Lhokseumawe - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) masa Tanggap Darurat Bencana berupa rehabilitasi infrastruktur dasar di wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Kegiatan ini berlokasi di Desa (Gampong) Gle Dagang dan Gampong Teungoh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, yang merupakan dua desa dengan dampak kerusakan yang sangat parah akibat bencana tersebut.
Program ini difokuskan pada pemulihan fasilitas dasar masyarakat, khususnya penyediaan sarana sanitasi dan air bersih. Adapun infrastruktur yang dibangun meliputi fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK), tempat cuci, serta sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Pembangunan fasilitas dasar melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan serta mendukung pemulihan aktivitas masyarakat pascabencana.
Kegiatan pengabdian ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Pelaksanaan program merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi vokasi dalam mendukung penanganan bencana dan pemulihan kehidupan masyarakat melalui penerapan keilmuan dan teknologi tepat guna.
Ketua tim pelaksana, Amir Fauzi, S.T., M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat.
“Ketersediaan sarana sanitasi dan air bersih merupakan kebutuhan mendesak pascabencana. Melalui program ini, kami berharap dapat membantu masyarakat bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara sehat dan layak,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat, sehingga fasilitas yang dibangun sesuai dengan kebutuhan warga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ini.
Dengan terlaksananya Program Pengabdian kepada Masyarakat ditengah Tanggap Darurat Bencana ini, Politeknik Negeri Lhokseumawe menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengajaran dan penelitian, tetapi juga aktif berkontribusi dalam membantu masyarakat, khususnya pada situasi darurat dan pascabencana.



