Mirawan 

Secara terpisah, Ketua Satgas Rohingya dan Bangladesh, Maman Budiman, ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (22/6) mengatakan membenarkan bahwa gudang eks monza yang ditempati para pengungsi Rohingya hari ini disegel oleh pemiliknya diminta agar dikosongkan.

Menurutnya, kalau tidak ada cara lain ya sudah giman kita mau buat, saya terserah bagaimana baiknya saja, dimanapun ditempatkan para pengungsi kita siap memberikan pelayanan yang terbaik, terang Maman.

Terkait pengosongan gudang tersebut sejauh ini upaya di lakukan oleh tim satgas adalah mencari sumbangan secara swakelola dan dari para donatur untuk membayar sewa ke pemilik gudang, karena pihak UNHCR maupun IoM tidak mau menanggulangi biaya dimaksud.

"Ya kami minta waktu sama pak Somad supaya kami bisa cari uang untuk bayar sewa gudang, karena pihak lain juga belum mau memberikan bantuan uang sewa gudang tersebut," ujar Maman.

Dan menyikapi desakan pihak Pelindo agar supaya mengosongkan lahanya yang kini ditempati oleh para pengungsi Myanmar dan Bangladesh, sejauh ini belum menerima surat resmi dari pihak Pelindo.

"Kami sampai saat ini masih terus menunggu surat resmi dari Pelindo perihal mengosongkan lahannya dan supaya kita lebih cepat berkoordinasi ke tingkat pusat," tegas Maman yang juga Kepala Imigrasi Kelas II Langsa.
 
| Alam
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news, Aceh Timur, Rohingya
Buka Puasa Bersama di Kamp Pengungsian Aceh Timur
samudranews.com | ACEH TIMUR - Dalam rangka membangkitkan rasa persaudaraan dan kebersamaan sesama umat islam di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, Posko Hizbut Tahrir Indonesia Peduli Muslim Rohingya menggelar kegiatan buka puasa bersama pengungsi Muslim Rohingya dan Bangladesh di Kamp Pengungsian Birem Bayeun, Aceh Timur, Minggu (21/6/2015).

Selain menyiapkan takjil berbuka puasa besama segenap panitia dan keamanan Kamp Pengungsian Hizbut Tahrir Indonesia DPD II Kota Langsa juga mengisi dengan tausiyah singkat menjelang berbuka dengan tema “Derita Rohingya, Derita Kita”

“Alhamdulillah kegiatan buka puasa bersama dapat berjalan dengan maksimal dan makanan untuk berbuka pun mencukupi. Tentunya semua ini tidak terlepas dari jerihpayah para panitia dan keamanan yang ikut membantu terlaksananya kegiatan ini” papar Ketua Hizbut Tahrir Indonesia DPD II Kota Langsa Iqbal, S.HI.

Suasana haru dan gembira pun terbangun dalam diri Muslim Rohingya dan Bangladesh terlebih saat mengetahui kedatangan tamu spesial mereka dari Kecamatan Julok, Aceh Timur. Tamu tersebut merupakan rombongan para nelayan Aceh dan masyarakat Gampong Simpang Tiga yang pertama kali menolong mereka ditengah laut. 

“Selain itu kita juga sangat senang dan sedikit lega rasanya bisa mempertemukan kembali para nelayan Aceh dan masyarakat gampong simpang tiga yang merupakan pihak pertama yang menolong para muslim rohingya. Dan mereka sengaja kami undang untuk dapat berbuka puasa bersama di kamp pengungsian. Alhamdulillah mereka hadir” Lanjut Iqbal.

Selanjutnya, dalam tausiyah singkat Iqbal, S.Hi juga menyampaikan bahwa sesama muslim memang Allah perintahkan untuk saling tolong menolong baik itu pertolongan berupa materi, tenaga dan lainnya yang tentunya setiap pertolongan tersebut akan Allah berikan pahala yang sangat besar dari sisi Allah SWT. 

“Yang terpenting adalah setiap pertolongan yang kita berikan bukan hanya karena nilai kemanusiaan atau nilai kasih sayang melainkan lebih daripada itu. Sebagai seorang muslim melakukan semua itu hanya karena Allah SWT, kita mengharapkan Ridha Allah SWT, pahala dan balasan di akhirat kelak.” Jelas Iqbal.

Lebih lanjut ia juga berharap dalam menjalankan Ibadah puasa ini untuk lebih sungguh-sungguh mendekatkan diri kepada Allah sehingga senantiasa Allah segerakan pertolonganNya terhadap Islam dan umat Islam di dunia. 

| Musri


samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
HTI Distribusi Air Mineral ke kamp Bayuen Aceh Timur
Samudra News | Aceh Timur : Selain Distribusi air bersih, Hizbut Tahrir Indonesia mendistribusi air mineral (RO) isi ulang sebanyak rata-rata 50 galon per hari ke kamp pengungsian Rohingya di Bayuen Aceh Timur.

