Ini Penjelasan Pemilik Caffe Latte One

0




SamudraNews.com-Langsa-Aceh, Terkait Pemberitaan di beberapa media yang mengatakan ada beberapa Caffe milik Asiung membuat Pemilik Caffe Latte One Cafe, Muhammad Syawal angkat bicara.

Kata dia, Irmansyah alias Danton diduga menyebarkan informasi hoax atau memberi pernyataan bohong dengan menyatakan bahwa pemilik beberapa cafe adalah pengusaha Asiung Pemilik Latte One Cafe, Muhammad Syawal.

Bahkan dengan gamblangnya Irmansyah menyebutkan bahwa pemilik Planet Eleven, Lokomotif cafe, Latte One Cafe serta Bilyard adalah milik Asiung. Ini jelas pembohong publik, katanya.

Di tambahkan, faktanya sesuai dengan surat izin usaha yang diterbitkan oleh pihak Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Perizinan Terpadu Kota Langsa bahwa Planet Eleven milik Sulina,Lokomotif Cafe milik Hanafi sementara Latte One Cafe milik Muhammad Syawal.

"Jadi dasar apa dia (Irmansyah-red), kalau ketiga pemilik cafe tersebut Asiung..??, Ini jelas pembohongan publik yang disampaikannya dibeberapa media online", tegasnya.

Atas dasar pernyataan Irmansyah yang dianggap telah menyebarkan informasi bohong atau hoax ini, maka beberapa pihak pemilik cafe tersebut merasa sudah dirugikan. Karena berimbas pada para pelanggan atau konsumen.

"Kita akan laporkan ke pihak penegak hukum, atas pernyataannya yang kami anggap telah menyebarkan informasi hoax dan bohong", pungkas Syawal.

Menurutnya, ketiga pemilik cafe akan melaporkan dengan UU ITE bagi penyebar hoax sesuai Pasal 28 ayat 1 "Setiap orang dengan sengaja, dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik yang Dapat diancam pidana berdasarkan Pasal 45A ayat (1) UU 19/2016, yaitu dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar.

"Kali ini tidak ada kata maaf lagi bagi penyebar hoax, kita akan jebloskan penyebar hoax ke hotel prodeo, agar ada efek jera dan tidak akan semena-mena lagi dalam melakukan komentar pada media bila tidak memiliki dasar atau fakta yang ril", imbuhnya. 

Sementara itu, Irmansyah saat dikonfirmasi Samuderanews, Senin (28/09/2020) siang mengatakan, menurutnya informasi yang dia dapatkan bahwa cafe tersebut milik Asiung.

"Kuat dugaan saya itu miliknya juga, saat jumpa malam itu dia pernah menyatakan pusing dengan beberapa kondisi cafe nya yang tidak sesuai omzet," ujar Danton.

Lanjut Danton lagi menirukan perkataan Asiung "saya pusing karena banyak keluar modal, seperti Planet Eleven juga sudah tutup", begitu penjelasannya yang disaksikan dua orang rekan lainnya.

"Malah Asiung bilang yang di depan SMA 3 itupun mau dijual," jelas Danton.

| Roby Sinaga

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)