LAKI Berharap Statemen Inspektur Inspektorat Bukan Sekedar Ucapan


Photo: Chairman of DPC LAKI, Ahmad Ramb


SamudraNews.com-Subulussalam, Aceh - Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kota Subulussalam berharap apa yang disampaikan oleh Inspektur Inspektorat Subulussalam, Drs. Salbunis, MAP melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Desa se-Kota Subulussalam tentang Aggaran Dana Desa (ADD) di aula Setdako Subulussalam, Selasa (15/10) bukan sekedar ucapan. 

Selain itu, sikap tebang pilih harus dihindarkan sehingga keadilan bisa dirasakan semua masyarakat Kota Subulussalam. Sementara kepala daerah diingatkan bisa bertindak lebih bijaksana dalam menghadapi semua persoalan di daerah ini.

Terkait permintaan, Salbunis kepada wali kota agar memenjarakan kepala desa jika terbukti menyalahgunakan dana desa sebagai efek jera, Rambe juga mendukung, dengan ketentuan harus sesuai koridor hukum. 

"Pastinya, jangan tebang pilih, semua dana desa di daerah ini diaudit," tegas Rambe berharap, terhadap desa yang tanpa Laporan Pertanggungjawaban (LPj) tahun 2018 tidak dicairkan dana desa 2019.

Di sisi lain Rambe minta Polres c.q Tipikor Aceh Singkil menindaklanjuti pengaduan masyarakat melalui LAKI tentang indikasi penyalahgunaan dana desa di sejumlah desa di daerah ini. 

Terkait keluhan kepala desa soal honorarium yang belum dibayarkan, Rambe menyayangkan. "Di satu sisi, ADD diminta tidak disalahgunakan, di sisi lain hak kepala desa tak dipenuhi, ini menjadi persoalan," sesal Rambe minta Pemko selesaikan hak para kepala desa.

Pada Rakor dipimpin Wali Kota, H. Affan Alfian Bintang, SE dihadiri Wakil, Drs. Salmaza, MAP, Sekdako Ir. Taufit Hidayat, MM, sejumlah Kepala SKPK dan para Kepala Desa Se-Kota Subulussalam itu, Salbunis beberkan sejumlah desa bermasalah, seperti Desa Panglima Sahman, kegiatan fiktif, LHP Desa Suka Makmur dan hasil audit Desa Jontor diserahkan kepada wali kota serta Bendahara Desa Darussalam melarikan diri. Lalu desa dalam proses, Lae Langge, Desa Kampung Baru dan Singgersing.

Sementara beberapa laporan desa sudah diterima untuk diperiksa, Desa Siperkas, Kuala Kepeng, Jambi Baru, Jabi-Jabi Barat, Buluh Dori, Sikelang, Geruguh dan Desa Pasir Panjang.

Melihat penomena itu, Salbunis ajak para kepala desa serius untuk membangun desa, tidak selewengkan atau salahgunakan dana desa dan minta wali kota penjarakan oknum kades yang salahgunakan dana desa sebagai efek jera.

Wakil Wali Kota, Drs. Salmaza, MAP dan Wali Kota, H. Affan Alfian Bintang, SE minta, kepala desa tidak main-main soal pengelolaan keuangan desa. Ada lawan politik, disarankan dirangkul dan jalin komunikasi dengan baik.

|Khairul