P2K3 PTPN IV Regional VI Kebun Baru Dibekali Pelatihan Dan Simulasi Penanggulangan Bencana Kebakaran oleh BPBD

Kasus
0



SamudraNews.com | Langsa-Aceh, Setelah menerima SK dari Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh nomor 500.15.18.5/19/2025
Pengesahan Tim Kesiap Siagaan 2025-2027, Kemudian Plt Manajer Kebun Ivan Rinaldi bekerja sama dengan BPBD Kota Langsa membekali P2K3 dan karyawan pelatihan dan simulasi penanggulangan bencana kebakaran, Selasa (11/2/2025).

Kepada media ini Plt Manajer Kebun Baru Ivan Rinaldi mengatakan, P2K3 telah di SK kan oleh Disnaker Aceh 
tertanggal 20 Januari 2025, kemudian PTPN IV Regional VI Kebun Baru juga sudah MOU dengan BPBD sehingga hari ini kita bekerja sama dengan BPBD Langsa memberikan pelatihan dan simulasi Penanggulangan Bencana Kebakaran.


" Penanggulangan Bencana ini memang harus di latih yang benar, sehingga nantinya seluruh peserta P2K3 PTPN IV Regional VI serta karyawan Kebun Baru siap pakai ketika di butuhkan, terlebih lagi saat ini 
musim kemarau dan ada di beberapa Afdeling sedang replanting dan masa penanaman Mucuna yang bayak lahan kering serta muda terbakar" ujarnya.

Menurut Ivan Rinaldi, 
Melakukan pelatihan kebakaran yang efektif memerlukan persiapan dan koordinasi yang baik. Berikut adalah langkah-langkah umum dalam melaksanakan latihan kebakaran:

"Sebelum latihan dimulai, rencanakan skenario kebakaran yang realistis. Tentukan lokasi “Kebakaran”, jalur evakuasi, serta titik kumpul yang aman. Pastikan semua peserta memahami prosedur yang harus diikuti selama simulasi.

Sebelum simulasi dimulai, kita berikan sosialisasi kepada seluruh peserta mengenai tujuan latihan dan tindakan yang harus diambil. Jelaskan apa yang harus dilakukan ketika alarm berbunyi, termasuk bagaimana cara menuju titik kumpul dengan aman.

Ketika simulasi dimulai, pastikan bahwa alarm kebakaran berbunyi dengan jelas dan seluruh peserta mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Perhatikan waktu yang dibutuhkan untuk evakuasi dan identifikasi hambatan yang mungkin muncul, seperti pintu yang terkunci atau jalur evakuasi yang tidak jelas.

Setelah simulasi selesai, lakukan evaluasi untuk mengidentifikasi kelemahan dalam prosedur evakuasi. Diskusikan dengan seluruh peserta mengenai apa yang berjalan dengan baik dan apa yang perlu diperbaiki. Evaluasi ini penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan di masa depan.

"Simulasi kebakaran adalah latihan penting yang dapat menyelamatkan nyawa dan meminimalkan kerusakan saat kebakaran terjadi. Latihan ini tidak hanya membantu mengurangi kepanikan dan meningkatkan respons, tetapi juga memastikan bahwa peralatan keselamatan dan sistem pemadam kebakaran berfungsi dengan baik. Dengan melakukan pelatihan kebakaran secara rutin, kita dapat memastikan kesiapsiagaan yang lebih baik dalam menghadapi ancaman kebakaran" jelas Ivan Rinaldi.

Kadis BPBD Nursal Saputra,
S.STP melalui Kabid Damkar Marjoni SH memberikan apresiasi setinggi tinggi nya kepada Manajer PTPN IV Regional VI Kebun Baru yang telah mengupayakan atau memberikan bimbingan atau praktek simulasi penanganan kebakaran secara rutin setahun sekali.

" Ini merupakan apresiasi yang setinggi tinggi nya kepada pihak perusahaan yang terus memberikan arahan atau bimbingan kepada para karyawan, guna mampu menanggulangi bencana kebakaran di tempat tugas nya masing masing, terlebih lagi ini musim kemarau mudah terjadi kebakaran, untuk itu mari kita sama sama menjaga keamanan lingkungan kita masing masing" tandas nya .

Setelah simulasi  penanggulangan bencana kebakaran yang di ikuti sekitar 50 peserta terdiri dari P2K3 dan perwakilan karyawan dari masing masing Afdeling Kebun Baru kemudian seluruh peserta di beri pembekalan tentang SOP penanggulangan bencana. 

| Roby Sinaga 

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)