SamudraNews.com | Aceh Timur-Perilaku hidup sehat harus
dimulai dari hal-hal yang kecil dan lingkungan rumah tangga. Salah satunya
kebiasaan masyarakat yang kurang baik adalah membuang hajat di aliran sungai.
Kebiasaan BAB disungai khususnya dipedesaan masih ada sebagian masyarakat
melakukannya. Hal ini disebabkan karena banyak factor salah satunya adalah
factor ekonomi dan kebiasaan yang telah dilakukan sejak dulu kala serta masalah
pengetahuan akan kesehatan masih kurang.
Untuk membantu mengatasi hal tersebut
kodim 0104/Aceh Timur melaksanakan program jambanisasi. Program tersebut
disebar ke tiap-tiap koramil jajaran Kodim 0104/Atim. Seperti yang dilaksanakan
oleh Babinsa Koramil 03/Rantau Selamat yakni Sertu Ruswandi dan Serda Sugeng yang
tampak sedang mengerjakan bantuan jamban yang bertempat di Dusun Pendidikan,
Desa Bayeun, Kecamatan Rantau Selamat, Kabupaten Aceh Timur, Jum’at
(10-05-2019).
Danramil 03/Rts Kapten Inf Sukamto
kepada Tim Media Center menyampaikan bahwa membuang hajat di sungai untuk saat
ini sudah tidak jamannya lagi. Disamping dilihat tidak baik, buang hajat
disungai berdampak penyakit yang paling sering terjadi akibat buang air besar
sembarangan ke sungai adalah Escherichia coli. Itu merupakan penyakit yang
membuat orang terkena diare. Setelah itu bisa menjadi dehidrasi, lalu karena
kondisi tubuh turun maka masuklah penyakit-penyakit lain, “jelasnya.
Program jambanisasi merupakan wujud
kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dahulu TNI dibantu rakyat dalam menghalau
penjajah, sekarang saat sudah merdeka TNI membantu kesulitan rakyat. Segala
permasalahan rakyat TNI dengan senang hati akan membantu semaksimal mungkin demi
kesejahteraan bersama.
Seperti yang dilaksanakan Sertu
Ruswandi dan Serda Sugeng ini, meskipun ia berpuasa, tetap tak meluluhkan
semangatnya untuk mengejar target program jambanisasi untuk mendukung warganya
untuk hidup sehat, “pungkasnya.

