SamudraNews.com-Aceh Timur– Istri para nelayan memohon agar Bupati Aceh Timur dapat memulangkan suami-suami mereka yang kini ditahan di Myanmar. Apalagi selama dalam penahanan hampir sebulan itu belum pernah tersambung untuk berkomunikasi melalui telepon.

Yanti, salah satu istri nelayan yang ditangkap di Myanmar ketika mengadu ke Bipati Aceh Timur di Kantor Setdakab Aceh Timur di Idi, meminta Kepala Daerah (KDh) setempat untuk memulangkan suaminya ke Aceh Timur. "Kami khawatir dengan keselamatan suami kami di Myanmar, jadi kami minta bupati untuk memulangkan suami kami ke Idi," kata Yanti, istri dari Jamaluddin asal Idi Rayeuk dihadapan bupati.

Yanti ketika mengadu ke Bupati Aceh Timur ikut didampingi anak yang masih usia setahun. Begitu juga dengan Jamaliah, istri dari nahkoda KM Bintang Jasa II, juga meminta Bupati Aceh Timur untuk memfasilitasi dirinya bercicara dengan suaminya yang dikabarkan ditangkap dan ditahan di Myanmar.

Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM.Thaib atau Rocky, dalam dihadapan sejumlah istri para nelayan yang ditangkap keamanan laut di Myanmar mengatakan, dalam memulangkan belasan nelayan Aceh pihaknya akan berusaha semakmsimal mungkin, termasuk membangun komunikasi dengan pihak Kedubes Myanmar di Jakarta.

"Tapi perlu diketahui bahwa para nelayan yang ditangkap di Myanmar, termasuk nahkoda kapal hingga saat ini masih dalam keadaan sehat, bahkan staf khusus dari Kedubes RI di Yangon, sudah menjumpai mereka di Kawtaung," ujar Bupati Rocky.

Bupati Aceh Timur itu mengaku akan segera menyalurkan bantuan dana terhadap keluarga nelayan tersebut, namun diharap pihak kecamatan mempercepat usulan dengan melengkapi administrasi. "Sabar, kami akan berusaha dan kita do'akan semoga cepat kembali, amin," tandas Bupati Rocky.

| Muslyadi



Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.

Kirim Komentar Anda: