Pemerintah Harus Cari Sulusi Imbas Dari "Lock down" Bagi Rakyat Kecil

Dewan Redaksi SamudraNews.com Bapak Khairuddin Sitorus Pane

SamudraNews.com,Medan, Wabah Virus Corona (Covid 19) telah merbak di belahan dunia, Bangkan sebagian Negara termasuk Indonesia telah melalui Kapolri telah mengeluarkan maklumat agar warga banyak berdiam diri di dalam rumah untuk menghindari keramayan, juga dilarang membuat kegiatan sosial yang bayak bertemu orang.

" Bahkan Indonesia sudah mewacanakan Lock down"

Gagasan Presiden Jokowi menekankan kepada pihak Bank agar memberi keringan pembayaran kredit pada nasabah dan melarang Depcolektor beroperasi dan memintak Polri mengawasi kinerja Depcolektor.

Hal ini sangat di sambut baik oleh masyarakat kalangan menengah kebawah, karena semenjak merebaknya virus Corona perekonomian kalangan bawah anjlok tajam.

Dan upaya pemerintah memberikan keringanan bagi kalangan bawah yang ada pinjaman kredit di Bank atau Kredit kendaraan, sehingga Dewan Redaksi Samudra News Bapak Khairuddin Sitorus Pane memberikan apresiasi setinggi tinggi nya kepada Presiden RI.

Namun Dewan Redaksi mengingatkan Pemerintah agar memberikan solusi untuk rakyat kalangan menengah kebawah selama Lock down.

"Karena bagi rakyat yang berpropesi sebagai tukang becak, Ojek Online, supir taxsi, supir angkot, pedagang kecil, econominya turun tajam, sehingga sangat di kawatirkan karena virus Corona dan yang tidak terimbas bisa terpedaya, bisa  kena penyakit setres dan gila, sehingga nekat mencuri ketetangga.

Ini yang perlu di pikir kan negara, sebab banyak kelihatan nya rakyat lebih senang dikerantina karena tak perlu berusaha ,hidup tenang cukup perhatian ketimbang mati ke laparan. Sehingga kedua virus ini sama sama sangat berbahaya perlu mendapat kajian dan perahatian Kusus Negara, 


Jika  Pemerintah tetapkan Lock Sown hendaknya listrik disubsidi 100% ,gas 3kg jga di subsidi 100%, karena ini merupakan salah satu kebutuhan vital.

"Saran ini perlu di pertimbangkan demi kepentingan rakyat kecil".

"Semoga wabah Corona ini cepat berahir sehingga negara kembali kondusip dan rakyat tenag tentram, pungkasnya.


| AR