Komplik Gajah Dengan Manusia Kembali Terjadi Di Aceh Timur, 6 Hektar Kebun Warga Dijarah


SamudraNews.com–Aceh Timur,  Komplek Gajah dan Manusia ke bali terjadi, seekor Gajah betina masuk ke perkebunan warga dan merusak berbagai jenis tanaman di Dusun Satuan Pemukiman (SP) 6, Gampong Arul Pinang, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur.

Luas areal perkebunan petani yang dirusak gajah kurang lebih sekitar 6 hektare, dengan kerugian sekitar Rp 150 juta.

Hal itu disampaikan Samin Alam Tanoga (44) Keuchik Gampong Alur Pinang, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, kepada Serambinews.com, Minggu (8/3/2020).

Pasalnya, gajah merusak tanaman yang produktif seperti sawit, pinang, jagung, pisang, dan tanaman lainnya.

Samin mengatakan, gangguan gajah tunggal ini baru sekitar dua minggu terakhir, karena dulu gajah itu masih kecil dan tidak mengganggu tanaman petani. Gajah betina itu terpisah dari induk dan kawanannya.

 "Gajah tersebut sudah sekitar dua tahun kerap masuk ke perkebunan warga. Tapi merusak tanaman sudah sekitar dua minggu lalu," ungkap Samin.

Samin mengatakan langsung melaporkan kejadian itu ke Petugas Conservation Respon Unit (CRU) Serbajadi, setelah menerima laporan dari petani.

Kemudian, petugas CRU bersama masyarakat turun mensurvei lahan dan tanaman milik warga yang dirusak gajah.


| Serambinews.com