SamudraNews com-Aceh Singkil, Sejumlah kelompok pemuda Aceh Singkil menggelar "Fun Camp" atau berkemah malam sebelum melakukan aktivitas pengutipan sampah plastik dipinggir pantai Pulo Sarok, Aceh Singkil, Provinsi Aceh ,Minggu (4/8/2019)
Komunitas pemuda yang tergabung dalam kegiatan sosial itu, yakni Komunitas Youtuber, Pramuka, PokDarwis, Komunitas Skuter, Pakwo fams, Komunitas pecinta alam, Vicbas, Komunitas Pecinta Alam Singkil(Kopas), Stip Yashafa, Scoopi Aceh Singkil, Komunitas Beat Strip, Paguyuban motor Aceh Singkil dan Honda Yamaha Sada Kata(Hoyama) Subulussalam.
Dio Fahmizan, kepada wartawan samudranews. Minggu(4/8/2019) di Singkil, mengatakan tujuan camping antar kelompok pemuda yang dipusatkan di kawasan Caffetaria Tarah, Pulo Sarok, Singkil, untuk mengikat tali silaturahmi, antar kelompok pemuda ke arah lebih positif.
"Sengaja dipilih dikawasan tepi pantai, dekat dengan alam, sekaligus guna menyadarkan pentingnya sadar wisata daerah kita yang potensinya bernilai ekonomis," ujarnya.
Kalau masalah anggaran, menurut Dio, dilaksanakan secara swadaya karena kegiatan positif itu dari kita untuk kita.
Dio mengatakan kegiatan ngecamp, hanya berlangsung satu malam, yang diisi dengan Shalat Isya bersama, berdiskusi, dan ngopi bareng.
Kemudian, esoknya bersama- sama melakukan pengutipan sampah plastik, sedangkan sampah lainnya hanya dikutip sekedarnya saja.
Arif Bucek, ketua Paguyuban Sepeda motor Aceh Singkil beharap kedepan pemerintah lebih memperhatikan organisasi kepemudaan, tujuannya sangat bermanfaat. Sekaligus kegiatan positif mencegah anak-anak muda terpengaruh dari bahaya Narkotika dan obat-obatan terlarang.
"Inti komunitas memajukan daerah, memperkuat solidaritas dan turut bersama memerangi kejahatan pengedaran Narkoba," tegas Bucek.
Sementara Rahmat Syahrijal, Ketua Pokdarwis menyatakan aktivitas ini, kedepan akan terus menerus dilaksanakan karena berpotensi menjadi penyangga ekonomi.
"Kebersihan akan memgundang kenyamanan, membuat keindahan alam pantai, sehingga pengunjung yang ingin menikmati alam, semakin ramai dan dipastikan banyak pembeli," ujarnya.
Kemudian Rahmat meminta instansi terkait, dalam waktu dekat bisa memfasilitasi sarana tong sampah dan membangun tanda dilarang buang sampah sembarangan di kawasan objek wisata pantai di Aceh Singkil, terutama kawasan kepulauan banyak dan Rawa Singkil.
"Saya berharap pemkab Aceh Singkil mendukung aktivitas kelompok pemuda yang positif, baik dari sarana kebutuhan tong sampah, maupun hal tanda rambu pelarangan buang sampah sembarangan," tegasnya.
Rahmad mengingatkan, pentingnya kebersihan salah satu upaya meningkatkan minat wisatawan ke Aceh Singkil, dan buang sampah sembarangan bisa menjadi penyebab mala petaka, jadi mari sama-sama menjaga kebersihan. Demikian Rahmad Syahrizal Ketua PokDarwis Aceh Singkil.
| Ris

