Libur Panjang Paska Idul Fitri 1443 H Akan Berahir, YAPILA Gelar Gotong Royong Bersama Langsa-Aceh, Libur panjang paska Idul Fitri 1443 H akan segera berahir, sama halnya dengan dunia pendidikan baik dari Paud, TK, SD, SMP, dan SMA se kota Langsa pada hari Senin 9 Mei 2022 sudah mulai proses belajar mengajar. Demikian juga dengan anak anak pesantren YAPILA, pada hari Minggu 8/5/2022 tentunya sudah mulai kembali mondok,dan hari Senin 9 Mei 2022 mulai proses belajar mengajar, oleh karenanya Pimpinan Yayasan Pendidikan Islam Langsa (YAPILA) Pada hari Saptu (7 /5/2022) mengerahkan Pengurus Yayasan,dan Kepala Sekolah Mts Yapila,Kepala MA serta Ustadz, Ustazah serta sebagian dewan guru juga Santri/santri wati yang sudah tiba di Pompes melakukan gotong royong di lingkungan Dayah atau Pompes YAPILA. Ketika di konfirnasi media ini Ketua Yayasan Pendidikan Islam Langsa (YAPILA) Drs, Ismail Umar, MM.M.Si Sabtu(7/5/2022) mengatakan, Libur dalam rangka memeriahkan hari kemenagan 1 syawal 1443 H akan segera berahir, untuk itu kita hari ini menggelar gotong royong dalam upaya menyeteril kan pondak pesantren dari sampah sampah, juga rumput liar karena para santri dan santri wati libur memeriahkan Idul Fitri 1443 H. "Hari Senin besok para santri sudah mulai mondak lagi untuk menuntut ilmu, jadi hari ini kita gelar gotong royong agar suasana Pondok Pesantren tertata dan ketika para santri mondak dalam kondisi yang aman dan nyaman" ujar Ismail Umar. Menurut Ismail Umar, di gelarnya hotong royong ini bertujuan di samping angar lingkungan Pondok Pesantren bersih dia juga berharap dengan gotong royong bersama mampu menciptakan kebersamaan dan kekopakan antra yayasan, Kepala Mts Yapila Kepala MA, Ustadz, Ustazah dan para santri dapat terjalin dengan baik,tutupnya. Dalam gotong royong bersama di YAPILA nampak 3 Ustazah yang begitu semangat dan sangat arap dengan para santriwati dalam memberihkan Pompes YAPILA, adapun ketiga Ustazah tersebut yakni Ustazah Humaira Ustazah Wardah Ustazah Nisah. Diselah selah Gotong Royong Ustazah Humaira mensmbahkan, dengan melaksanakan gotong royong bersama ini ada beberapa keuntungan yang bisa kita peroleh, 1.Lingkungan Dayah jadi bersih membuat para santri bersemangat dalam menimba ilmu. 2, Dengan gotong royang ini mampu memberi contoh kepada para santri, dengan kebersamaan dan ke kompakan yang berat pun menjadi ringan di kerjakan. 3, Dengan gotong royong mempu membentuk keakraban sesama santri dengan Ustazah, sehingga terbebtuk ke harmonisan dan ke bersamaan yang lebih baik lagi dan proses belajar mengajar pun akan lebih indah serta mudah menyerap ilmu yang di betikan karena tidak ada kecanggungan namun tetap beradap, karena Hadap merupakan kunci hidup di dunia ini, urai nya. "Pengertian gotong royong harus dijadikan motivasi oleh masyarakat. Semangat gotong royong telah dimiliki bangsa Indonesia sejak dahulu. Lanjutnya, Nenek moyang kita telah melakukan gotong royong dalam berbagai hal dan semangat ini sudah menjadi kebiasaan masyarakat. Sikap gotong royong harus tertanam di dalam diri seluruh elemen atau lapisan masyarakat yang ada di Indonesia. Karena dengan adanya kesadaran tersebut, setiap lapisan masyarakat akan mampu melakukan kegiatan bersama dengan mudah melalui gotong royong. "Gotong Royong berasal dari istilah “gotong” yang berarti “bekerja” dan “royong” berarti “bersama“. Secara harfiah, gotong royong berarti mengangkat bersama-sama atau mengerjakan sesuatu bersama-sama". Gotong royong juga dapat diartikan sebagai partisipan aktif setiap individu masyarakat yang ikut terlibat dan mendapatkan nilai positif setiap objek, permasalahan, atau kebutuhan orang disekelilingnya. Partisipasi aktif tersebut dapat berupa tenaga, materi, mental, keterampilan atau lain sebagainya. Sementara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gotong royong adalah bekerja bersama-sama (tolong-menolong, bantu-membantu). tutupnya. | Putra

0

Usai Gotong royong Ustazah Humaira
Ustazah WardahUstazah Nisah tampak lompak dengan Santri Wati YAPILA


SamudraNews.com |Langsa-Aceh, Libur panjang paska Idul Fitri 1443 H akan segera berahir, sama halnya dengan dunia pendidikan baik dari Paud, TK, SD, SMP, dan SMA se kota Langsa pada hari Senin 9 Mei 2022 sudah mulai proses belajar mengajar.

