Demo Di Mapolda Riau Berahir Ricuh, Mahasiswa Dan Aparat Kepolisian Di Kabarkan Ada Yang Terluka



SamudraNews.com-Pekan Baru, Riau- Aksi Demo yang di gelar oleh Mahasiswa Universitas Riau, Universitas Abdu Rab, dan Universitas Politeknik Caltex Riau,
 yang di gar didepan Mapolda Riau (17/9) berahir ricuh, bahkan di kabarkan sejumlah aparat kepolisian dan mahasiwa terluka karna insiden tersebut.

Pada awalnya Mahasiswa 
menggelar aksi demo di Mapolda Riau meminta pemerintah daerah dan pusat segera memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dalam Orasinya Koordinator aksi Muhamad Poli Tanjung meneriakan pengukapan Karhutla yang tak kunjung teratasi. Sehingga mahasiswa mendesak agar Kapolda Riau dicopot.


"Sudah 23 tahun Riau mempunyai tiga musim. Musim hujan, musim Kemarau, dan musim Asap. Namun Kapolda Riau di nilai gagal menangani Karhutla," teriak mahasiswa dalam orasinya.

Pantauwan media ini, suasana semakin meruncing ketika terjadi saling dorong antara mahasiswa dan aparat kepolisian tidak dapat di hindari, bahkan aparat kepolisian menyemprot gas air mata guna membubarkan pengunjuk rasa.

Imbas dari kejadian tersebut tampak ada beberapa orang mahasiswa dan aparat kepolisian  di boyong ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.Hingga berita ini di turunkan awak media belum berhasil menginput data lengkap yang menjadi korban atas unjuk rasa tersebut.

| Ahamad Samsuni