Pendistribusian air mineral (RO) ini dimaksudkan agar ketersediaan air minum selama pengungsi Muslim Rohingya dan juga imigran Bangladesh yang saat ini masih berada di kamp pengungsian Bayuen, Aceh Timur, dapat tetap terjaga dengan baik.

Program kebutuhan air bersih dan juga air minum ini dipandang sangat penting untuk tetap terlaksana, mengingat air merupakan salah satu kebutuhan primer yang harus tetap ada dan terjaga ketersediaannya.

Sumber dana untuk bantuan bagi pegungsi Muslim Rohingya dihimpun dari Donasi Peduli Rohingya, melalui rekening Bank Syariah Mandiri (BSM) 7002737005 atas nama Hizbut Tahrir Indonesia dan BNI Syariah 0177325530 juga atas nama Hizbut Tahrir Indonesia.
Adapun jumlah dana yang terkumpul hingga tanggal 20 Juni 2015, sejumlah Rp162.806.101, dana yang telah terpakai mencapai Rp.88,094,000. Sejumlah Rp.30.000.000 setara dengan 1250 ton air bersih, telah digunakan untuk keperluan distribusi air bersih ke kamp pengungsian Kuala Langsa dan masjid masyarakat Kuala Langsa, serta kamp pengungsian Bayeun di Aceh Timur. 

Program distribusi air bersih mulai berjalan sejak pertengahan bulan Mei 2015, sedangkan untuk distribusi air mineral (RO) baru dimulai pada minggu terakhir bulan Mei 2015. Hingga berita ini diturunkan Hizbut Tahrir Indonesia telah mendistribusi sebanyak 725 galon air mineral (RO) @ isi 18 liter, ke kamp pengungsian
Bayuen, Aceh Timur. dengan total anggaran mencapai, Rp.2.755.000.

Hizbut Tahrir Indonesia merencanakan program pendistribusian air bersih dan air mineral (RO) ini berjalan selama 1 (satu) tahun atau selama pengungsi-pengungsi Muslim Rohingya masih berada di Kamp pengungsian baik di Pelabuhan Kuala Langsa maupun di Bayuen, Aceh Timur.

| Chairu Dalpen
no image
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudranews.com | ACEH TIMUR - Dinas Perkebunan dan Kehutanan Aceh Timur dan Aceh Tamiang terindikasi terlibat illegal logging di pedalaman kabupaten tersebut.

Menurut informasi yang berhasil diterima media ini dari petugas Polisi Kehutanan (Polhut) yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, sekitar 400 batang kayu tanpa dokumen siap diturunkan dari tempat penebangan illegal di daerah Melidi dan Bedari Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur.

Kayu yang masih gelondongan tersebut di sebut-sebut milik Agus dan Oje, warga Kabupaten Aceh Tamiang. Saat ini, kayu tersebut sudah berada di dalam sungai dengan kondisi terikat berbentuk rakit dan siap dihilirkan ke daerah Kuala Simpang, Aceh Tamiang.

Kayu-kayu tersebut terdiri dari berbagai jenis seperti Merbo, Damar, Meurante, Kruweng dan sembarang keras.

Kini, semua kayu hasil illegal logging itu berada di Desa Bengkuang, Kecamatan Bandar Pusaka antara perbatasan Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Timur.

| Alam

#PortalKita #SamudraNews




samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
LSM Komunitas Anek Nangroe 
samudranews.com | Aceh Timur - Diduga proses pelaksanaan tender di Kabupaten Aceh Timur sangatlah buruk, faktanya, beberpa proyek yang di biayai dari dana APBK dan. APBA hingga masa kontrak berahir ada pekerjaan yang tidak dapat di selesaikan, demikian disampaikan Muzakir selaku ketua LSM Komunitas Anek Nangroe (KANA) pada Media Kamis 18 juni 2015.

Muzakir melanjutkan sebagai contoh pekerjaan yang tidak di selesaikan, pembuatan pagar kantor BKPP Aceh Timur tahun 2014 hingga saat ini masi terbengkalai, (tidak diselesaikan red).

"Pembangunan polindes di gampong bukit Seulemak  Kecamatan Birem Bayeun tahun 2013 hingga saat ini masi terbengkalai jugak" ujarnya

Masih kata dia, padahal mati tidaknya anggaran suatu daerah itu sangat tergantung pada proses lelang dan limit waktu pelaksanaan,kalau tender nya cepat serta tidak ada mani politisi uang di dalam nya, secara otomatis proyek tersebut dapat di kerjakan dengan baik.

Muzakir menilai, buruknya manejemen tender itu sendiri tidak lepas dari adanya dugaan hadirnya  makelar proyek atau dengan istilah lain "mengatur" pembagian proyek. Pelaku bayangan ini diduga orang orang terdekat  penguasa Aceh Timut saat ini.

