Dalam kegiatannya Serma Aris Yandi menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan untuk monitoring harga sembako di awal tahun 2022 dan mengantisipasi terjadinya lonjakan harga sembako dengan tujuan untuk mengetahui stabilitas harga dan ketersediannya kebutuhan sembako yang di perlukan masyarakat.
“Selain itu, hal tersebut bertujuan untuk pengumpulan data teritorial (Puldata Ter) di antaranya melalui kegiatan monitoring harga sembako yang ada di pasar tradisional”, ujar Babinsa.
Lanjutnya ia menambahkan, dalam kegiatan pengecekan ini kita langsung terjun kelapanagan sebagai antisipasi terhadap tersedianya kebutuhan sembako masyarakat khususnya diwilayah Kecamatan Pereulak Timur, Meski ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan diantaranya minyak goreng, cabai rawit, bawang merah/putih dan daging ayam namun tidak terlalu signifikan, pungkasnya.