Jurnal Bayangkara Aceh Desak APH Usut Tuntas Dugaan KKN Pengadaan Sound System Mesjid Agung Baitul Makmur Meulaboh

0
Kepala Jurnal Bayangkara Aceh Agustam Efendi

SamudraNews.com | Aceh Barat-Aceh, Kepala Jurnal Bayangkara Aceh Agustam Efendi (Tkg Woyla- red) mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) Mengusut dugaan indikasi KKN dalam kegiatan Pengadaan Sound System Mesjid Agung Baitul Makmur Meulaboh Aceh Barat tahun 2019.

Pada saat itu pemenang tender CV. Nakata Jaya alamat Jl. T. Chik Dipineung Raya, Gp. Pineung, Kec. Syiah Kuala - Banda Aceh
Nama kegitan pengadaan Sound System Mesjid Agung Baitul Makmur Meulaboh Aceh Barat tahun 2019 dengan anggaran sebesar Rp. 924.130.350,00.
Satuan kerja BPKD Aceh Barat.

Kepada media ini Kepala Jurnal Bayangkara Aceh Agustam Efendi (Tkg Woyla- red) Kamis (23/2/2023) mengatakan dirinya sangat kecewa dengan adanya indikasi penyelewengan Pengadaan Sound System Mesjid Agung Baitul Makmur Meulaboh Aceh Barat tahun 2019.

"Ini sangat luarbiasa, setingkat pengadaan rumah ALLAH masih sanggup menyelewengkan anggaran nya" ujar nya. 

Untuk itu kami dari Jurnal Bayangkara Aceh Mendesak Aparat Penegak Hukum Aceh Barat untuk mengusut tuntas adanya indikasi KKN dalam pengadaan Sound System Mesjid Agung Baitul Makmur Meulaboh Aceh Barat tahun 2019.

"Adapun hasil investigasi Jurnal Bayangkara Aceh ada beberapa aitem yang tidak sesuai perencanaan, sebagai contoh sebagian kecil yang kami sebutkan:
1.Conduit pvc high impact 20mm w/acc
1450 btg x 18000/btg total Rp.26.100.00 semua ini diduga piktuf.
2.Bracket , Bracket speaker w/acc 72 buah X 700.000 perbuah Rp. 50.400.000, dan ini juga kuat dugaan ada penggelembungan anggaran.
3.2x120mm Kabel Speker/Paragon 1450 m X 15000 / m 
Rp, 21.750.000 tidak di ganti totol, dan apa yang saya uraikan ini haya sebahagian kecil dari dugaan KKN " Imbuhnya.

Dan Jurnal Bayangkara Aceh Berharap agar APH dapat mengusut dugaan ini hingga terang benderang, jika nanti terungkap siapa saja yang terlibat didalam nya agar di proses hukum. 

Mengingat Aceh sebagai Serambi Mekah, tetapi masih ada oknum oknum nakal diduga mengambil keuntungan dalam pengadaan Sound System di Rumah ALLAH, tutup nya.

Sementara itu media ini mencoba mengkonfirmasi Sekda Aceh Barat Marhaban via WhatsApp namun hingga berita ini di tayangkan belum ada tanggapan.

| Red

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)