Penolakan Wacana Pembangunan Bendungan Raksasa Untuk Pembangkit Listrik Terus Bergulir


SamudraNews.com- Subulussalam, Tanggapan penolakan terhadap rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga air di aliran sungai Lae Souraya oleh konsorsium perusahaan PT Adien-Hyundai, Kota Subulussalam terus bergulir, kali ini penolakan datang dari lembaga penggiat lingkungan Kota Subulussalam, Komunitas Pemuda Pecinta Alam, Komppas Subulussalam.

Ketua Komppas, Amri Purnama mengatakan, mereka menolak keras karena bendungan raksasa untuk pembangkit listrik ini direncanakan dibangun di wilayah hutan lindung dan areal Kawasan Ekosistem Leuser, "kami sepakat untuk menolak rencana ini, karena sebenarnya ini tanggung jawab semua pihak untuk menolaknya", kata Amri.

Tanggapan serupa juga diucapkan pembina Komppas, Roni Rahendra, menurutnya tidak ada alasan apapun yang bisa membenarkan rencana pembangunan ini, karena berpotensi mengganggu dan merusak lingkungan hidup,.

"kami berharap pihak KSDAE dan Kementerian Lingkungan Hidup tidak mengubah zonasi untuk memuluskan rencana konyol ini, tolong kita semua pikirkan masa depan anak cucu kita, dengan listrik yang ada saat ini saja kita sudah bisa hidup layak, tapi dengan alam yang rusak kita semua akan tamat", tegas Roni.

Roni bahkan menyebut pihaknya siap menjadi yang di depan untuk menolak bila memang rencana ini nanti di realisasikan, "Kami tolak keras, kami menilai ini berpotensi merusak ekosistem, jadi apapun alasannya kami tetap akan bilang tidak untuk rencana ini", Pungkas Roni.

| Red