Warga Labuhan Keude Desak Inspektorat Serius Proses Dugaan KKN Mantan Geuchik SA

0



SamudraNews.com-Aceh Timur-Masyarkat Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Aceh Timur Kedutaan Inspektorat Aceh Timur serius tangani dugaan korupsi yang dilakukan oleh Mantan Geuchik SA.

Tim pencari fakta Rajali Kepada media ini Selasa (8/9/2020) menyampaikan, seolah-olah kami di permainkan oleh mantan Geuchik Labuhan Keude SA, mengingat uang yang harus di kembalikan sebesar 210.juta itu merupakan uang PAD Desa dan akan kita gunakan untuk pembebasan lahan untuk perlebaran areal mesjit, katanya.

Oleh karena itu kami Tim pencari pakta yang di tunjuk oleh masyarkat Labuhan Keude mendesak Inspektorat Aceh Timur serius menagani masalah ini, mengingat ini bukan untuk kepentingan pribadi tetapi  kepentingan seluruh masyarakat Desa ini, imbuhnya.

Padahal kata Rajali, pada hari Senin 
29 Juni 2020 kami telah mengantarkan berkas ke Kantor Bupati Aceh Timur, Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Aceh Timur, Dengan harapan pihak terkait khusus nya Inspektorat dapat menindak lanjuti permasalahan tersebut. Tetapi sudah 2 bulan lebih berkas yang kami serah kan sepertinya tidak di tanggapi sama sekali, tandasnya.

Sementara itu Mansyur juga
menambahkan, bahwa sebelumnya pada (28/7/2020) mantan Geuchik Labuhan Keude SA Seolah oleh mau cuci tangan dengan mentrasper uang Rp.5000.000 ke rekening desa untuk mengembalikan uang desa.

"Namun kami masyarakat tidak mau menerima pencicilan, karena uang itu akan digunakan untuk pembebasan lahan yang akan digunakan perluasan areal mesjid Desa Labuhan Keude, apa lagi mantan Geuchik SA tidak ada tata keramanya, harusnya jika ingin mengembalikan uang desa yang sudah digunakannya harus lah koordinasi dulu dengan kami selaku masyarakat "urai nya.

Sikap SA yang tidak memberitahukan kepada kami atau Geuchik wacanaya mengembalikan uang desa, secara tidak langsung dia (SA red) telah meleceh kan marwah Geuchik depenitif, karena beliau lah (Ishak Ismail) saat ini yang menjadi pucuk pimpinan di desa Labuhan Keude, apa pun permasalahanya
 geuchik harus di beri tahu

Yang masi mengganjal di benak kami selaku Tim pencari pakta yang mewakili masyakat, mengapa Inspektorat Aceh Timur seolah tutup mata. Oleh karena kami jugak bermohon kepada Bapak Bupati Aceh Timur untuk dapat menindak lanjuti permasalahan ini, harap nya.

Di hari yang sama media ini menghubungi Geuchik Labuan Keude Ishak Ismail melalui Henponnya dan di ujung telpon Geuchik menyatakan bahwa ada uang masuk kerekeng desa sebesar Rp.5000.000 dari mantan Geuchik lama.

"Benar, mantan Geuchik SA ada transper uang kerening Desa sebesar Rp.5000.000, tapi hingga saat ini uang tersebut tetap di rekeng dan tidak kami pergunakan, karena kami sebagai Geuchik tidak tau itu uang apa, karena yang transportasi tidak ada koordinasi dengan kami terkait pengiriman uang kerekening desa "katanya.

Seharus nya SA membuat kesepakatan dulu dengan warga, Jika warga menerima ya silakan di kembalikan uangnya, tetapi jika masyarakat tidak mau terima dengan pembayar di cicil ya saya selaku Geuchik juga tidak mau terima, tandasnya.


| Herdian


Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)