Kepada awak media Kapolsek Pantee Bidari IPTU JM Tambunan, S.H. mengatakan, korban MH (2,3) dilaporkan hilang oleh ibunya sekira sekira pukul 12.00 WIB.
Peristiwa bermula saat ibu korban sedang mencuci pakaian di depan rumah kontrakannya, saat mencuci pakaian ibu korban teringat akan anaknya kemudian mencari keberadaan korban didalam dan sekitar rumah, namun korban tidak ditemukan, ujar Kapolsek.
Kemudian, lanjut Kapolsek, dengan dibantu tetangganya berusaha mencari keberadaan korban dan ditemukan ada satu set alat pancing milik orang tua korban sudah terletak di pinggir saluran irigasi. Atas temuan tersebut diduga korban telah terjatuh ke dalam saluran irigasi dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat Gampong Matang Pudeng dan Polsek Pantee Bidari.
“Memperoleh laporan tersebut, kami bersama sejumlah anggota dan masyarakat sekitar berusaha mencari keberadaan korban dengan cara menelusuri dan mengikuti arah arus air pada saluran irigasi tersebut,” sebut Kapolsek.
Lanjut Kapolsek, Sekira pukul 14.00 WIB personel Polsek Pantee Bidari bersama dua warga melakukan pencarian korban yang jaraknya sekira 1,5 Km dari lokasi korban terjatuh dengan cara menelusuri di dalam saluran irigasi tersebut dan ditemukan tubuh korban terapung, kemudian dilakukan evakuasi.
" Selanjutnya korban dibawa ke UPTD Puskesmas Matang Pudeng dan dilakukan pemeriksaan oleh Tim Medis dan dinyatakan korban sudah meninggal dunia. tidak ditemukan luka pada tubuh korban.
Atas kejadian tersebut, kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan mengawasi anak-anaknya saat beraktifitas baik di dalam rumah maupun di luar rumah" tandas Kapolsek Pantee Bidari Iptu JM Tambunan, S.H.
| Roby Sinaga