Masih kata Muzakir, sebenarnya buruknya manejemen tentang pengadaan barang dan jasa di pemerintah Kabupaten Aceh Timur sudah menjadi rahasia umum bagi publik. Hal ini dapat di ketahui pada proses pengumuman pemenang tender, karna belum tender di umumkan akan tetapi sejumlah proyek sudah ada pemenang nya, sehingga pelaksanaan tender tersebut hanya pormalitas belaka.

Muzakir juga berpendapat, buruknya manejemen pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Aceh Timur di sebabkan karena pemerintah tidak melaksanakan ATURAN sesui KEPPRES NO 80 tahun 2003 dan petunjuk teknis PERPRES no 4 tahun 2015 tentang LPSE.

Di samping itu Muzakir menilai, bahwa buruknya manejemen pengadaan barang dan jasa di pemerintah kabupaten aceh Timur di bawah kendali ULP dan LPSE, adalah tidak lain karena adanya dugaan intervensi pemerintah melalui pihak pihak tertentu.

Sehingga kata dia, tujuan utama untuk kepentingan rakyat akan terus terabaikan sepanjang masa, apalagi kalau sistem terus menerus seperti ini, serta tidak ada niat dari penguasa untuk membenahi semua praktek praktek kotor di lingkungan nya sendiri karna kondisi yang terjadi sekarang ini terkesan di pelihara oleh penguasa Aceh Timur.

| Alam

#PortalKita #SamudraNews








samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
1. Orang yang pertama menulis Bismillah : Nabi Sulaiman AS.
2. Orang yang pertama minum air zamzam : Nabi Ismail AS.
3. Orang yang pertama berkhatan : Nabi Ibrahim AS.
4. Orang yang pertama diberikan pakaian pada hari qiamat : Nabi Ibrahim AS.
5. Orang yang pertama dipanggil oleh Allah pada hari qiamat : Nabi Adam AS.
6. Orang yang pertama mengerjakan saie antara Safa dan Marwah : Sayyidatina Hajar (Ibu Nabi Ismail AS).
7. Orang yang pertama dibangkitkan pada hari qiamat : Nabi Muhammad SAW.
8. Orang yang pertama menjadi khalifah Islam : Abu Bakar As Siddiq RA.
9. Orang yang pertama menggunakan tarikh hijrah : Umar bin Al-Khattab RA.
10. Orang yang pertama meletakkah jawatan khalifah dalam Islam : Al-Hasan bin Ali RA.
11. Orang yang pertama menyusukan Nabi SAW : Thuwaibah RA.
12. Orang yang pertama syahid dalam Islam dari kalangan lelaki : Al-Harith bin Abi Halah RA.
13. Orang yang pertama syahid dalam Islam dari kalangan wanita : Sumayyah binti Khabbat RA.
14. Orang yang pertama menulis hadis di dalam kitab / lembaran : Abdullah bin Amru bin Al-Ash RA.
15. Orang yang pertama memanah dalam perjuangan fisabilillah : Saad bin Abi Waqqas RA.
16. Orang yang pertama menjadi muazzin dan melaungkan adzan: Bilal bin Rabah RA.
17. Orang yang pertama bersembahyang dengan Rasulullah SAW : Ali bin Abi Tholib RA.
18. Orang yang pertama membuat minbar masjid Nabi SAW : Tamim Ad-dary RA.
19. Orang yang pertama menghunuskan pedang dalam perjuangan fisabilillah : Az-Zubair bin Al-Awwam RA.
20. Orang yang pertama menulis sirah Nabi SAW : Ibban bin Othman bin Affan RA.
21. Orang yang pertama beriman dengan Nabi SAW : Khadijah binti Khuwailid RA.
22. Orang yang pertama mengasaskan usul fiqh : Imam Syafei RH.
23. Orang yang pertama membina penjara dalam Islam: Ali bin Abi Tholib RA.
24. Orang yang pertama menjadi raja dalam Islam : Muawiyah bin Abi Sufyan RA.
25. Orang yang pertama membuat perpustakaan awam : Harun Ar-Rasyid RH.
26. Orang yang pertama mengadakan baitul mal : Umar Al-Khattab RA.
27. Orang yang pertama menghafal Al-Qur'an selepas Rasulullah SAW : Ali bn Abi Tholib RA.
28. Orang yang pertama membina menara di Masjidil Haram Mekah : Khalifah Abu Ja'far Al-Mansur RH.
29. Orang yang pertama digelar Al-Muqry : Mus'ab bin Umair RA.
30. Orang yang pertama masuk ke dalam syurga : Nabi Muhammad SAW.
✔ Rugilah kalau tak SHARE sebab hanya 1 peluang dakwah yang MUDAH. . . Jom share !!! Sebarkan...
Wallahualam