Kegiatan ini turut melibatkan beberapa pengrajin batu bata setempat, yaitu Saudara Azhari, Zufri, Tarmizi, dan Bapak Mukhtar, yang aktif memproduksi batu bata sebagai salah satu mata pencaharian utama di desa tersebut. Dalam pertemuan tersebut, Serda Jumadika memberikan dukungan penuh terhadap pendistribusian batu bata serta berdiskusi mengenai peluang usaha lokal yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan potensi UMKM desa.
"Kita perlu memperkuat sinergi antara masyarakat, terutama para pelaku usaha seperti pengrajin batu bata, untuk memaksimalkan potensi ekonomi lokal. Melalui kolaborasi ini, kita harapkan dapat menciptakan peluang yang lebih besar bagi UMKM di Desa Seuneubok Punteut," ujar Serda Jumadika.
Selain itu, diskusi juga menitikberatkan pada tantangan yang dihadapi oleh para pengrajin, seperti akses pemasaran, bahan baku, serta strategi untuk meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Serda Jumadika mengapresiasi semangat para pengrajin dan berkomitmen untuk mendukung langkah-langkah strategis demi kemajuan UMKM desa.
Bapak Mukhtar, salah satu pengrajin batu bata, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan Babinsa. "Kami sangat terbantu dengan arahan dan motivasi dari Babinsa. Semoga dengan adanya sinergi ini, usaha kami dapat berkembang lebih baik lagi," katanya.

