Terkuak!!! Abutmen Jembatan Amblas Disebabkan Pembangunan Tidak Sesuai Gambar



SamudraNews com-Aceh Timur, Ahirnya terkuak juga apa penyebabnya Abutmen Jembatan penghubung Gampong Alue Gading SA dengan Gampong Paya Bili SA Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur yang  belum selesai di kerjakan  sudah amblas.

Saat di konfirmasi SamudraNews 
Pendamping Desa Tehnik Infrastruktur (PDTI) Ery Muliady di Kota Langsa Kamis (30/1/2020) mengatakan bahwa, terjadinya amblas abutmen jembatan di Alue Gading SA tersebut di sebabkan pekerjaannya tidak sesuai gambar, katanya.

"Di gambar galian pondasi Abutmen sedalam 120 cm dan pakai cerucuk, namun yang di kerjakan oleh tukang Alue Gading SA tidak sebagai mana mestinya, kedalaman galian tidak  samapai 120 cm dan tidak menggunakan cerucuk saat pengecoran, jelasnya.

"Jika di kerjakan sesuai gambar tentunnya bangunan tidak amblas, seperti yang dikerjakan oleh tukang Gampong Paya Bili SA ,mereka mengerjakan sesuai gambar sehingga berbeda hasilnya" tandasnya.

Menurut Ery, jika amblasnya terlalu parah maka solusinya terpaksa Abutmen nya harus di bongkar serta di bangun baru lagi sesuai gambar. Bahkan menurut Ery pada saat ini pekerjaan baru berkisar 30-35 persen, tutupnya.

Yang menarik lagi, hingga tahun 2019 berahir pekerjaan jembatan penghubung antara Gampong Alue Gading SA dengan Paya Bili SA belum juga selesai di kerjakan, sehingga menimbulkan tandataya besar di kalangan Masyarakat dan pencairan dana desa nya perlu di pertanyakan,sesuai aturan atau melanggar aturan.

"Oleh karenanya pihak penegak hukum baik itu Inspektorat Aceh Timur dan intansi  terkait lainnya dapat melakukan pemeriksaan sehingga dana desa di salurkan sesuai aturan, dan pungsi TPK Gampong Alue Gading SA wajib di pertanyakan, mengapa ada indikasi pekerjaan bangunan jembatan yang di maksut tidak sesuai gambar.

Ditambah lagi hingga saat ini Qanun bersama antara Tuhapeut Gampong Alue Gading SA dengan Tuhapeut  Paya Bili SA belum juga di buat.

Sementara itu Dadang Isnaini saat di konfirmasi SamudraNews Kamis malam mengakui tentang amblasnya Abutmen bangunan tersebut dan akan di perbaiki.

"Jika tidak bisa di benahi maka akan kita bongkar kembali dan buat Abutmen yang baru'' tandasnya.

Di tempat terpisah pada hari Jumat (31/1/2020) Camat Birem Bayeun Jainuddin,SE saat di konfirmasi SamudraNews mengakui bahwa setelah membaca di media terkait pembangunan jembatan itu langsung hari Kamis (30/1/2020) kemarin meninjau ke lokasi bersama Geuchik ,Alue Gading SA dan Geuchik Paya Bili SA serta pendamping Desa. Dan apa yang di beritakan memang benar Abutmen jembatan yang belum selesai di kerjakan sudah amblas.

"Kita sudah perintahkan TPK untuk segera memperbaiki bangunan tersebut sebagai mana mestinya", tandasnya.


| Roby Sinaga