September 2017
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
SamudraNews.com | Hari-hari ini, ratusan ribu (atau bahkan jutaan) anak-anak muda ikut "berjuang" dalam seleksi memperebutkan formasi PNS/ASN yang lagi digelar serentak di berbagai instansi.

Hari-hari ini, ratusan PNS yang cukup senior juga ikut "berjuang" dalam seleksi memperebutkan formasi Jabatan Pimpinan Tinggi (Eselon 1 atau Eselon 2) di berbagai Kementerian/Lembaga.

Banyak di antara mereka menambah ikhtiar itu dengan puasa, sholat malam, sholat hajat dan berdoa.

Bahkan ada yang membantu peruntungannya dengan banyak bersedekah, bersilaturahmi, karena meyakini sedekah dan silaturahmi itu menambah umur dan memperluas rizki.
Dari pengalaman saya belasan kali menjadi penguji dalam seleksi CPNS, motivasi merekapun beraneka. Ada yang terus terang, ingin bekerja di tempat yang lebih mapan, dibandingkan dengan swasta yang "terlalu dinamis". Ada juga yang karena merasa jadi PNS dapat kesempatan lebih besar untuk sekolah lagi (S2, S3). Ada yang tampak lebih idealis: ingin berkontribusi lebih besar bagi bangsa dan negara. Namun ada juga yang karena alasan pragmatis: ingin bekerja yang lebih dekat dengan rumah, karena sebelumnya tempat kerjanya (swasta) cukup jauh, atau bahkan sebelumnya jadi buruh TKI di LN.
Hanya sayang, banyak yang menyangka, bahwa sukses tidaknya mereka diukur dalam satu parameter: lulus ujian seleksi, atau terpilih sebagai pejabat.
Itu karena sesungguhnya mereka menyukai hal itu dari sudut duniawi. Padahal apa yang mereka sukai itu belum tentu baik bagi mereka:
" ... Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS. 2:216)
Mungkin memang tidak lolosnya mereka pada seleksi itu karena faktor X. Mungkin memang ada orang-orang curang yang menggeser posisi kandidat yang jujur dan berbakat. Bahkan mungkin ada tekanan dari kekuasaan gelap yang ingin mencegah calon-calon yang disinyalir dekat dengan organisasi yang suka kritis pada kekuasaan.
Namun apapun yang terjadi, skenario Allah jelas skenario yang terbaik. Skenario Allah jelas yang terbaik dari segala dimensi, bukan hanya dimensi duniawi, apalagi hanya dimensi materi.
Karena itu, kalau mau berdoa, maka berdoalah agar apapun yang terjadi itu menyelamatkan agama kita, menyehatkan jasmani dan ruhani kita, meningkatkan ilmu kita, menambah keberkahan rizki kita, dan memberi kesempatan kita bertaubat sebelum maut menjemput kita.
Dan apabila nanti kita bukan termasuk yang mendapat "kabar gembira", tetaplah optimis, bahwa Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik dari yang kita impikan semula.
| Posting Fahmi Amhar di Akun facebook miliknya
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | #OaseDakwah - Pernahkah kita bermuhasabah diri, membuka kembali catatan diri tentang bagaimana amal ibadah kita selama ini? Sering kita lalai dan bermalas-malasan dalam beribadah. Banyak dalih kita munculkan dalam diri kita untuk tidak mengerjakan amal ibadah yang sebenarnya itu adalah tujuan hidup kita di dunia ini.

Dalam hal ini Oase Dakwah sejenak menyajikan tausiyah guru kita Ustadz Adi Hidayat, Lc, MA yang menjelaskan tentang penyebab kita malas beribadah. Mari kita simak tausiyah lengkapnya. Silahkan Like, Share dan Subscribe chanel dan videonya untuk dapatkan banyak tausiyah ilmu menarik lainnya bersama ustadz-ustadz terbaik kita.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | #OaseDakwah - Ihsan merupakan Puncak kebaikan. Perbuatan yang tanpa pamrih dari makhluk atau bahkan hanya sekedar ucapan terima kasih. Hal ini merupakan sifat para nabi dan rasul yang selain itu juga akan kita dapatkan dari sosok orang tua kita yang mengurus kita dengan tanpa terkecuali.

Mari kita simak tausiyah Ustadz Zulkifli M Ali yang memberikan pencerahan bagi kita tentang usaha-usaha orang tua kita yang ikhlas. Kemurnian niatnya semata-mata karena Allah.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | #DakwahAkhirZaman - Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW bahwa akan suatu masa dimana Islam yang dulu hadir dalam keadaan terasing dan akan kembali menjadi terasing. Akan tetapi yang harus kita pahami adalah asing bukan berarti aneh atau sesuatu yang tidak berasal dari dunia ini, melainkan orang islam dimasa itu seakan tidak berislam atau tidak memahi islam. Manusia saat itu seakan kehilangan fokus keislamannya. Mereka lalai. Itulah umat akhir zaman dimana kita hidup sekarang.

