SamudraNews.com-Langsa, Warga desa Paya Bujok Bramo Kecamatan Langsa barat merasa kecewa dengan pihak PUPR Kota Langsa Bidang Cita Karya yang mengerjakan penimbunan jalan.Pasalnya parit di kiri kanan jalan roboh akibat pekerjaan penimbunan jalan tersebut namun hingga kini  tidak di perbaiki.
Walhasil air tidak bisa mengalir lagi karena sudah tertutup dengan bangunan yang roboh di tambah material penimbunan menutupi parit tersebut,Jumat (21/6).

"Dinas PUPR Kota Langsa sudah benar melakukan penimbunan jalan, tetapi tidak harus merusak bangunan yang sudah ada",katanya.

Parit tersebut belum lama di bangun mengguna kan Dana  Desa, namun pihak PUPR Langsa dan rekanan sepertinya tidak mau rugi, walaupun kerusakan parit beton yang di maksut di sebabkan karena mobil dam yang melakukan penimbunan jalan tersebut.

Sementara itu Dinas PUPR Langsa yang di konfirmasi media ini Kabid Cipta Karya Syamsul lewat whatsapp pada tanggal 17  Juni  2019 sangat irit membalas," Maaf belum bisa kasi komentar ,saya tanyak dulu sama  PPTK nya", tulisnya singkat

Namun sudah 4 hari berlalu Kabid Cita Karya tidak ada memberi komentarnya terkait roboh nya parit akibat penimbunan jalan tersebut.

Di ketahui Penimbuna Lorong Geuchik Hanafiah Dusun Peutua Rahim Gampong Paya Bujok Beuramo di kerjakan oleh 
Cv.Didarrdzi Jaya Bahari, Tanggal kontrak 26 april 2019
Dengan Nilai kontrak 199.625.000 dan di awasi oleh PPTK yang menyandang gelar Sarjana Ekonomi.

Ini juga menjadi tanda tanya di kalangan masyarakat,bagai mana bisa tamatan Sarjana Ekonomi di angkat menjadi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) apakah di lingkungan PUPR Langsa tidak ada lagi PNS yang menyandang gelar Sarjana Tehnik (ST).

| Roby Sinaga


Post A Comment: