2017
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
SamudraNews.com | Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerima laporan buku berjudul ‘Balita Langsung Lancar Membaca’ berisi konten yang mengkampanyekan Lesbi, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT). Penulis buku tersebut adalah Intan Noviana dengan penerbitnya Pustaka Widyatama.

Komisioner KPAI Bidang Napza, Pornografi dan Cyber Crime, Margaret Aliyatul Maimunah menjelaskan huruf-huruf vokal di konten dalam buku tersebut bisa berdampak buruk bagi sosiologis anak di masa depan. Dalam hal ini pun KPAI mendesak penerbit untuk segera merevisi isi buku tersebut.

“LGBT termasuk perilaku sosial menyimpang, semua agama menolak adanya LGBT. Dari kecil jika sudah ditanamkan maka akan menginternalisasi dan akan berdampak pada perilaku anak kemudian,” ucap Aliyatul di kantor KPAI, Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/12).

Diketahui, buku yang berjudul ‘Balita Langsung Lancar Membaca’ itu memuat kata kata Opa bisa jadi waria, Fafa merasa dia wanita, dan ada waria suka wanita. Ali khawatir, jika balita membaca dari usia dini dampaknya akan terlihat ketika dewasa nanti.

Sebab lanjutnya, usia anak mulai dari 0 sampai 8 tahun termasuk usia golden age. kata Aliyatul, dalam pondasi anak usia dini, penanaman nilai anak terdapat pada usia tersebut. Sebab itu, anak dapat menyerap apapun dan menganggapnya sebagai sebuah kebenaran.

“Anak akan merekam menganggap ada waria suka wanita itu sebagai kebenaran. Ini sangat bahaya,” ujar Aliyatul.

Pada kesempatan yang sama, Komisioner KPAI lainnya bidang traficking dan eksploitasi anak Ai Maryati Sholihah menegaskan LGBT berdampak buruk bagi mindset anak.

“Pertama yang harus difokuskan adalah konten kampanye LGBT di dalam buku itu. Ini memberikan arah pandangan anak, oh ternyata boleh perempuan dengan perempuan menikah. Jadi ini prinsip KPAI untuk mengusut penerbit supaya direvisi buku itu,” papar Ai di lokasi yang sama.

| http://dakwahmedia.co
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
SamudraNews.com | Pada hari Kamis, tanggal 7 Desember 2017 pukul 13.30 Wita bertempat di Kediaman Ketua Sandhi Murti Bali Bpk. I Gusti Ngurah Arta, berdasarkan hasil rapat internal dari organisasi yang tergabung dalam KRB (Komponen Rakyat Bali) menyepakati adanya perubahan konsistensi yang semula menolak menjadi menerima bersyarat terkait rencana kedatangan Ustadz Abdul Somad ke wilayah Bali.
Persyaratan itu pun diajukan kepada panitia yang mengundang Ustadz Abdul Somad. Point persyaratan itu antara lain:
a. Ustadz Abdul Somad dapat mengikrarkan 4 asas NKRI
b. Ustadz Abdul Somad harus mencium bendera merah putih
c. Ustadz Abdul Somad harus sumpah tidak menyatakan kata-kata kafir dalam setiap ceramahnya dan tidak menghina simbol agama yang berbeda
d. Ustadz Abdul Somad hanya bisa berceramah di satu tempat sesuai panitia. Waktu ceramah kurang lebih 30 menit.
e. Apabila Ustadz Abdul Somad melanggar kesepakatan ini maka akan diturunkan ketika berceramah.
4. Atas persyaratan tersebut pihak Ketua Panitia menerima syarat tersebut, namun memohon agar tempat ceramah bisa ditambah menjadi 2 tempat dan akhirnya disepakati bahwa tempat kegiatan ceramah diberikan di 2 tempat, yaitu: Masjid Agung Sudirman Denpasar dan Masjid Baiturrahman, Kampung Jawa Denpasar.
KRB yang diwakili Gus Yadi (aktivis NU dan PGN) kepada pihak panitia menyampaikan bahwa permasalahan terjadi karena panitia mengundang ustadz kontroversial.
Untuk teknis penjemputan Ustadz Abdul Somad diatur oleh panitia atas arahan dari pihak KRB. Rencana dari Bandara Ustadz Abdul Somad akan dibawa ke rumah kebangsaan di Kediaman Bpk. I Gusti Ngurah Arta untuk melakukan ikrar NKRI.
Mengapa ustadz kami dihinakan seperti ini?
| ig @indonesiabertauhidiD
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
SamudraNews.com | Ustaz Abdul Somad yang belakangan populer ditolak kehadirannya di Bali oleh sekitar seratus orang dari Gerakan Nasionalis Patriot Indonesia, Perguruan Sandi Murti dan ormas Nahdlatul Ulama (NU) setempat.

Dikutip dari kbr.id, salah satu yang menolak kehadiran Ustaz Somad adalah Pariyadi alias Gus Yadi, pemimpin Pondok Pesantren Soko Tunggal Abdurrahman Wahid 3 Bali.
Ia menyebutkan alasan Ustad Somad ditolak masuk Bali karena penceramah kondang itu selalu menyebut kafir kepada yang tidak seiman.
Selain itu, kata Gus Yadi, Ustaz Somad juga terus-menerus bicara soal khilafah dan mengomentari simbol-simbol agama lain.
Gus Yadi mengatakan sebelumnya, perwakilan ormas Bali sudah meminta agar Ustaz Somad disumpah di bawah Alquran untuk setia pada Pancasila, NKRI, mencium bendera Merah Putih dan tidak menyebut kata-kata kafir dalam ceramahnya.
Namun, kata Gus Yadi, permintaan itu ditolak Ustad Somad.
"Kami dapat informasi dari panitia ternyata dia tidak mau mencium bendera Merah Putih karena dinilai haram. Itu kan statemen khilafah, kelompok yang ingin mendirikan negara Islam.
"Nabi Muhammad tidak ingin negara Islam. Para ulama sudah mendirikan Republik ini, tidak ingin negara Islam. Ini Republik Indonesia."
"Jadi kita minta Somad dipulangkan hari ini juga. Itu konsekwensi mereka ingkar janji," kata Gus Yadi di Denpasar, Bali, Jumat (8/12/2017).
Aksi berlangsung di depan Hotel Aston Denpasar. Para anggota ormas itu menyanyikan lagu-lagu kebangsaan, sementara di dalam hotel, perwakilan massa bernegosiasi dengan Ustaz Somad.
Hingga pukul 17.00 WITA. Informasi yang diperoleh KBR di lapangan menyebutkan, menurut rencana Ustad Abdul Somad akan ceramah di beberapa tempat seperti Masjid Sudirman dan Masjid An-Nur di Bali.
Dari hasil pertemuan terakhir, Ustaz Somad menolak mencium bendera Merah Putih dan memilih untuk meninggalkan Bali. Hingga saat ini rombongan Ustaz Somad dikabarkan masih berada di Hotel Aston Denpasar.
TRIBUN-MEDAN.com
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm



SamudraNews.com | Seorang bocah yang nekad datang seorang diri ke Jakarta hanya untuk menghadiri Reuni Akbar 212 ini patut menjadi contoh bagi generasi lain di zaman now dalam mewakafkan diri untuk berjuang membela Islam.

