Wali Murid Di Pulau Banyak Keluhkan Buku Pelajaran Untuk Belajar Daring

0




SamudraNews.com -Aceh Singkil, Pembelajaran Daring atau online sebagai dampak Covid-19 sudah mulai dijalankan di Desa Teluk Nibung Kecamatan Pulau Banyak Kabupaten Aceh Singkil, namun Belajar dering ini tidak semau wi murid bisa menerima nya, bahkan 
sebagian wali murid sangat mengeluh dengan belajar dering ini.Selasa (9/9/2020)

Sesuai pengakuan wali murid yang tidak mau di sebut nama nya pada media ini bahwa, kita semua berhara anak anak berhasil dan tidak bodoh, namun imbas dari Covid 19 ini kami wali murid yang berpenghasilan pas pasan sangat kesulitan dengan belajar dering ini, katanya.

Selain ada buku pelajaran sejenis mapel untuk belajar daring yang  terbatas dan buku yang didapat bentuknya sudah foto copy, kami juga sangat keberatan harus membeli Android dan pulsa paket internet nya, keluhnya.

Ia menambahkan, proses belajar daring seharusnya banyak buku pendamping yang bisa menjadi bahan belajar murid, apalagi, tak sedikit orang tua yang belum memahami bahan pembelajaran yang diajarkan guru.

"Jadi menutupi kekurangan buku itu sebagai bahan pembelajaran, saya mendownload salah satu aplikasi yaitu Rumah belajar oleh Pusdatin Kemendikbud: https://belajar.kemendikbud.go.id sebagai bahan pembelajaran bagi anak saya. Saya berharap buku mapel secepatnya bisa dibagikan dari pihak sekolah," ujarnya.

Sementara itu, Wali Murid lainnya, RH mengatakan bahwa sekolah seharusnya bisa memfasilitasi lebih maksimal lagi terkait belajar Daring ini. Sebagai siswa jenjang SD perlu banyak buku pendamping. Dan tak cukup hanya satu sampai dua buku saja.

"Biaya yang tidak sedikit harus dikeluarkan ditambah belum pengeluaran keperluan lainnya, seperti mengisi kuota untuk pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19,"ujarnya

" Kami sebagai orang tua tidak lagi memikirkan masalah buku. apalagi perekonomian di masa covid ini, kita bukan hanya memikirkan masalah biaya pendidikan kita juga harus memikirkan biaya hidup," pungkasnya.

Ris

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)