Hewan Ternak Di Singkil Mengganggu Keindahan Kota


SamudraNews.com | Singkil-Masih banyaknya hewan ternak berupa sapi, kerbau yang berkeliaran di jalan raya di Singkil, membuat sejumlah warga Singkil, Pulo Sarok, Kabupaten Aceh Singkil merasa prihatin. Pasalnya, keberadaan hewan ternak yang berkeliaran tersebut dianggap dapat membahayakan keselamatan pengemudi serta mengganggu keindahan kota Singkil.Sayangnya, walaupun kondisi tersebut sangat menggaggu, tetapi upaya antisipasi dari pemerintah setempat, dinilai jauh ibarat “panggang dengan api, Kamis (22-11-2018).

“Kami sudah lama aspirasikan ini, tapi berkeliarannya sapi ini, hingga sekarang masih merajalela dimana-mana bahkan di halaman pekarangan rumah juga berkeliaran hewan ternak,” pungkas Yuyun warga Pulo Sarok pada samuderanews.com Senin, Dia menjelaskan, banyak tanaman masyarakat ludes dimangsa hewan berkaki empat ini. Tak cuma itu, kotoran sapi  merebak dimana-mana di wilayah jalanan ibukota. Bahkan hewan tersebut berkeliaran dimalam hari dan sangat rawan dapat menimbulkan kecelakaan bagi pengendara. Sambung Yuyun

Padahal Qanun (Perda) Nomor 13 tahun 2013 sudah diterbitkan mengenai hewan ternak. Bahwasanya hewan ternak dilarang berekeliaran di jalan raya, tapi masih saja sejumlah masyarakat yang mempunyai hewan ternak tak menghiraukannya. Artinya jangan membiarkan hewan berkeliaran di ibukota hingga  meresahkan masyarakat tidak dindahkan warga.

Masyarakat Singkil meminta agar pemerintah lekas merealisasikan perda yang menyarankan bagi peternak untuk mengandangkan hewan ternaknya. Selain itu pemerintah mesti menertibkan atau memberi hukuman bagi peternak yang melanggar. Pemerintah harus konsen terkait ini, utamanya instansi sebagai penegak perda. Tujuannya, agar persoalan sapi ini tidak meresahkan warga ibukota.

| Rahmat