Faktanya di zaman now anak seusia mujahid cilik ini terjebak dengan dunia main dan tehnologi terasa telah mulai menguras rasa islam dalam setiap diri mereka. Namun hal itu jelas berbeda dengan mujahid cilik ini yang selalu siap hadir dalam kegiatan membela islam seperti yang telah dibuktikannya dengan hadir di aksi 212 dan reuni akbar 212.

Berikut kutipan postingan netizen di sosial media

Mujahid cilik 212 dari Cimahi td mau pulang bingung sambil menunjukkan tiket kereta. Ke posko MPI alhamdulillah dikasih makan dibawain bekal, sangu dan diantar pulang ke gambir oleh laskar FPI.
Minjam hp ku katanya mau liat instagram eh taunya mau menunjukkan foto pas ikut ABI 212 tahun lalu foto dengan Habibana. Masyaa Alloh. Dia datang sendiri ke Jakarta naik kereta. Subhanallah. Semangatnya ajib dan tdk lupa dia bilang jazakumullah khoiron katsiron 😊. Allahu Akbar! 

#mujahid212 #mujahidcilik212 #reuniakbar212 #ceritareuni212


samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm


SamudraNews.com | Semoga anak-anak kita juga akan menjadi seperti Syekh Cilik ini yang lembut hatinya dan Hafidz. Amin.

Sebuah tanyangan video yang sangat menyentuh hati kita ketika menyaksikan seorang bocah (Hafidz Cilik) yang tak kuasa menahan air matanya saat menlantunkan ayat suci Al Quran dalam acara Reuni Akbar 212. Sebelum memulai mengaji, hafidz cilik ini memberikan semangat bagi para pecinta Al Quran sekaligus sebagai peserta aksi 212 yang dihadiri jutaan umat Islam.

Berikut kita simak tayangan videonya.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm


SamudraNews.com | Memperingati hari kelarihan Rasulullah SAW tidaklah cukup hanya sekadar melaksanakan acara makan-makan dan beberapa kegiatan biasa lainnya. Akan tetapi secara lebih jujur bagi setiap pribadi kita harus membuktikan kecintaan kita kepada sosok teladan kita umat Islam dengan juga memahami bagaimana sejarah kehidupan Beliau, berikut juga dengan silsilah keturunannya yang disertai juga dengan silsilah para nabi dan rasul lainnya.

Untuk itu, Portal Kita Samudra News melalui channel Dakwah Akhir Zaman akan menyajikan ceramah menarik dan lengkap seputar Silsilah dan Sejarah Hidup Rasulullah SAW yang mesti kita ketahui sebagai wujud kecintaan kita kepada Baginda Muhammad SAW.

Berikut kita simak tanyangan tausiyah bersama guru kita Ustadz H Abdul Somad, Lc, MA.

samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | Ribuan masyarakat Aceh dari berbagai daerah berkumpul di Lapangan Merdeka Langsa guna menyaksikan tausiyah Ustadz 1 juta keyword yaitu Ustadz H. Abdul Somad, Lc, MA.

Cuaca basah dengan hujan rintik-rintik tak menyurutkan keinginan masyarakat Aceh khususnya Kota Langsa dan sekitar untuk hadir menyimak dakwah hikmah ustadz asal Pekanbaru, Riau ini.

Dalam tausyiahnya beliau menyampaikan semangat masyarakat Aceh khusus Kota Langsa sangat luar biasa hal ini dibuktikan dengan jumlah jamaah yang hadir cuaca dingin.

Apa saja yang disampaikan oleh guru kita dalam tausiyahnya? Mari kita simak bersama dalam tayangan video diatas. Semoga banyak memberikan pencerahan bagi kita semua. Amiin.

samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news
SamudraNews.com | Jakarta - Pada aksi Reuni Alumni 212 di Monas, Jakarta Pusat (2/12/2017). Massa mengibarkan dan mengarak bendera Ar-Rayah berukuran besar.

Pantauan detikcom, Sabtu (2/12/2017) pukul 08.20 WIB, terlihat bendera Ar-Rayah dibawa massa ke dekat panggung. Bendera warna hitam tersebut dibentangkan di atas kepala massa.

Bendera Ar-Rayah itu kemudian diangkat massa hingga ke depan panggung utama.

Bendera hitam itu biasa disebut sebagai panji hitam Ar-Rayah. Bendera itu bertuliskan kalimat dalam bahasa Arab, berbunyi La Ilaha Illallah Muhammadarasulullah.

Bendera itu adalah bendera panji hitam rosulullah yang biasa disebut Arroyah. Hal ini berdasarkan hadits berikut; Imam Ahmad, Abu Dawud dan An-Nasai di Sunan al-Kubra telah mengeluarkan dari Yunus bin Ubaid mawla Muhammad bin al-Qasim, ia berkata: Muhammad bin al-Qasim mengutusku kepada al-Bara’ bin ‘Azib bertanya tentang rayah Rasulullah Saw seperti apa? Al-Bara’ bin ‘Azib berkata:
كَانَتْ سَوْدَاءَ مُرَبَّعَةً مِنْ نَمِرَةٍ
“Rayah Rasulullah Saw berwarna hitam persegi panjang terbuat dari Namirah.”
Dalam Musnad Imam Ahmad dan Tirmidzi, melalui jalur Ibnu Abbas meriwayatkan: “Rasulullah Saw telah menyerahkan kepada Ali sebuah panji berwarna putih, yang ukurannya sehasta kali sehasta. Pada liwa (bendera) dan rayah (panji-panji perang) terdapat tulisan ‘Laa illaaha illa Allah, Muhammad Rasulullah’. Pada liwa yang berwarna dasar putih, tulisan itu berwarna hitam. Sedangkan pada rayah yang berwarna dasar hitam, tulisannya berwarna putih.
Pada aksi bela islam 212 hari ini kembali para peserta mengarak bendera ini . ini menjadi bukti umat makin cinta terhadap bendera hitam bertuliskan  Laa illaaha illa Allah, Muhammad Rasulullah’mudah mudahan ini menjadi bumerang bagi mereka yang selalu mendiskreditkan bendera ini.
| portal-umat.com, detik.com
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
Training aktivis

