SamudraNews.com |Aceh Timur– Dalam upaya mendukung penurunan angka stunting dan mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas, Koptu Irwan Babinsa Koramil 07/Jlk, Kodim 0104/Aceh Timur, memberikan dukungan penuh kepada para tenaga medis, khususnya Bidan Desa, Ibu Nanda, Amd.Keb., serta Kader Desa, Ibu Julianti, dalam melaksanakan kegiatan Posyandu dan program kesehatan masyarakat. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memantau pertumbuhan anak-anak balita dan memberikan edukasi kepada orang tua tentang pentingnya asupan gizi yang seimbang untuk mencegah stunting.
Minggu, (17/11/ 2024), kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Blang Miedeun dengan melibatkan berbagai pihak terkait, mulai dari tenaga kesehatan, kader desa, hingga masyarakat setempat. Kegiatan Posyandu kali ini tidak hanya bertujuan untuk mengukur pertumbuhan anak secara fisik, tetapi juga memberikan pemahaman kepada orang tua tentang pentingnya pemberian makanan bergizi dan perhatian terhadap kesehatan anak sejak dini.
Koptu Irwan selaku Babinsa Desa Blang Miedeun, sangat mendukung inisiatif ini dan turut serta dalam proses pemantauan serta koordinasi dengan pihak terkait. Dalam kesempatan ini, beliau juga mengajak masyarakat desa untuk lebih peduli terhadap kesehatan anak-anak, khususnya dalam pencegahan stunting yang masih menjadi maalah besar di beberapa daerah.
"Kita semua memiliki peran penting dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat. Saya berharap melalui sinergi antara tenaga medis, kader desa, dan masyarakat, kita dapat menekan angka stunting dan memastikan anak-anak di Desa Blang Miedeun tumbuh dengan baik," ujar Koptu Irwan.
Dalam kegiatan ini, Bidan Desa, Ibu Nanda, Amd.Keb., melakukan pemeriksaan kesehatan rutin pada anak-anak balita, termasuk pengecekan berat badan, tinggi badan, dan pemberian imunisasi serta vitamin yang diperlukan. Ibu Nanda juga memberikan edukasi mengenai pola makan sehat dan pentingnya konsumsi makanan bergizi untuk mendukung tumbuh kembang anak yang optimal.
Selain itu, Ibu Julianti, sebagai kader desa, berperan aktif dalam memberikan informasi kepada orang tua terkait pentingnya menjaga gizi anak, serta cara-cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah stunting, seperti pemberian ASI eksklusif hingga usia dua tahun dan pemilihan makanan bergizi yang sesuai dengan usia anak.