Dalam video singkat ini, Ustadz Sheikh Bilal Assad menjelaskan bagaimana cara kita menyelamatkan diri di akhir zaman yang penuh dengan cobaan dan fitnah. Semua seakan berbalik 180 derajat antara haq dan bathil. Mari kita simak lengkapnya penjelasan Sheikh Bilal Assad yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia di Chanel kita Dakwah Akhir Zaman. Silahkan Like, Share dan Subscribe video dan chanelnya untuk mensupport dan berbagi kepada teman-teman yang lain yang insya Allah akan menjadi amal jariyah bagi kita. Amin.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | #DakwahAkhirZaman - Jalan Hijrah di Akhir Zaman, dimana kita berpindah dari satu tempat ketempat yang lain atau berpindah dari suatu keadaan ke keadaan yang lain yang tentunya untuk lebih baik terkhusus di akhir zaman ini. Akan tetapi sebenar-benarnya hijrah adalah fii sabilillah. Hijrah semata-mata karena Allah.

Selain itu, telah sering kita mendengar orang ingin hijrah atau sudah berhijrah, namun hijrahnya karena makhluk dan atau karena tempat. Untuk itu, mari kita simak penjelasan ustadz zulkifli Muhammad Ali, Lc, MA dalam tausiyahnya mengupas tentang jalan hijrah di akhir zaman dalam chanel Dakwah Akhir Zaman. Silahkan Like, Share dan Subscribe untuk banyak video tausiyah lainnya.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

#EndRohingyaCrisis

Samudranews.com | Diperkirakan 1.100 anak-anak Rohingya yang tiba di pengungsian di Bangladesh, tanpa memiliki orang tua atau anggota keluarga.

Mereka yang kehilangan keluarga mereka di Rakhine, Myanmar, dan tidak tahu arah perjalanan mereka ke Bangladesh.

Banyak diantara mereka bergerak bersama berkelompok, beberapa lain berjalan sendiri. Mereka yang beruntung bisa bertemu dengan pengungsi dan bersama-sama saat dalam perjalanan mereka.

Seorang anak, Abdul Aziz (10), (bukan nama sebenarnya), “Wanita dalam kelompok pelarian dewasa bertanya di mana orang tua saya. Saya katakana, tidak tahu di mana mereka.”

“Seorang wanita berkata, ‘Kami akan menjagamu seperti anak kami sendiri, ikutlah’. Setelah itu aku pergi bersama mereka,” ujarnya dikutip AFP.

Banyak diantara mereka menyaksikan sendiri anggota keluarga mereka tewas dibunuh secara kejam di negeri Rakhine oleh tentara Myanmar dan warga Buddha yang diseuh PBB ‘operasi membersihkan etnis’ yang terstruktur.

Ada anak-anak yang sampai ke pengungsian di Bangladesh dengan luka akibat serpihan bom atau peluru.

Jumlah anak anak yang masuk bangladesh sendiri , apakah berpisah dari keluarga di sepanjang jalan diperkirakan akan meningkat saat lebih banyak kasus ditemukan.

Mohammad Ramiz (12), hidup di kamp pengungsi sementara di Ukhiya, Cox’s Bazar, Bangladesh, mengatakan, telah kehilangan keluarga dan keadaan semakin terancam setelah melarikan diri dari desanya bersama kelompok orang-orang dewasa.

“Ada banyak kekerasan terjadi, jadi saya menyeberangi sungai dengan orang lain.”
“Saya makan daun dan air sungai untuk bertahan,” katanya.

| hidayatullah.com


samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | #DakwahAkhirZaman | Demi masa, sungguh akhir zaman itu semakin dekat. Hal ini menunjukkan kepada kita lewat tanda-tanda yang semakin nyata satu demi satu. Sebagai umat akhir zaman, tentu wajib bagi kita untuk memahami semua tanda-tanda tersebut seraya kita terus meningkatkan amal ibadah kita.

Tanpa terkecuali tentang kabar munculnya Imam Mahda di akhir zaman yang akan melawan kekezaman dajjal yang akan muncul di akhir zaman ini. Berikut juga tentang pasukannya Imam Mahdi yang akan kita simak langsung penjelasan Ustadz Zulkifli M Ali, Lc, MA melalui Chanel Dakwah Akhir Zaman.

Silahkah Klik Like | Share dan Subscribe chanel tersebut untuk selalu dapat menerima ceramah-ceramah ilmu menarik lainnya.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | Kabar Kota | Menunjukkan kepedulian atas pembantaian muslim rohingya oleh pemerintah myanmar, Aliansi Masyarakat Peduli Rohingya (AMPERA) Kota Langsa pada Minggu 10 september 2017, mengelar aksi damai dengan mendesak pemerintah Indonesia mengirimkan tentara ke Myanmar menyelamatkan muslim rohingya.