Samudranews

Gema pembebasan

SamudraNews.com | Gerakan Mahasiswa Pembebasan menggelar training aktivis di Aula IAIN Langsa dalam mewujudkan karakter mahasiswa pejuang islam. (Ahad, 22 Oktober 2017)

Training pergerakan tersebut dihadiri oleh sejumlah mahasiswa dari Universitas Samudra dan IAIN Langsa. []
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
SamudraNews.com | Langsa - Petugas Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Pekerjaan Umum PU Kota Langsa Putra, ST, memerintahkan Pihak Rekanan Pelaksana Proyek untuk membongkar pembangunan jalan Peningkatan Jalan Syiah Kuala Gampong Tualang Teungoh Kecamatan Langsa Kota, Nomor Kontrak 06/SPK/620/DID-PML/BM/2017, Sumber Dana DID tahun 2017 dengan Nilai Kontrak Rp. 1.793.000.000.- yang dikerjakan oleh CV.CIPTA SERASI.

Hal tersebut sebelumnya kontraktor atau Rekanan pelaksana telah mencuri volume proyek dengan tidak menimbun pasir yang dipadati setebal 5 cm dan juga tidak diberi landasan batu tahu untuk mengganjal besi sebelum dilakukan pelaksana pekerjaan pengecoran, dan pihak kontraktor atau Rekanan diperintahkan oleh PPTK untuk dibongkar pekerjaan tersebut, sebab tidak sesua Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang ada, artinya pihak kontraktor atau Rekanan mencuri volume proyek.

Diduga Pihak Rekanan CV.CIPTA SERASI mungkin akan mencari keuntungan dalam proyek tersebut, maka pekerjaannya dikerjakan asal-asalan saja, tetapi karena pihak dari Petugas Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Pekerjaan Umum PU Kota Langsa Putra. ST, melihat pekerjaan tidak sesuai dengan apa yang ada di dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB, maka pekerjaan tersebut di perintahkan untuk di bongkar karena kesalahan pekerjaan.

Amatan media ini Rabu 11 Oktober 2017, di dalam dugaan sebagian pekerjaan dimaksud yang sudah di coor oleh semen yang tidak di ketahu oleh pengawas dari konsulta pekerjaan  pembangunan jalan Peningkatan Jalan Syiah Kuala Gampong Tualangan Teungoh kecamatan Langsa Kota, mungkin seluruhnya tidak memakai pasir yang di padatkan setebal 5 cm atau juga tidak menggunakan batu tahu untuk mengganjal besi.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Langsa MAULIZAR ST yang selalu di sapa (NIJAM) saat di jumpai media ini, Dia membenarkan pembangunan Pembangunan jalan Peningkatan Jalan Syiah Kuala Gampong Tualangan Teungoh kecamatan Langsa Kota, tersebut tidak sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB), "saya sudah turun lansung untuk melihat kandisi proyek, dan dirinya perintahkan  PPTK proyek tersebut segera untuk di bongkar, "jelas Maulizar.

| Suharto
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
SamudraNews.com | Hari-hari ini, ratusan ribu (atau bahkan jutaan) anak-anak muda ikut "berjuang" dalam seleksi memperebutkan formasi PNS/ASN yang lagi digelar serentak di berbagai instansi.

Hari-hari ini, ratusan PNS yang cukup senior juga ikut "berjuang" dalam seleksi memperebutkan formasi Jabatan Pimpinan Tinggi (Eselon 1 atau Eselon 2) di berbagai Kementerian/Lembaga.

Banyak di antara mereka menambah ikhtiar itu dengan puasa, sholat malam, sholat hajat dan berdoa.

Bahkan ada yang membantu peruntungannya dengan banyak bersedekah, bersilaturahmi, karena meyakini sedekah dan silaturahmi itu menambah umur dan memperluas rizki.
Dari pengalaman saya belasan kali menjadi penguji dalam seleksi CPNS, motivasi merekapun beraneka. Ada yang terus terang, ingin bekerja di tempat yang lebih mapan, dibandingkan dengan swasta yang "terlalu dinamis". Ada juga yang karena merasa jadi PNS dapat kesempatan lebih besar untuk sekolah lagi (S2, S3). Ada yang tampak lebih idealis: ingin berkontribusi lebih besar bagi bangsa dan negara. Namun ada juga yang karena alasan pragmatis: ingin bekerja yang lebih dekat dengan rumah, karena sebelumnya tempat kerjanya (swasta) cukup jauh, atau bahkan sebelumnya jadi buruh TKI di LN.
Hanya sayang, banyak yang menyangka, bahwa sukses tidaknya mereka diukur dalam satu parameter: lulus ujian seleksi, atau terpilih sebagai pejabat.
Itu karena sesungguhnya mereka menyukai hal itu dari sudut duniawi. Padahal apa yang mereka sukai itu belum tentu baik bagi mereka:
" ... Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS. 2:216)
Mungkin memang tidak lolosnya mereka pada seleksi itu karena faktor X. Mungkin memang ada orang-orang curang yang menggeser posisi kandidat yang jujur dan berbakat. Bahkan mungkin ada tekanan dari kekuasaan gelap yang ingin mencegah calon-calon yang disinyalir dekat dengan organisasi yang suka kritis pada kekuasaan.
Namun apapun yang terjadi, skenario Allah jelas skenario yang terbaik. Skenario Allah jelas yang terbaik dari segala dimensi, bukan hanya dimensi duniawi, apalagi hanya dimensi materi.
Karena itu, kalau mau berdoa, maka berdoalah agar apapun yang terjadi itu menyelamatkan agama kita, menyehatkan jasmani dan ruhani kita, meningkatkan ilmu kita, menambah keberkahan rizki kita, dan memberi kesempatan kita bertaubat sebelum maut menjemput kita.
Dan apabila nanti kita bukan termasuk yang mendapat "kabar gembira", tetaplah optimis, bahwa Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik dari yang kita impikan semula.
| Posting Fahmi Amhar di Akun facebook miliknya
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | #OaseDakwah - Pernahkah kita bermuhasabah diri, membuka kembali catatan diri tentang bagaimana amal ibadah kita selama ini? Sering kita lalai dan bermalas-malasan dalam beribadah. Banyak dalih kita munculkan dalam diri kita untuk tidak mengerjakan amal ibadah yang sebenarnya itu adalah tujuan hidup kita di dunia ini.

