Dalam pantaunnya dilapangan Sertu untung mengatakan, memasuki penghujung Ramadhan masyarakat Aceh pada umumnya dan khususnya Aceh Timur mempunyai tradisi membeli daging sapi untuk mempersiapkan untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga dan sanak saudara, yang disebut dengan hari Meugang lebaran.
Menurutnya kegiatan pengecekan daging sapi di pasar tradisional tersebut merupakan tindak lanjut perintah komando atas tentang pengecekan harga kebutuhan pokok, salah satunya harga daging sapi jelang lebaran.
“Kami memantau langsung kelapangan harga daging sapi, para pedagang mematok harga Rp. 150.000 – Rp. 170.000 per kilo gram, dan ini merupakan harga yang normal pada saat seperti ini”,ucap Babinsa.
Sementara Danramil 12/Sry Kapten Inf Nana S mengatakan kegiatan yang dilakukan Babinsanya merupakan tindak lanjut perintah komando atas guna memantau langsung stabilitas harga dan ketersediaan daging serta sembako menjelang H-1 idul fitri 1444 H, tutup Danramil.(Ihy)