Aksi tersebut diawali dengan melakukan longmarch dari mesjid raya darul falah langsa menuju Lapangan merdeka kota langsa. Selain memekikkan takbir disepanjang jalan Teuku Umar, peserta aksi juga meminta untuk mengusir Duta Besar Myanmar dari Indonesia dan memutuskan hubungan bilaterar dengan Myanmar.


samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm
samudra news - Kota langsa

SamudraNews.com | Kota Langsa - Kepadulian Umat Islam terhadap pembantaian muslim Rohingya di Myanmar terus mendapat respon Umat Islam Dunia tanpa terkecuali Kota Langsa. Aliansi Masyarakat Peduli Muslim Rohingya (AMPERA) Kota Langsa menggelar aksi peduli Rohingya di Lapangan Merdeka kota Langsa, Minggu, 10 September 2017.

Dalam aksi tersebut, AMPERA mengutuk aksi pembantaian Muslim Rohinya oleh Pemerintah Myanmar serta mendesak pemerintah untuk mengusir Duta Besar Myanmar di Indonesia, juga merekomendasikan pencabutan Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi yang merupakan penjahat kemanusiaan.

Selanjutnya Koordinator AMPERA Robi Prastio dalam petisinya juga mendesak Organisasi Konferensi Islam (OKI) untuk membantu Muslim Rohingya dari genosida.

Aksi yang terdiri dari 9 aliansi masyarakat dan mahasiswa tersebut meliputi serangkaian kegiatan yang diawali dengan longmarc dari titik kumpul Masjid Raya Darul Falah Langsa menuju Tribun Lapangan Merdeka Langsa. Dilanjutkan dengan Shalat ashar Berjamaah, Dzikir, Doa bersama dan Orasi politik.

| Red
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | #OaseDakwah | Kemunculan Dajjal merupakan ujian berat bagi umat akhir zaman. Fitnah dajjal di akhir zaman harus menjadi fokus penting bagi seluruh umat islam di dunia dalam meningkatkan kualitas keimanan kita guna dapat terhindar dari fitnah dajjal yang akan menjerumuskan Umat Islam dalam Neraka. Berkaitan dengan hal tersebut, Chanel Oase Dakwah berbagi sebuah tayangan menarik tentang kita seorang anak yang dicurigai sebagai dajjal yang menurut kisah tersebut, Rasulullah SAW pernah mencoba menguji sendiri tentang kebenaran itu yang berawal dari keanehan yang ada pada anak tersebut.

Bagaimana cerita selengkapnya? Mari kita simak tayangan video berikut yang diterjemahkan dalam bahasa indonesia. Menarik dan bermanfaat? Silahkan klik subscribe dan share kepada teman anda yang lain.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | #OaseDakwah | Akhir-akhir ini umat Islam dihadapkan dengan duka yang sangat dalam terhadap apa yang di alami saudara kita Muslim Rohingya. Pembantaian yang dialami oleh umat islam tersebut mengakibatkan ribuan bahkan lebih Muslim Rohingya yang melarikan diri dari tempat mereka tinggal demi menyelamatkan jiwa dan iman mereka. Dan Anehnya, terhadap Genocide tersebut, dunia seakan mengalihkan isu tersebut menjadi konflik kemanusian bukan konflik agama.

Bagaimanakah penjelasan lengkapnya? Mari kita simak penjelasan Ustadz Ismail Yusanto dalam wawancaranya yang memaparkan tentang mengapa Genosida Rohingya ditutup-tutupi sebagai isu agama.

Silahkan Klik Subscribe Chanel Oase Dakwah untuk menerima pemberitahuan seputar tayangan-tayangan video menarik lainnya
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | #DakwahAkhirZaman | Ada banyak hal yang belum kita pahami seputar masalah dan amalan dikeseharian kita. Karena itu, perlu kiranya kita menghadiri pengajian-pengajian rutin keislaman bersama guru-guru terbaik kita. Dalam hal ini, Dakwah Akhir Zaman menghadirkan tayangan video menarik seputar tanya jawab masalah keseharian bersama Ustadz Abdul Somad, Lc, MA dalam Kuliah Umum PAI di Politeknik Negeri Batam.

Selain itu, silahkan klik subscribe Chanel Dakwah Akhir Zaman berikut untuk mendapatkan banyak video ceramah-ceramah menarik lainnya yang mengupas tentang amalan keseharian kita dan kondisi kita yang di akhir zaman ini.
samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm

SamudraNews.com | #DakwahAkhirZaman | Kemerdekaan Indonesia yang ke 72 Tahun ini harusnya menjadi pembangkit semangat dalam perjuangan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari cengkraman penjajahan gaya baru dengan misi-misi terselubung.

Bagaimana penjelasan lebih lengkapnya tentang misi yang menjajah Indonesia? Mari kita simak ceramah singkat Ustadz Zulkifli M Ali, Lc, MA dalam chanel kita Dakwah Akhir Zaman.

Dapatkan tausiyah-tausiyah menarik lainnya seputar akhir zaman dan amalan-amalan lainnya dengan mengklik Subscribe dan share kepada teman - teman lain.