Dalam hal ini Oase Dakwah sejenak menyajikan tausiyah guru kita Ustadz Adi Hidayat, Lc, MA yang menjelaskan tentang penyebab kita malas beribadah. Mari kita simak tausiyah lengkapnya. Silahkan Like, Share dan Subscribe chanel dan videonya untuk dapatkan banyak tausiyah ilmu menarik lainnya bersama ustadz-ustadz terbaik kita.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | #OaseDakwah - Ihsan merupakan Puncak kebaikan. Perbuatan yang tanpa pamrih dari makhluk atau bahkan hanya sekedar ucapan terima kasih. Hal ini merupakan sifat para nabi dan rasul yang selain itu juga akan kita dapatkan dari sosok orang tua kita yang mengurus kita dengan tanpa terkecuali.

Mari kita simak tausiyah Ustadz Zulkifli M Ali yang memberikan pencerahan bagi kita tentang usaha-usaha orang tua kita yang ikhlas. Kemurnian niatnya semata-mata karena Allah.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | #DakwahAkhirZaman - Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW bahwa akan suatu masa dimana Islam yang dulu hadir dalam keadaan terasing dan akan kembali menjadi terasing. Akan tetapi yang harus kita pahami adalah asing bukan berarti aneh atau sesuatu yang tidak berasal dari dunia ini, melainkan orang islam dimasa itu seakan tidak berislam atau tidak memahi islam. Manusia saat itu seakan kehilangan fokus keislamannya. Mereka lalai. Itulah umat akhir zaman dimana kita hidup sekarang.

Dalam video singkat ini, Ustadz Sheikh Bilal Assad menjelaskan bagaimana cara kita menyelamatkan diri di akhir zaman yang penuh dengan cobaan dan fitnah. Semua seakan berbalik 180 derajat antara haq dan bathil. Mari kita simak lengkapnya penjelasan Sheikh Bilal Assad yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia di Chanel kita Dakwah Akhir Zaman. Silahkan Like, Share dan Subscribe video dan chanelnya untuk mensupport dan berbagi kepada teman-teman yang lain yang insya Allah akan menjadi amal jariyah bagi kita. Amin.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | #DakwahAkhirZaman - Jalan Hijrah di Akhir Zaman, dimana kita berpindah dari satu tempat ketempat yang lain atau berpindah dari suatu keadaan ke keadaan yang lain yang tentunya untuk lebih baik terkhusus di akhir zaman ini. Akan tetapi sebenar-benarnya hijrah adalah fii sabilillah. Hijrah semata-mata karena Allah.

Selain itu, telah sering kita mendengar orang ingin hijrah atau sudah berhijrah, namun hijrahnya karena makhluk dan atau karena tempat. Untuk itu, mari kita simak penjelasan ustadz zulkifli Muhammad Ali, Lc, MA dalam tausiyahnya mengupas tentang jalan hijrah di akhir zaman dalam chanel Dakwah Akhir Zaman. Silahkan Like, Share dan Subscribe untuk banyak video tausiyah lainnya.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

#EndRohingyaCrisis

Samudranews.com | Diperkirakan 1.100 anak-anak Rohingya yang tiba di pengungsian di Bangladesh, tanpa memiliki orang tua atau anggota keluarga.

Mereka yang kehilangan keluarga mereka di Rakhine, Myanmar, dan tidak tahu arah perjalanan mereka ke Bangladesh.

Banyak diantara mereka bergerak bersama berkelompok, beberapa lain berjalan sendiri. Mereka yang beruntung bisa bertemu dengan pengungsi dan bersama-sama saat dalam perjalanan mereka.

Seorang anak, Abdul Aziz (10), (bukan nama sebenarnya), “Wanita dalam kelompok pelarian dewasa bertanya di mana orang tua saya. Saya katakana, tidak tahu di mana mereka.”

“Seorang wanita berkata, ‘Kami akan menjagamu seperti anak kami sendiri, ikutlah’. Setelah itu aku pergi bersama mereka,” ujarnya dikutip AFP.

Banyak diantara mereka menyaksikan sendiri anggota keluarga mereka tewas dibunuh secara kejam di negeri Rakhine oleh tentara Myanmar dan warga Buddha yang diseuh PBB ‘operasi membersihkan etnis’ yang terstruktur.

Ada anak-anak yang sampai ke pengungsian di Bangladesh dengan luka akibat serpihan bom atau peluru.

Jumlah anak anak yang masuk bangladesh sendiri , apakah berpisah dari keluarga di sepanjang jalan diperkirakan akan meningkat saat lebih banyak kasus ditemukan.

Mohammad Ramiz (12), hidup di kamp pengungsi sementara di Ukhiya, Cox’s Bazar, Bangladesh, mengatakan, telah kehilangan keluarga dan keadaan semakin terancam setelah melarikan diri dari desanya bersama kelompok orang-orang dewasa.

“Ada banyak kekerasan terjadi, jadi saya menyeberangi sungai dengan orang lain.”
“Saya makan daun dan air sungai untuk bertahan,” katanya.

| hidayatullah.com


samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | #DakwahAkhirZaman | Demi masa, sungguh akhir zaman itu semakin dekat. Hal ini menunjukkan kepada kita lewat tanda-tanda yang semakin nyata satu demi satu. Sebagai umat akhir zaman, tentu wajib bagi kita untuk memahami semua tanda-tanda tersebut seraya kita terus meningkatkan amal ibadah kita.

Tanpa terkecuali tentang kabar munculnya Imam Mahda di akhir zaman yang akan melawan kekezaman dajjal yang akan muncul di akhir zaman ini. Berikut juga tentang pasukannya Imam Mahdi yang akan kita simak langsung penjelasan Ustadz Zulkifli M Ali, Lc, MA melalui Chanel Dakwah Akhir Zaman.

