POLITIK | PEMERINTAHAN

samudra langsa, Kota Langsa, mahasiswa, unsam, Aceh Timur, aceh Tamiang, intelektual, aktivis, kampus, UNSAM langsa, pers kampus, kuliah, Ukm


SamudraNews.com | Aceh Timur-Dalam rangka mendukung Program Pemerintah tentang Swasembada Pangan Nasional yakni budidaya tanaman baik di lahan darat maupun di lahan sawah sering kali tumbuh tanaman liar yang dapat menyebabkan persaingan, baik persaingan dalam mendapatkan nutrisi maupun persaingan dalam mendapatkan sinar matahari.

Oleh karena itu bersama dengan Kelompok Tani Ingin Jaya, Babinsa Ramil 11/Birem Bayeun Serda Ria Setiawan bantu membersihkan gulma/matun padi di lahan sawah Bpk. Jamhur warga Desa Merbo Dua, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Jum'at (14-12-2018).

Kepada Tim Media Center Kodim 0104/Atim Danramil 11/Brb Kapten Inf Noverlan melalui Babinsanya menjelaskan bahwa gulma padi merupakan semua jenis tumbuhan liar yang tumbuh di sekitar tanaman padi yang keberadaannya tidak diinginkan, karena dapat mengganggu pertumbuhan tanaman padi dan dapat menyebabkan penurunan hasil panen, "ungkapnya. 

Gulma/rumput dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan tanaman padi serta dapat menyebabkan penurunan hasil panen. Kompetisi antara gulma dan padi dalam mendapatkan nutrisi yang terjadi dari awal masa tanam, masa pertumbuhan hingga masa pematangan bulir padi sangat besar sekali pengaruhnya terhadap penurunan hasil dan kualitas gabah.

Tidak hanya itu, gulma juga dapat mempengaruhi peningkatan jumlah populasi hama dan penyakit. Gulma yang dibiarkan tumbuh di sekitar padi dapat menjadikan tanaman inang (tanaman yang menjadi tempat hidup dan berkembangnya tumbuhan atau hewan lain sebagai parasit yang bersifat merugikan) bagi hama dan penyakit tanaman padi.

Oleh sebab itu, gulma/rumput merupakan permasalahan yang harus segera dikendalikan agar kerugian petani bisa dihindari, "tegasnya. 

Untuk menghindari kerugian hasil panen gabah gulma sangat perlu dikendalikan secara tepat dan benar. Berbagai cara dilakukan untuk mengendalikan gulma pada lahan sawah antara lain dengan penyiangan manual menggunakan tangan, menggunakan alat penyiang gulma (osrok) dan menggunakan herbisida.

Penyiangan gulma dengan tangan dimaksudkan agar tidak merusak tanaman padi yang ada disekitar, "pungkasnya. 

Serda Ria Setiawan dengan lihai membantu petani menyiangi gulma. Niatnya sangat tulus untuk membantu petani di daerah binaannya. Semuanya dilakukan dengan ikhlas. Upaya pendampingan ini akan terus dilakukannya dengan terjun langsung ke lapangan.

Semoga dengan pendampingan Babinsa tanaman padi petani tumbuh dengan subur serta hasil panen nantinya dapat memuaskan.

| Kusdiyono