Samudranews.com-Aceh Singkil, Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Singkil berencana menganggarkan dana untuk pengadaan mobil dinas, Bupati, Wakil Bupati dan Pimpinan DPRK serta sejumlah pejabat lainnya pada anggaran tahun 2021.
Informasi wacana pengadaan mobil dinas tersebut mendapat keritikan pedas dari berbagai pihak, salah satu kritikan di lontarkan Ketua Persatuan Guru
Republik Indonesia (PGRI) Aceh Singkil M. Najur.
Menurut M.Najur, Pemerintah
harus menunda dulu wacana pengadaan mobil, karena masih layak untuk dipakai dan rakyat masih banyak yang kesusahan akibat imbas Covid 19.
"Kami meminta agar pemerintah menunda dulu wacana pengadaan mobil, sebab mobil yang saat ini kami pantau masih sangat layak untuk digunakan. Kalau Pemda tetap bersikukuh juga maka lihatlah penderitaan rakyat saat ini sangat susah karena ekonomi kita lemah." Ungkap M. Najur via telepon (29
10/2020 )
Menurut M.Najur, Pemerintah
harus menunda dulu wacana pengadaan mobil, karena masih layak untuk dipakai dan rakyat masih banyak yang kesusahan akibat imbas Covid 19.
"Kami meminta agar pemerintah menunda dulu wacana pengadaan mobil, sebab mobil yang saat ini kami pantau masih sangat layak untuk digunakan. Kalau Pemda tetap bersikukuh juga maka lihatlah penderitaan rakyat saat ini sangat susah karena ekonomi kita lemah." Ungkap M. Najur via telepon (29
10/2020 )
Najur juga menambahkan, jika pengadaan mobil dinas terus di lanjutkan tentunya sangat melukai hati rakyat, sebab ekonomi masyarakat saat ini masih terpuruk, Pemda malah mau mengambur ngamburkan uang, katanya.
Ketua PGRI juga menyesalkan apa yang dilakukan oleh pemerintah Aceh Singkil, meminta-minta Gubernur Aceh serta Tim TAPA meninjau ulang atas pembelian mobil pejabat.
"Kami minta Gubernur Aceh dan Tim TAPA agar meninjau ulang atas pembelian mobil yang kami nilai tidak layak di beli dulu saat ini untuk pejabat," Tutup Najur
Sementara itu sebelumnya pernyataan Bupati Aceh Singkil Dulmusrid, usai peringatan hari Sumpah Pemuda (28/10/2020 ) mengatakan bahwa, kondisi mobil dinas saat ini sudah relatif tua sudah layak dianggarkan.
"Mobil sudah relatif tua menurut kami sudah layak dianggarkan sebab BL 1 dan BL 2 sudah lebih tua dari lima tahun kebetulan dibeli pada tahun 2013 lalu," tandasnya.
Penulis Izul
Ketua PGRI juga menyesalkan apa yang dilakukan oleh pemerintah Aceh Singkil, meminta-minta Gubernur Aceh serta Tim TAPA meninjau ulang atas pembelian mobil pejabat.
"Kami minta Gubernur Aceh dan Tim TAPA agar meninjau ulang atas pembelian mobil yang kami nilai tidak layak di beli dulu saat ini untuk pejabat," Tutup Najur
Sementara itu sebelumnya pernyataan Bupati Aceh Singkil Dulmusrid, usai peringatan hari Sumpah Pemuda (28/10/2020 ) mengatakan bahwa, kondisi mobil dinas saat ini sudah relatif tua sudah layak dianggarkan.
"Mobil sudah relatif tua menurut kami sudah layak dianggarkan sebab BL 1 dan BL 2 sudah lebih tua dari lima tahun kebetulan dibeli pada tahun 2013 lalu," tandasnya.
Penulis Izul