Silahkah Klik Like | Share dan Subscribe chanel tersebut untuk selalu dapat menerima ceramah-ceramah ilmu menarik lainnya.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | Kabar Kota | Menunjukkan kepedulian atas pembantaian muslim rohingya oleh pemerintah myanmar, Aliansi Masyarakat Peduli Rohingya (AMPERA) Kota Langsa pada Minggu 10 september 2017, mengelar aksi damai dengan mendesak pemerintah Indonesia mengirimkan tentara ke Myanmar menyelamatkan muslim rohingya.

Aksi tersebut diawali dengan melakukan longmarch dari mesjid raya darul falah langsa menuju Lapangan merdeka kota langsa. Selain memekikkan takbir disepanjang jalan Teuku Umar, peserta aksi juga meminta untuk mengusir Duta Besar Myanmar dari Indonesia dan memutuskan hubungan bilaterar dengan Myanmar.


samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news - Kota langsa

SamudraNews.com | Kota Langsa - Kepadulian Umat Islam terhadap pembantaian muslim Rohingya di Myanmar terus mendapat respon Umat Islam Dunia tanpa terkecuali Kota Langsa. Aliansi Masyarakat Peduli Muslim Rohingya (AMPERA) Kota Langsa menggelar aksi peduli Rohingya di Lapangan Merdeka kota Langsa, Minggu, 10 September 2017.

Dalam aksi tersebut, AMPERA mengutuk aksi pembantaian Muslim Rohinya oleh Pemerintah Myanmar serta mendesak pemerintah untuk mengusir Duta Besar Myanmar di Indonesia, juga merekomendasikan pencabutan Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi yang merupakan penjahat kemanusiaan.

Selanjutnya Koordinator AMPERA Robi Prastio dalam petisinya juga mendesak Organisasi Konferensi Islam (OKI) untuk membantu Muslim Rohingya dari genosida.

Aksi yang terdiri dari 9 aliansi masyarakat dan mahasiswa tersebut meliputi serangkaian kegiatan yang diawali dengan longmarc dari titik kumpul Masjid Raya Darul Falah Langsa menuju Tribun Lapangan Merdeka Langsa. Dilanjutkan dengan Shalat ashar Berjamaah, Dzikir, Doa bersama dan Orasi politik.

| Red
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | #OaseDakwah | Kemunculan Dajjal merupakan ujian berat bagi umat akhir zaman. Fitnah dajjal di akhir zaman harus menjadi fokus penting bagi seluruh umat islam di dunia dalam meningkatkan kualitas keimanan kita guna dapat terhindar dari fitnah dajjal yang akan menjerumuskan Umat Islam dalam Neraka. Berkaitan dengan hal tersebut, Chanel Oase Dakwah berbagi sebuah tayangan menarik tentang kita seorang anak yang dicurigai sebagai dajjal yang menurut kisah tersebut, Rasulullah SAW pernah mencoba menguji sendiri tentang kebenaran itu yang berawal dari keanehan yang ada pada anak tersebut.

Bagaimana cerita selengkapnya? Mari kita simak tayangan video berikut yang diterjemahkan dalam bahasa indonesia. Menarik dan bermanfaat? Silahkan klik subscribe dan share kepada teman anda yang lain.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | #OaseDakwah | Akhir-akhir ini umat Islam dihadapkan dengan duka yang sangat dalam terhadap apa yang di alami saudara kita Muslim Rohingya. Pembantaian yang dialami oleh umat islam tersebut mengakibatkan ribuan bahkan lebih Muslim Rohingya yang melarikan diri dari tempat mereka tinggal demi menyelamatkan jiwa dan iman mereka. Dan Anehnya, terhadap Genocide tersebut, dunia seakan mengalihkan isu tersebut menjadi konflik kemanusian bukan konflik agama.

Bagaimanakah penjelasan lengkapnya? Mari kita simak penjelasan Ustadz Ismail Yusanto dalam wawancaranya yang memaparkan tentang mengapa Genosida Rohingya ditutup-tutupi sebagai isu agama.

Silahkan Klik Subscribe Chanel Oase Dakwah untuk menerima pemberitahuan seputar tayangan-tayangan video menarik lainnya
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | #DakwahAkhirZaman | Ada banyak hal yang belum kita pahami seputar masalah dan amalan dikeseharian kita. Karena itu, perlu kiranya kita menghadiri pengajian-pengajian rutin keislaman bersama guru-guru terbaik kita. Dalam hal ini, Dakwah Akhir Zaman menghadirkan tayangan video menarik seputar tanya jawab masalah keseharian bersama Ustadz Abdul Somad, Lc, MA dalam Kuliah Umum PAI di Politeknik Negeri Batam.

Selain itu, silahkan klik subscribe Chanel Dakwah Akhir Zaman berikut untuk mendapatkan banyak video ceramah-ceramah menarik lainnya yang mengupas tentang amalan keseharian kita dan kondisi kita yang di akhir zaman ini.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | #DakwahAkhirZaman | Kemerdekaan Indonesia yang ke 72 Tahun ini harusnya menjadi pembangkit semangat dalam perjuangan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari cengkraman penjajahan gaya baru dengan misi-misi terselubung.

Bagaimana penjelasan lebih lengkapnya tentang misi yang menjajah Indonesia? Mari kita simak ceramah singkat Ustadz Zulkifli M Ali, Lc, MA dalam chanel kita Dakwah Akhir Zaman.

Dapatkan tausiyah-tausiyah menarik lainnya seputar akhir zaman dan amalan-amalan lainnya dengan mengklik Subscribe dan share kepada teman - teman lain.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm


SamudraNews.com | Sungguh ilmu yang sangat bermanfaat. Sebelum kita tidak tahu bahwa berdoa ketika kita menuju ke rumah Allah, saat melakukan perjalanan karena Allah, seperti saat pergi ke majelis ta'lim, saat sedang menuju masjid, saat kita bepergian untuk menyampaikan dakwah islam merupakan doa yang cepat dikabulkan daripada saat berdiam.

Mari kita simak tausiyah lengkapnya yang disampaikan Ustadz Adi Hidayat, Lc tentang rahasia agar doa cepat dikabulkan.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm


SamudraNews.com | Dulu kata khilafah yang terdengar dari sebagian para pejuang islam tatkala mereka menyampaikan islam kepada masyarakat. Sekarang sungguh luar biasa, kata khilafah terus menjadi bagian dalam pembicaraan sebagian besar umat manusia khususnya umat Islam.


samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm


SamudraNews.com | Setelah sebelumnya kita menyajikan sebuah video menarik dari Ust Budi Anshari, kali ini Oase Dakwah kembali mengajak Anda semua terutama para orang tua untuk mengisi waktu santai dengan menyaksikan sebuah tayangan menarik bersama Ust Budi Anshari Lc dalam tema Tahapan Orang Tua dalam Mendidik Anak.

