Harga TBS di Aceh Singkil Merosat Tajam Per Kilo Hanya Rp.1500

0

SamudraNews.com | Aceh Singkil -Aceh, Harga TBS ( Tandan Buah Segar )  merosat tajam, hal ini terjadi sejak adanya kebijakan pemerintah pusat melarang export CPO ke luar Negri pada penghujung April 2022  lalu, hal itu dilakukan demi menjaga kestabilan harga dan ketersedian minyak goreng di pasar domestik.

Adapun harga  yang dibeli oleh pengepul di Desa Siti Ambia, kecamatan Singkil Rp,1500/kg, dan 1700 - 1900/kg di tingkat agen yang menjualnya lagi ke  Ram atau ke PKS ( Pabrik Kelapa Sawit) di Kabupaten Aceh Singkil. ( 7/5/2022 ) 

Zainudin salah seorang agen kelapa sawit yang dari petani, warga desa Siti Ambia Kecamatan Singkil mengatakan, Untuk saat ini saya mengerahkan anak buah dengan Sistem jemput bola langsung ke petani Kelapa Sawit,
anggota kami bekali becak motor yang sudah dilengkapi peralatan seperti tojok, dodos, eggrek, dan timbangan. Jika anggota kita yang memanen maka TBS dihargai Rp 1200/ kg namun jika  sambil buang pelepah maka mereka akan membelinya seharga 1100/kg. Namun  jika petaninya sendiri yang memanen lalu diantar kelokasi pengepulan maka dihargai Rp.1500/kg.

'' Saat ini satu becak motor perhari  bisa mengumpulkan TBS  dari petani, rata rata sekitar 500 kg, kalau lagi musim buah kadang bisa mencapai 2 ton perhari , jelasnya. 

Itulah sekelumit mata rantai sistem perdagangan TBS  di kecamatan Singkil sejak tren penurunan harga jual , secara tidak langsung  merosat nya harga TBS cukup berpengaruh bagi petani.

Petani Aceh Singkil berharap supaya  harga jual TBS bisa naik lagi  untuk meningkatkan perekonomian petani kelapa sawit.

| IS

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)