Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan masyarakat setempat, khususnya para petani cabai, yang merupakan komoditas penting di wilayah tersebut. Pembuatan sumur bor ini diharapkan dapat mengatasi masalah kekurangan air yang sering terjadi, terutama pada musim kemarau, serta meningkatkan hasil pertanian.
Sertu Arisan bersama warga setempat bergotong-royong dalam proses pembuatan sumur bor, yang diperkirakan dapat mencakup kebutuhan air untuk tanaman cabai seluas beberapa hektar. "Kami sangat mendukung kegiatan ini sebagai upaya untuk membantu petani agar bisa lebih mudah mengelola tanaman mereka, terutama cabai yang membutuhkan pasokan air yang cukup," ujar Sertu Arisan.
Warga desa mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh Babinsa, yang tidak hanya bertugas di bidang pertahanan, tetapi juga aktif dalam membantu masyarakat dalam hal pertanian dan kesejahteraan. Dengan adanya sumur bor ini, diharapkan produksi cabai di Desa Matang Sempena dapat meningkat dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Kegiatan ini juga menunjukkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian di wilayah Aceh Timur. Pembuatan sumur bor ini menjadi salah satu contoh nyata peran aktif Babinsa dalam mendorong kesejahteraan rakyat melalui pemanfaatan teknologi yang dapat mengatasi masalah kekurangan air.
Diharapkan, melalui inisiatif ini, masyarakat di Desa Matang Sempena semakin termotivasi untuk meningkatkan hasil pertanian mereka, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut.