Bagi setiap orang tua tentu sangatlah perlu mengetahui bagaimana tahapan orang tua dalam mendidik anak sehingga setiap generasi masa depan kita menjadi penerus yang berbakti dan paham agama.

Jangan lupa untuk SUBSCRIBE | LIKE | COMMENT | SHARE kepada orang tua kita lainnya sebagi ilmu yang bermanfaat dan semoga menjadi jariah bagi siapa saja yang membagikannya.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm


SamudraNews.com | Berkenaan dengan waktu subuh, ada keutamaan yang disampaikan langsung dalam Al-Quran dan Hadits Rasulullah SAW. Dengan keutamaan tersebut, tentu terdapat faedah yang luar biasa yang terkandung di dalamnya.

Mari kita simak penjelasan dalam tausiyah singkat Ustadz Budi Anshari, Lc tentang Keutamaan Waktu Subuh yang direpost ulang oleh Chanel kita Oase Dakwah.

Tentu ini sebuah tanyang video yang sangat bermanfaat bagi kita semua, karena itu jangan lupa untuk SUBSCRIBE | LIKE | COMMENT | SHARE agar saudara-saudara kita yang lain juga dapat menyimak dan memahami seputar Keutamaan Waktu Subuh.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm


SamudraNews.com | Mari kita simak ceramah Ustadz Abdul Somad, Lc, MA tentang Pemuda Akhir Zaman dalam acara Tabligh Akbar "Pemuda Akhir Zaman" di Gedung Drs. Sutan Balia Universitas Riau.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudranews.com

SamudraNews.com | Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menolak keras rencana pembubaran yang dinyatakan oleh pemerintah melalui Menkopolhukam Wiranto Senin siang, 8 Mei 2017 kemarin. Menurut HTI langkah pembubaran tersebut sama sekali tidak memiliki dasar.
“Tidak memiliki dasar sama sekali, HTI adalah organisasi legal berbadan hukum perkumpulan (BHP). Sebagai organisasi legal, HTI mempunyai hak konstitusional untuk melakukan dakwah yang amat diperlukan untuk perbaikan bangsa dan negara ini,” ungkap Juru Bicara HTI, Ismail Yusanto dalam konferensi persnya di Kantor DPP Hizbut Tahrir Indonesia, Jakarta, (09/05) Selasa.
Ismail menilai hak konstitusional HTI untuk berdakwah semestinya dijaga oleh pemerintah, terutama selama ini HTI telah terbukti memberikan kebaikan kepada masyarakat di berbagai wilayah negeri ini.
“Maka, rencana pembubaran tersebut telah nyata akan menegasikan hak konstitusional tersebut, yang dijamin oleh peraturan perundangan yang ada, serta akan menghilangkan kebaikan yang sudah dihasilkan,” ungkapnya di hadapan para wartawan.
Secara Syar’i, Ismail mengingatkan rencana pembubaran oleh pemerintah merupakan bentuk penghambatan terhadap kegiatan dakwah yang konsekuensinya amat berat di hadapan Allah SWT di Akhirat kelak.
Ismail juga membantah tudingan bahwa HTI telah membuat resah masyarakat dan mengancam keutuhan NKRI. Menurutnya dari awal berdiri organisasi Islam ini terbukti melakukan dakwahnya dengan damai.
Secara faktual, HTI selama lebih dari 20 tahun telah terbukti mampu melaksanakan kegiatan dakwahnya secara tertib, santun, dan damai, serta diselenggarakan sesuai prosedur yang ada.
“Oleh karena itu tudingan bahwa kegiatan HTI telah menimbulkan benturan yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat, serta membahayakan keutuhan NKRI adalah tudingan mengada-ada,” kata Ismail.
Untuk itu HTI meminta kepada pemerintah menghentikan rencana tersebut. Bila diteruskan publik akan semakin mendapatkan bukti bahwa rezim yang tengah berkuasa saat ini adalah represif anti Islam.
“Buktinya, setelah sebelumnya melakukan kriminalisasi terhadap para ulama, bahkan diantaranya ada yang masih ditahan hingga sekarang, lalu melakukan pembubaran atau penghalangan terhadap kegiatan dakwah di sejumlah tempat, kini pemerintah melakukan langkah guna membubarkan ormas Islam,” jelas Ismail.
Sementara di saat yang sama, Ismail menilai rezim justru sekuat tenaga melindungi penista Al-Qur’an. [] HTIPress
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudranews.com

SamudraNews.com | Wakil Ketua DPR Fadli Dzon menyatakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) bukan hanya berperan positif tetapi bahkan telah berperan penting dalam menyelamatkan bangsa Indonesia. “HTI telah perperan penting, salah satunya punya konsen dalam merevisi UU Migas dan sejumlah UU liberal lainnya yang mengancam negara,” ungkapnya kepada wartawan usai pertemuan dengan delegasi HTI, Rabu (10/5/2017) di Gedung DPR, Jakarta.
Pernyataan Fadli tersebut membantah wartawan yang mengutip pernyataan Menkopolhukam Wiranto yang berencana membubarkan HTI dengan alasan “HTI tidak melaksanakan peran positif untuk mengambil bagian dalam proses pembangunan guna mencapai tujuan nasional.”
Fadli pun mengkritik pemerintah yang pada 8 Mei lalu mengumumkan pembubaran HTI melalui pidato Wiranto. “Menurut saya kebijakan pemerintah ini ngawur ya dalam membubarkan Ormas. Ini menuju otoritarianisme baru, ” katanya.
Menurutnya, tindakan pemerintah tersebut dapat menimbulkan kegaduhan baru. “Mengingat HTI sudah ada di banyak kota di Indonesia. Ini juga bisa berdampak pada ekonomi. Seharusnya pemerintah itu tidak menimbulkan kegaduhan-kegaduhan baru,” bebernya.
Fadli mengatakan pemerintah seharusnya melakukan upaya persuasi serta perbaikan ormas tersebut. Kemudian, pemerintah melayangkan surat peringatan pertama sampai ketiga. Bila tidak diindahkan juga, barulah dibawa ke pengadilan.
Jadi tuduhan Wiranto bahwa HTI bertentangan dengan Pancasila sehingga dibubarkan menurut Fadli cacat prosedur dan cacat substansi. “Pada ukuran yang mana ormas tersebut anti-Pancasila harus dibuktikan di pengadilan. Kami tidak melihat ini. Jadi cacat prosedur dan cacat substansi,” pungkas Fadli.[] HTIPress
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm


Dakwah Akhir Zaman | Sebagai umat diakhir zaman tentu banyak kita melihat fenomena-fenomena yang terjadi disepanjang waktu. Hal tersebut pun senada dengan tanda-tanda kiamat diakhir zaman. Karena itu, perlu bagi kita untuk memahami tanda-tanda kehancuran yang nanti dapat menjadi muhasabah bagi diri kita tentang sejauh mana persiapan yang telah kita lakukan dalam menjemput hari akhir. 

