SamudraNews.com-Aceh Timur, Tiga pekerja PT. Medco E&P Malaka dinyatakan Positif Covid-19 Ada pun yang melaporkan perkerja tersebut berinisial RH (30) dan KM (28) berdomisili di kecamatan Indra Makmu, Aceh Timur dan satu lagi HY (39) berstatus kecamatan kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, dan saat ini ketiganya sedang menjalani perawatan di RSUD dr. Zubir Mahmud.
Dengan bertambahnya tiga kasus baru, jumlah pekerja PT Medco yang positif Covid-19 dapat empat orang.
Ketiga nya terdeteksi terpapar virus Corona pada saat Tim kesehatan perusahaan melakukan test swap bagi seluruh karyawan saat pertukaran shift, guna memastikan kesehatan sesuai standar perusahaan.
Sampel swap diambil di antara Laboratorium (Lab) Rumah Sakit (RS) Bunda Thamrin, Medan dengan Lab Fakultas Kedokteran (FK) Unsyiah, Banda Aceh
Sementara itu Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Aceh Timur, dr. Edi Gunawan MARS saat dihubungi awak media (6/8) malam, membenarkan tiga pekerja PT Medco yang positif Covid-19. Hal tersebut di pastikan dari hasil swab yang dilakukan beberapa waktu lalu oleh tim kesehatan perusahaan.
"Mereka punya metode atau prosedur kalau ada karyawan yang mau masuk kerja atau pergantian pekerja, dilakukan test swap yang bekerjasama dengan RS Bunda Thamrin dengan lab FK unsyiah," ujar dr Edi.
Menurut dr Edi ada empat orang karyawan yang diambil test swap dan hasil pengecekan tiga (3) karyawan dinyatakan positif covid -19. Dua warga Kecamatan Indra Makmu dan satunya penduduk lhokseumawe.
"Alhamdulillah dua pasien positif covid 19 hasil swap ini kooperatif. Jadi ketika disarankan untuk diisolasikan di RSUD dr Zubir Mahmud mereka sudah tiba," ungkap dr edi yang juga Direktur RSUD dr Zubir Mahmud.
Guna menindak lanjuti nya hari Jumat (7/8) gugus tugas akan mengadakan rapat khusus dengan mengundang pihak management PT Medco. Hal ini kita lakukan sebagai upaya pencengahan dan merencanakan penganan yang terbaik kedepannya. Mengingat di Aceh Timur sudah ada 6 orang yang positif dan 4 pasien itu berasal dari cluster PT Medco.Dominasi kasus dari mereka.
Eh sebab itu kata Edi, karena kasus positif empat orang tanpa gejala (OTG) berasal dari karyawan PT Medco. Kita berharap betul dari pihak Medco mau membuat satu fasilitas ruang karantina dipusat bagi karyawan mereka. Jadi tidak mengganggu keluarganya dan masyarakat yang ada di sekitar wilayah lingkar tambang," tutup dr Edi penuh harap.
| ***.
