Ratusan santri ikut meramaikan kegiatan tersebut, dan Perlombaan dimulai dengan lomba Tahfidz. Pada hari kedua dilanjutkan dengan lomba Pidato. Hari ketiga lomba Cerdas Cermat dan hari terakhir ditutup dengan final tiap-tiap perlombaan serta pembagian hadiah kepada para pemenang," ungkap Wakil Ketua Yayasan YAPILA Muhammad Maulana Haritni kepada awak media.
"Tujuan diadakannya lomba ini yakni untuk meningkatkan kualitas santri dalam bidang agama, serta mengenang perjuangan para santri yang turut serta dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia" imbuhnya.
Lanjut nya, Peringatan HSN ini menjadi momen penting bagi para santri tujuannya untuk mengingatkan masyarakat tentang resolusi jihad KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945, dan itulah yang menjadi latar belakang ditetapkannya hari Hari Santri Nasional sebagai respons perlawanan terhadap Belanda pasca kemerdekaan.
"Peran Pondok Pesantren saat ini tidak hanya untuk menimba ilmu agama namun turut andil dalam menumbuh kembangkan bakat dan kepribadian para santri" papar Wakil Ketua Yayasan
Wakil Ketua yayasan berharap melalui kegiatan ini selain silaturahmi juga dapat menguji kemampuan para santri dan santriwati dengan ilmu yang didapatnya selama memondok di pompes.
"Kepada para santri yang lolos dalam final, saya berpesan untuk selalu menjaga kebersamaan dan kejujuran serta jaga sportifitas dalam mengikuti perlombaan," pungkas wakil ketua Yayasan sosok anak muda yang penuh bakat itu.
| ***