Mari kita simak penjelasan Ustadz Abdul Somad, Lc, MA tentang 3 Tanda Kehancuran secara jelas dan mudah kita pahami. Semoga bermanfaat, jangan lupa untuk SUBSCRIBE | LIKE | COMMENT | SHARE kepada teman-teman kita sebagi bentuk kontribusi kita dalam menyebar kebaikan.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com |  Wacana pembubaran jamaah dakwah Hizbut Tahrir Indonesia oleh pemerintah menuai protes dari banyak pihak. Pasalnya point-point yang menjadi sebab munculnya wacana tersebut dinilai sangat tidak mendasar.

Bermula sejak pemerintah melalui Menkopolhukam Wiranto pada 8 Mei 2017 kemarin menyatakan rencana pembubaran terhadap HTI, hastag KamiBersamaHTI pun menjadi viral disejumlah media sosial. Selain itu, berbagai komentar pun dilayangkan para netizen kepada pemerintah yang bersikap semena-mena terhadap pembubaran sebuah ormas tanpa melalui proses pengadilan.

Pada kesempatan tersebut, Hizbut Tahrir Indonesia juga menggelar konferensi pers menolak keras rencana pemerintah yang dinilai sama sekali tidak memiliki dasar.

Selain itu, konferensi pers tersebut juga dilakukan sebagai upaya melurus kepada publik bahwa hingga hari ini HTI belum dibubarkan dan aktivitas HTI masih berjalan sebagaimana biasanya.

Selanjutnya, HTI meminta kepada pemerintah menghentikan rencana tersebut. Bila diteruskan publik akan semakin mendapatkan bukti bahwa rezim yang tengah berkuasa saat ini adalah represif anti Islam.

Kabar Kota
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | Oase Dakwah | Siapakah orang yang menang? Apakah bentuk kemenangan itu? Hari ini kita telah diubah mainset kemenangan yang sebenarnya.

Sebagai muhasabah diri, mari kita simak khutbah Ustadz Abdul Somad, Lc, MA tentang siapakah sebenarnya yang menang?
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | Jangan Ada Dukun Diantara Kita | Ustadz Zulkifli M Ali Lc

Tidak sadar dalam keseharian kita terkadang ikut melibatkan dukun dalam menyelesaikan masalah kita. Adakalanya ketika kita kehilangan sesuatu, menginginkan sesuatu, atau lain sebagainya.

Nah, bagaimana hukumnya dalam islam ketika ada dukun diantara kita? mari kita simak penjelasan ustad Zulkifli M Ali
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

Kabar Kota | Sepenggal orasi yang mengangkat semangat persatuan dan kesatuan diteriakkan dalam aksi simpatik 505 oleh Panglima Besar Pembela Tanah Air PETA di depan kantor Mahkamah Agung RI Di jakarta.

Dalam orasinya, penglima PETA membakar semangat rakyat indonesia berserta sejumlah ormas yang ada untuk bersatu melawan upaya adu domba oleh pihak asing.

Mari Tegakkan keadilan, atau NKRI bubar.


samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

Kabar Kota | Subhanallah. Maha kuasa allah atas segala sesuatunya

Permirsa, hal yang tak biasa sering terjadi disekitar kita, salah satunya seperti yang tampak pada tayangan berdurasi pendek berikut ini.

Dalam video berikut terlihat seekor ayam yang dapat tertidur lelap dengan dibacakan beberapa ayat pendek oleh lelaki ini. Siapa sangka seekor ayam yang notabene sangat sulit untuk tidur, namun ditangan lelaki ini hanya dengan membacakan ayat alquran seekor ayam tersebut tertidur pulas dan harus dibangunkan kembali.

Bagaimanakah dengan hewan-hewan yang ada di daerah kita? Maha kuasa Allah atas segala sesuatunya.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

Oase DakwahTips dan cara agar sholat kita diterima Allah ini hanya sebagai panduan supaya kita mengerti arti dan makna sholat dan bagaimana caranya agar sholat kita setidaknya benar. Sebab, diterima tidaknya sholat kita hanya Allah yang tahu. 

Meskipun begitu, setidaknya kita berupaya agar sholat kita menjadi khusyu' dan diterima oleh Allah.

Mari Kita simak 3 prinsip agar shalat kita diterima Allah SWT bersama Ustadz Adi Hidayat
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

Kabar Kota | Suasana penuh harap dan do'a pasca shalat jumat di mesjid Istiqlal Jakarta pada Jumat 5 Mei 2017 hari ini, terus menjadi saksi bahwa umat islam tidak pernah lelah dalam menuntut keadilan di negeri ini.

Dalam sebuah tayangan video yang posting diakun facebook salah satu peserta Aksi, tampak Ketua GNPF MUI Ustadz Bachtiar Nasir sedang memimpin doa, memohon pertolongan kepada Allah atas segala ketidakadilan yang terjadi.


Usai mengikuti serangkaian kegiatan di Mesjid Istiqlal, masa aksi mulai keluar dan hendak menuju Gedung Mahkamah Agung. Namun, masa pun diimbau untuk tidak turun melakukan aksi jalan kaki menuju Mahkamah agung melainkan hanya dengan mengirimkan beberapa perwakilan,
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

samudraNews.com | Umat yang menantang Allah, Termasukkah Kita? Ada banyak aktivitas kita selama ini yang bertentangan dengan perintah Allah SWT. Sebagian dari kita langsung Taubat dan sebagiannya yang lain berkilah bahwa Allah SWT Maha Tahu bahwa semua ini dilakukan karena darurat.

