Dalam upaya menjalin silaturahmi dengan warga binaanya Serda Sigit Sriyono menyambangi rumah usaha milik Syamsiah dalam kesehariannya membuat kue timpan yang dijual ke warung-warung untuk jajanan tradisional khas Aceh.
Kue Timphan merupakan salah satu kue tradisional yang berasal dari Aceh. Kue ini termasuk kue basah yang terbuat dari bahan dasar tepung ketan dan pisang, khusus untuk isi dalam ada yang memakai srikaya dan juga kelapa inti. Kue ini dahulunya memang menjadi salah satu kue yang wajib disajikan saat lebaran, terang Syamsiah.
Serda Sigit Sriyono mengatakan, kegiatan yang kita lakukan merupakan salah satu kepedulian kita pada usaha rumahan yang digeluti oleh warga sebagai upaya untuk memberikan semangat dan motivasi dalam meningkatkan usaha pembuatan kue tradisonal.
“Kita berharap warga pengrajin kue tradional ini dapat dilestarikan dan berkelanjutan sehingga makanan khas aceh ini tetap terjaga dan dapat bersaing dengan produksi makanan yang lainnya”, pungkasnya.