Demikian juga dengan anak anak pesantren YAPILA, pada hari Minggu 8/5/2022 tentunya sudah mulai kembali mondok,dan hari Senin 9 Mei 2022 mulai proses belajar mengajar, oleh karenanya Pimpinan Yayasan Pendidikan Islam Langsa (YAPILA) Pada hari Saptu (7 /5/2022) mengerahkan Pengurus Yayasan,dan Kepala Sekolah Mts Yapila,Kepala MA serta Ustadz, Ustazah serta sebagian dewan guru juga Santri/santri wati yang sudah tiba di Pompes melakukan gotong royong di lingkungan Dayah atau Pompes YAPILA.

Ketika di konfirnasi media ini Ketua Yayasan Pendidikan Islam Langsa (YAPILA) Drs, Ismail Umar, MM.M.Si Sabtu(7/5/2022)
mengatakan, Libur dalam rangka memeriahkan hari kemenagan 1 syawal 1443 H akan segera berahir, untuk itu kita hari ini menggelar gotong royong dalam upaya menyeteril kan pondak pesantren dari sampah sampah, juga rumput liar karena para santri dan santri wati libur memeriahkan Idul Fitri 1443 H.

"Hari Senin besok para santri sudah mulai mondak lagi untuk menuntut ilmu, jadi hari ini kita gelar gotong royong agar suasana Pondok Pesantren tertata dan ketika para santri mondak dalam kondisi yang aman dan nyaman" ujar Ismail Umar.

Menurut Ismail Umar, di gelarnya hotong royong ini bertujuan di samping angar lingkungan Pondok Pesantren bersih dia juga berharap dengan gotong royong bersama mampu menciptakan kebersamaan dan kekopakan antra yayasan, Kepala Mts Yapila Kepala MA, Ustadz, Ustazah dan para santri dapat terjalin dengan baik,tutupnya.

Dalam gotong royong bersama di YAPILA nampak 3 Ustazah yang begitu semangat dan sangat arap dengan para santriwati dalam memberihkan Pompes YAPILA, adapun ketiga Ustazah tersebut yakni Ustazah Humaira
Ustazah Wardah
Ustazah  Nisah.

Diselah selah Gotong Royong Ustazah Humaira mensmbahkan, dengan melaksanakan gotong royong bersama ini ada beberapa keuntungan yang bisa kita peroleh,
1.Lingkungan Dayah jadi bersih membuat para santri bersemangat dalam menimba ilmu.
2, Dengan gotong royang ini mampu memberi contoh kepada para santri, dengan kebersamaan dan ke kompakan yang berat pun menjadi ringan di kerjakan.
3, Dengan gotong royong mempu membentuk keakraban sesama santri dengan Ustazah, sehingga terbebtuk ke harmonisan dan ke bersamaan yang lebih baik lagi dan proses belajar mengajar pun akan lebih indah serta mudah menyerap ilmu yang di betikan karena tidak ada kecanggungan namun tetap beradap, karena Hadap merupakan kunci hidup di dunia ini, urai nya.

"Pengertian gotong royong harus dijadikan motivasi oleh masyarakat. Semangat gotong royong telah dimiliki bangsa Indonesia sejak dahulu.

Lanjutnya, Nenek moyang kita telah melakukan gotong royong dalam berbagai hal dan semangat ini sudah menjadi kebiasaan masyarakat. Sikap gotong royong harus tertanam di dalam diri seluruh elemen atau lapisan masyarakat yang ada di Indonesia.

Karena dengan adanya kesadaran tersebut, setiap lapisan masyarakat akan mampu melakukan kegiatan bersama dengan mudah melalui gotong royong.

"Gotong Royong berasal dari istilah “gotong” yang berarti “bekerja” dan “royong” berarti “bersama“. Secara harfiah, gotong royong berarti mengangkat bersama-sama atau mengerjakan sesuatu bersama-sama".

Gotong royong juga dapat diartikan sebagai partisipan aktif setiap individu masyarakat yang ikut terlibat dan mendapatkan nilai positif setiap objek, permasalahan, atau kebutuhan orang disekelilingnya. Partisipasi aktif tersebut dapat berupa tenaga, materi, mental, keterampilan atau lain sebagainya. 

Sementara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gotong royong adalah bekerja bersama-sama (tolong-menolong, bantu-membantu). tutupnya.

| Putra


Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)