Imbas Larangan Warga Keluar Rumah Ekonomi Di Subulussalam Anjlok


SamudraNews.comSubulussalm-Aceh, Sesuai surat edaran yang di layangkan pemerintah pusat kepada pemerintahan kota/kabupaten untuk menghindari virus Corona(Covid 19) agar meliburkan anak-anak sekolah serta menghindari tempat keramaian (berdiam di dalam Rumah) di kabarkan perekonomian di Kota Subulussalam Anjlok tajam.

Untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi  saat ini di kota Subulussalam akibat dampak virus corona(Covid19)
Samudranews.Com melakukan wawancara dengan para penggiat ekonomi pengusaha, pedagang sayuran, tukang becak, juga rumah makan yang ada di kota
Subulussalam, Rabu 25 Maret 2020.


Beberapa pedagang kaki lima yang berada di pasar harian jalan teuku umar kecamatan Simpang Kiri Kota Subulussalam mengeluhkan hal ini,bagaimana tidak biasanya penjualan mereka untuk memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari tidak  cukup.

"Setelah ada nya himbauan dari pemerintah untuk tidak mengadakan kegiatan beramai-ramai,  jualan sepi terkadang pulang kerumah pun tak membuahkan hasil' kata Wati salah seorang pedagang.

Lebih lanjut Wati menambahkan, biasa nya yang dapat meramaikan pasar orang orang yang pegawai negri tetapi saat ini mereka pun takut keluar rumah atau hanya berdiam diri di rumah, keluhnya

Hal senada disampaikan tukang becak Ralidin biasanya penghasilan sehari-hari dapat Rp.80.000 setelah anak-anak sekolah di liburkan serta berkantor di rumah beberapa pegawai membuat penghasilan nya jauh drastis menurun.

Bahkan pajak yang bisanya ramai, saat bagaikan kota tanpa penghini

"Biasa nya penghasilan rata-rata Rp.80.000/hari saat ini hanya dapat Rp.25.000/hari"jelas ralidin", tutupnya

Dari hasil wawancara Wartawan SamudraNews.Com di lapangan baik dari kalangan pengusaha, pedagang, rumah makan dampak dari virus corona saat membuat penghasilan mereka menurun.

Dikuatirkan, jika imbas Corona ini berkepanjangan dan masyarakat terus berdiam diri di rumah, rakyat kecil selamat dari virus Corona tapi lumpuh karna himpitan economi yang sangat berat.

| Mansah Berutu