11 Ramadhan Agus Mando Kembali Santuni Kaum Dhuafa

0


SamudraNews.com-Langsa-Aceh, Bulan Ramadan bulan yang penuh berkah. Di bulan ini umat muslim di dunia berlomba mencari kemuliaan dengan memperbanyak ibadah. Selain berpuasa, amalan akan dilipat gandakan pahalanya selama bulan suci ini.



Salah satunya dengan bersedekah. Tidak ada salahnya tatkala kita berbagi keceriaan untuk mereka kaum dhuafa di Bulan Ramadan 1442 H ini

Hal ini yang kerap kali di lakukan oleh Agus Mando sudah 5 tahun ini, dan hari ini di 12 Ramadhan Jumat berkah (23/4/2021) Agus Mando menyambangi kediaman Nenek Murniati (75) warga GP. Jawa kecamatan Langsa Kota 
yang menderita sakit struk sejak lama. Usai menyantuni Nenek Murniati Kemudian Agus Mando Bertolak menyambangi kediaman
Kakek M.Daud (71) warga 
Gp.Sungai Pauh Induk kecamatan Langsa Barat Kota Langsa, yang sudah lama menderita sakit lumpuh.

Dalam kesempatan itu Agus Mando mengatakan," Semoga mereka berdua selalu dalam lindungan Allah SWT" katanya.

Agus juga mengajak para dermawan terus berbagi meringankan beban saudara kita yang membutuhkan, "deberapa pun penghasilan kita hari ini, sisihkan untuk bersedekah, bahkan paksa diri untuk mampu berbagi setiap hari, tidak harus selalu dengan materi, bisa juga dengan jasa yang kita miliki", pungkas Agus Mando.

Sejalan dengan kiprah Agus Mando yang selalu berbagi kepada kaum Dhuafa. Rasulullah SAW pernah bersabda: "Carilah keridhaanku dengan berbuat baik kepada orang-orang lemah, karena kalian diberi rezeki dan ditolong disebabkan orang-orang lemah di antara kalian." (HR. Abu Dawud)

Jika kita tauladani Hadis tersebut menggambarkan bahwa, Kaya dan miskin merupakan cobaan Allah pada setiap hamba. Dua keadaan ini adalah sunnatullah yang terjadi sesuai kehendak-Nya.
Sebagian hamba diuji oleh Allah dengan limpahan harta, sebagian lagi dengan kekurangan harta. Harta yang melimpah, jabatan tinggi, dan status sosial belum tentu menjamin kemuliaan seseorang di hadapan Allah. Bisa jadi si miskin yang sering dihina dan diremehkan justru lebih mulia.

Dalam Hadits di atas, Rasul memerintahkan umatnya memperhatikan kaum dhuafa sebagai syarat memperoleh kemudahan rezeki dan pertolongan Allah. 

Tidak pantas bagi seorang muslim yang hidup berkecukupan memandang sebelah mata terhadap mereka yang kurang beruntung secara ekonomi, kedudukan dan status sosialnya.

Status manusia semua setara di hadapan Allah. Setara pula sebagai hamba yang tak punya kuasa dan tak bisa melakukan apapun tanpa pertolongannya. 

Di antara indikator ketidaksempurnaan iman seseorang adalah manakala ia membiarkan saudaranya mengalami kesulitan, sedang ia memiliki kemampuan untuk membantu. 

Rasul bersabda: 
"Tidaklah beriman kepadaku seseorang yang bermalam dalam keadaan kenyang padahal tetangga yang di sampingnya dalam keadaan lapar, padahal ia mengetahuinya." (HR. at-Thabrani).

Untuk itu mari kita dukung kegiatan mulia yang kerap kali di lakukan oleh Agus Mando, semoga kita semua teasuk kedalam golongan orang orang yang beriman.

| Roby Sinaga

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)