SamudraNews,com-Subulussalam, Aceh -- World Clean Up Day atau
Peringatan Hari Bersih-Bersih Dunia di Kota Subulussalam, fokus di seputaran makam Ulama Syeikh Hamzah Fansyuri di Desa Oboh, Kecamatan. Rundeng, Kota Subulussalam.Minggu (22/9)
Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB), Nurul Akmal yang menginisiasi kegiatan di sana melalui rilisnya, Sabtu (21/9) mengatakan, fokus di makam karena hampir setiap tahun tempat ini dikunjungi mencapai 500 s/d 800 orang, untuk kegiatan suluk atau tamu dari tetangga Malasyia dan Brunei Darussalam.
Terlibat kegiatan di sana Asisten I Setdako, Ketua KNPI Edi Sahputra Bako, Kepala Desa Oboh dan sejumlah organisasi/komunitas setempat, seperti Dekranasda, BKMT, Annisaus shalihah, KNPI, KPAB, TP PKK, Wisata Kota Subulussalam (WKS), G-PAL, Pemuda Pemudi Kec. Rundeng dan Hermes One.
Disebutkan, semua pihak diharapkan konsisten menjaga kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya dan melakukan pemilahan sampah, antara organik dan nonorganik.
Nurul Akmal juga mengapresiasi Ketua KNPI dengan statemennya "Siap di garda terdepan menjaga lingkungan bersih".
Di sisi lain, Asisten I sebut Nurul, menekankan kepada semua pihak akan pentingnya ditanamkan sadar budaya bersih-bersih lingkungan sejak dini. Tanggungjawab ini, disebutkan harus dimulai dari diri sendiri dan dalam rumah tangga serta lingkungan.
Nurul Akmal berharap, dengan tindakan langsung dan sosialisasi bersih-bersih di sana para politisi, pebisnis dan masyarakat dapat mengimplementasikan langkah langkah positif menuju perubahan yang lebih baik dan berkelanjutan., andasnya.
| Khairul

