SamudraNews.com-Aceh Singkil, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil mempertanyakan Pencapaian Visi dan Misi Bupati Aceh Singkil.
Hal ini disampaikan anggota Dewan dalam penyampaian Pandangan Umum Anggota Dewan terhadap jawaban Pertanggungjawab APBK Aceh Singkil tahun anggaran 2019, dalam Sidang Paripurna, Senin (31/08/2020).
Hidayat, salah satu Anggota DPRK Aceh Singkil dari Partai Bulan Bintang, mengkritisi Pemda Aceh Singkil dalam penyampaian Laporan Pertanggunjawaban (LKPJ) APBK Aceh Singkil TA 2019.
Menurutnya dalam LKPJ Pemerintah Daerah tidak menyampaikan output yang relevan yang dihasilkan dalam anggaran penggunaan, rekomendasi dalam Visi dan Misi Bupati.
"LKPJ tersebut kami tidak menemukan, mendapat kejelasan dari output, dari uang yang dihabiskan pada anggaran 2019. Seperti pengangguran berapa persen yang berkurang, Ekonomi rakyat berapa persen meningkat, Dampak sosial, dampak kesehatan, dampak pendidikan. Sehingga target kesejahteraan tercapai persententasenya. Seharusnya LKPJ bermuatan dampak dari kerja, bukan hitung-hitungan penggunaan keuangan. Karena di awal 2019 lalu kita sepakat uang belanja 2019 kita habiskan guna mendapat target, bukan bercerita kuitansi pembayaran," kata Hidayat.
Sementara itu, Aminullah, anggota DPRK dari Partai Aceh, mengkritisi tentang pencapaian visi dan misi Bupati Aceh Singkil, yaitu Aceh Singkil Sehat, Cerdas, dan Sejahtera. Menurutnya, setelah tiga tahun tidak ada perkembangan yang signifikan.
"Ini sudah masuk tahun ketiga. Seperti yang sudah dijelaskan Sehat, Cerdas, Sejahtera itu saya tidak mengerti. Yang sehat itu siapa, yang cerdas itu siapa, yang sejahtera itu siapa. Kesehatan bukan siapa pimpinanannya, siapa orangtuany. Menurut saya sudah tidak tiga tahun kepemimpinan Dulsaza, sepertinya biasa-bisa saya, tidak ada yang signifikan," ujar Aminullah.
| Ris
