Kepala Jurnal Bayangkara Aceh Menpertanyakan : Apakah Polres Aceh Barat Mampu Ungkap Dugaan KKN Pengadaan Sound System di Mesjid Baitul Makmur

Kasus
0


SamudraNews.com| Barat-Aceh, Kepala Jurnal Bayangkara Aceh Agustam Effendi soroti dugaan KKN 
Pengadaan Sound System di Mesjid Agung Baitul Makmur Meulaboh Aceh Barat.

Kepada media ini Ketua Jurnal Bayangkara Perwakilan Provinsi Aceh Agustam Effendi Rabu (20/11/2024) mengatakan, sangat mengutuk oknum oknum yang di duga terlibat KKN dalam pengadaan Sound System di Mesjid Agung Baitul Makmur Meulaboh Aceh Barat, mengingat itu rumah ALLAH namun masih ada oknum oknum nakal yang berbuat semena mena untuk kepentingan pribadi.


" Yang membuat kami merasa aneh mengapa pihak Aparat Penegak Hukum (APH) kusus nya Polres Aceh Barat Polda Aceh setempat merasa sungkan mengungkap dugaan KKN dalam pengadaan  Sound System di Mesjid Agung Baitul Makmur Meulaboh Aceh Barat beberapa tahun lalu" beber Tgk  Woyla.

Lanjut Tgk Woyla, Sebelumnya  Tim Investigasi Jurnal Bayangkara Aceh telah melakukan croscek terlebih dahulu ke lapangan dan sesuai data yang kami dapat 70 persen kegiatan tersebut terindikasi mengarah ke KKN.

"Oleh karenanya kami berharap kepada bapak Kapolri dan Kapolda Aceh untuk segera memerintahkan Kapolres Aceh Barat dapat segera melakukan atau menangani dugaan KKN pengadaan Sound System di rumah ALLAH (Mesjid Agung Baitul Makmur Meulaboh-red)  menjadi pioritas utama, mengingat ini marwah umat Islam dan juga marwah penegakan hukum jika persoalan ini tidak di tuntaskan" harap Tgk Woyla.

Tgk Woyla berharap, siapapun nantinya yang terlibat didalam pengadaan Sound System di Mesjid Agung Baitul Makmur Meulaboh Dapat diproses sesuai hukum yang berlaku di NKRI.

Diberitakan sebelum nya Kepala Jurnal Bayangkara Aceh Agustam Efendi (Tkg Woyla- red) mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) Mengusut dugaan indikasi KKN dalam kegiatan Pengadaan Sound System Mesjid Agung Baitul Makmur Meulaboh Aceh Barat tahun 2019.

Pada saat itu pemenang tender CV. Nakata Jaya alamat Jl. T. Chik Dipineung Raya, Gp. Pineung, Kec. Syiah Kuala - Banda Aceh Nama kegitan pengadaan Sound System Mesjid Agung Baitul Makmur Meulaboh Aceh Barat tahun 2019 dengan anggaran sebesar Rp. 924.130.350,00. Satuan kerja BPKD Aceh Barat.

Adapun hasil investigasi Jurnal Bayangkara Aceh ada beberapa aitem pekerjaan yang tidak sesuai perencanaan, sebagai contoh sebagian kecil yang kami sebutkan:
1.Conduit pvc high impact 20mm w/acc 1450 btg x 18000/btg total Rp.26.100.000 semua ini diduga piktuf.
2.Bracket , Bracket speaker w/acc 72 buah X 700.000 perbuah Rp. 50.400.000, dan ini juga kuat dugaan ada penggelembungan anggaran.
3.2x120mm Kabel Speker/Paragon 1450 m X 15000 / m Rp, 21.750.000 tidak di ganti totol.

Dan apa yang saya uraikan ini hanya sebahagian kecil dari dugaan KKN , untuk itu kami menunggu gerak cepat Kapolres Aceh Barat untuk menangani ada nya dugaan KKN di Rumah ALLAH itu. Mengingat intruksi bapak Presiden RI seluruh APH jangan bermain main dalam penanganan kasus (penegakan Hukum),karena sangat beresiko dengan jabatan yang sedang di imban nya.

"Dalam waktu dekat ini Jurnal Bayangkara Aceh akan menyurati KOMPOLNAS guna menindak lanjuti dugaan KKN di Rumah ALLAH yang terletak di Aceh Barat" tandas Tgk Woyla .

Sementara itu  Sekretaris Jurnal Bayangkara Aceh  Azwandy didampingi  kepala Idenvikasi Yuswansyah menambahkan, Dalam sebuah perkara bisanya ada pelaku dugaan KKN yang di lindungi ada pelaku yang di korbankan.

Oleh karenanya kusus indikasi KKN Pengadaan Sound System di Mesjid Agung Baitul Makmur Meulaboh Aceh Barat kami mengharapkan APH dapat mengungkap pakta yang sebenarnya sehingga hukum masih tegak lurus di negri ini, dan siapa saja yang terbukti melakukan kejahatan demi keuntungan pribadi atau kelompok dapat di proses hukum.

| RG. Sinaga

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)