Mungkin contoh lebih tepatnya adalah RIBA. Ya Riba, As Subkiy dan Ibnu Abi Bakr mengatakan bahwa Malik bin Anas mengatakan,
فَلَمْ أَرَ شَيْئًا أَشَرَّ مِنْ الرِّبَا ، لِأَنَّ اللَّهَ تَعَالَى أَذِنَ فِيهِ بِالْحَرْبِ
“Aku tidaklah memandang sesuatu yang lebih jelek dari riba karena Allah Ta’ala menyatakan akan memerangi orang yang tidak mau meninggalkan sisa riba yaitu pada firman-Nya,
فَأْذَنُوا بِحَرْبٍ مِنْ اللَّهِ وَرَسُولِهِ
Maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu (disebabkan tidak meninggalkan sisa riba).” (QS. Al Baqarah: 279)
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | LUAR BIASA, Panji Rasulullah Berkibar di Laut Wakatobi bersama para generasi pejuang yang selalu siap memperjuangkan panji pemersatu umat Islam.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | MENGAGUMKAN!! Ini Kisah Perang Badar Wajib untuk Disimak Kembali untuk mengembalikan girah kita yang mulai luntur ditelan zaman.

Jangan lupa untuk SUBSCRIBE | LIKE | SHARE | COMMENT
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm


#OaseDakwah | Angga Asnawi - Ada salah seorang sahabat menemui Rasulullah SAW seraya bertanya. “Ya Rasulullah : MAN AHABBUNNASI ILALLAH  -siapakah manusia yang dicintai oleh Allah SAW? Karena pasti kita ingin sekali menjadi manusia/hamba-hamba yang dicintai oleh allah swt.”

Lalu Rasulullah SAW menjawab “ AHABBUNNASI ILALLAH AMPAUHUM LINNAS - Manusi yang paling dicintai oleh allah swt adalah manusia yang bermanfaat terhap manusi yang lain.”

Bermanafaat apa saja? Bermanfaat kepada teman, bermanfaat kepada tetangga, bermanfaat kepada bawahan, dan lain sebagainya.

Namun sayang sekali ketika kita berbicara tentang memberikan manfaat maka mainset yang ada dalam pikiran kita adalah merberikan manfaat berupa materi/kesnangan-kesenangan dunia. Tapi tau kah kita bahwa manfaat yang terbesar dimana tidak ada manfaat yang lebih baik dari ini, yaitu ketika kita bisa menggagalkan orang lain untuk masuk api neraka.

Jika berbicara tentang Fiqh Prioritas maka inilah manfaat yang paling utama yang harus kita lakukan untuk menyelamatkan diri kita dan orang lain dari pedihnya api neraka termasuk kepada keluarga kita. Jika kita sebagai orang tua maka manfaat yang utama kita berikan kepada anak bukanlah mempasilitasi segala keinginannya tapi bagaimana kita bisa mendidik dan membimbing anak agar menjadi anak yang shaleh/ah begitu juga sebaliknya, jika kita seorang anak maka manfaat yang paling utama yang harus kita berikan kepada orang tua bukanlah rumah yang mewah/gaji yang besar tapi manfaat yang paling utama adalah mebuat orang tua kita tidak merasakan pedihnya api neraka
Fiman Allah SWT yang artinya “Hai orang-orang beriman jagalah dirimu dan keluarga mu dari api neraka”

Teman-teman sahabat Oase yang dirahmati oleh Allah SWT mari kita kita mengupayakan semaksimal mungkin untuk bisa bermanfaat kepada keluarga dan orang lain. Agar kita menjadi manusia-manusia yang dicintai oleh Allah SWT dengan selalu memberikan maanfaat dengan menabur kebaikan kepada semua orang. wallahua’lam bishawab
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news

SamudraNews.com | Hari ini Ahad, 30 April 2017, telah terjadi tindak represif oleh sejumlah pihak kepada Ustaz Felix Siauw yang menggelar kajian tentang remaja. Ya. Kajian oleh Ustaz Felix Siauw dibubarkan paksa oleh aparat yang mendapat tekanan dari ormas tertentu.

Pengajian dengan tema remaja dan membahas seputar zina serta pergaulan bebas di kalangan remaja dibubarkan oleh sejumlah aparat yang dipimpin Kasat Intel Polres Malang.

Begitu represifnya, pihak aparat bahkan tidak mengizinkan acara ditutup dengan doa. Semua peserta diusir keluar ruangan.

Diketahui, acara kajian ini sedianya digelar di Universitas Brawijaya Malang. Namun, pihak rektorat secara sepihak dan tanpa keterangan melarangan kajian ini dilakukan di lingkungan kampus Universitas Brawijaya.

Dalam kondisi darurat dan mendadak, acara ini terpaksa digelar di tempat lain.

Seorang warga net membeberkan kejadian tersebut melalui akun facebooknya.

indonesia bertauhid.

Innalillahi wa innaa ilaihi rooji'un, Polisi membubarkan acara Ustadz @felixsiauw di Malang.

Sejumlah oknum sekuler radikal tidak terima  Ustadz Felix Siauw mengisi acara yg sedianya dilaksanakan pagi tadi, Ahad, 30 April 2017.

Padahal tema yang dibawakan ustadz keturunan Tiongkok ini terkait dengan pergaulan remaja, yang hari ini semakin rusak dengan zina dan pergaulan bebas. Tetapi sejumlah oknum tetap membubarkan paksa, dan aparat malah terlihat mendukung upaya pembubaran kegiatan tersebut. Bahkan MC sekalipun tidak diberi waktu untuk menutup acara dengan doa. Semua peserta diusir keluar ruangan.

Sampai saat ini belum jelas keterangan kenapa acara itu mesti dibubarkan. Apakah karena acara dakwah ini tidak mengundang DJ dan penyanyi kpop ibukota?

#Note: Semakin jelas permusuhan orang-orang kafir dan kaum munafik terhadap dakwah Islam yang lurus.

Pembatalan sepihak secara represif ini pun mendapat tanggapan luas dari netizen.

Kawan2 polisi @DivHumasPolri sejak kpn ada aturan baru, pengajian perlu izin?
Aksi unjuk rasa saja sekarang tdk perlu izin. Coba jelaskan https://twitter.com/HukumDan/status/858645847289995264 
Dilihat dari Videonya.. Saya sangat kecewa dengan adanya Aparat kepolisian ikut serta membubarkan. Tanya serius Kapolri Tito Karnavian https://twitter.com/ferrykoto/status/858651663434829824 

Ironi di negeri Muslim. Pengajian dibubarin. Maksiat dibiarin. Bagian dari ujian kesabaran para ustadz, ulama.

sumber : portal-islam.id