Kegiatan ini meliputi peninjauan semaian bibit secara langsung bersama petani setempat. Dengan pendekatan yang rinci, Koptu Bambang memberikan masukan teknis terkait perawatan bibit, termasuk langkah-langkah optimal untuk meningkatkan kualitas tanaman sejak tahap awal. Ia juga aktif berdiskusi dengan para petani untuk mendengarkan keluhan serta tantangan yang mereka hadapi dalam proses pembibitan.
"Pendampingan seperti ini penting untuk memastikan hasil pertanian yang maksimal. Kami berdiskusi tentang pengendalian hama, pemberian pupuk yang tepat, hingga strategi meminimalkan risiko kegagalan bibit," jelas Koptu Bambang saat dihubungi Tim Media Center 0104.
Seorang petani dari Kelompok Tani "Mitra Tani," Bapak Muhammad, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan Babinsa. "Kami merasa terbantu dengan pendampingan ini. Babinsa tidak hanya mendengarkan keluhan kami, tetapi juga memberikan solusi yang praktis," katanya.
Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di Aceh Timur. Melalui upaya seperti ini, diharapkan para petani mampu meningkatkan produktivitas mereka, sekaligus menciptakan stabilitas ekonomi di wilayah pedesaan.
Koptu Bambang menegaskan, "Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan keamanan, tetapi juga membantu pembangunan di sektor vital seperti pertanian. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga kemanunggalan TNI dan rakyat."
Dengan adanya pendampingan intensif dari Babinsa, diharapkan Desa Meunasah Pu'uk dapat menjadi salah satu contoh sukses dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

.jpeg)