DPRK Langsa Bungkam Terkait Pelantikan Walikota & Wakil Walikota, Rakyat Bangkit

Kasus
0

SamudraNews.com | Langsa - Gelombang massa besar-berasan akan kembali mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Langsa yang terhormat, Kamis (08/05/2025) besok. Massa yang hadir terdiri dari masyarakat, LSM, Ormas, seluruh geuchik se-Kota Langsa yang tergabung dalam wadah Solidaritas Masyarakat Sipil (SOMASI) jilid III.

"Hal ini di lakukan karena tidak adanya respon dari para wakil rakyat yang terhormat  itu, Islah seperti ini tentu akan menghambat kerja walikota dan wakil walikota di tahun tahun mendatang. Karena membahas anggaran dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran dilakukan setahun sekali. maka bila menjelang masa ini, dipastikan akan terjadi persoalan persoalan  yang dapat menhambat kinerja walikota dan wakil walikota di tahun berikutnya. tentu hal ini sangat berimbas kepada kesejahteraan masyarakat.

Oleh karenanya,para Anggota DPRK, mampu dengan bijak menyelesaikan persoalan internal dengan efek sampingnya" zero" persen. Keberhasilan anggota DPRK untuk saling merangkul dan saling bekerjasama dan saling kolaboratif dengan wali kota dan wakil walikota langsa terpilih akan menjadi akomodasi pembangunan sumber daya manusia dan sumber daya alam di kota Langsa.

"Kali ini kita akan menyampaikan somasi jilid III diisi dengan kegiatan keunduri rakyat di Gedung DPRK Langsa. Dan kami juga sudah menyiapkan 25 ban bekas," ujar Zulfadli sepaku koordinator aksi SOMASI kepada sejumlah awak media, Senin (5/5/2025).

"Selain itu, jika ada anggota DPRK Langsa  yang terhormat tidak hadir di Gedung DPRK saat SOMASI jilid III nanti, maka kami akan melakukan penjemputan secara COD agar kita mendapatkan jawaban dan kepastian dari 25 anggota DPRK langsa," imbuhnya. 

Lanjut Zulfadli yang merupakan Ketua DPD Aceh LSM Perintis, gerakan SOMASI ini tidak ada sangkut pautnya dengan partai politik atau pendukung kelompok tertentu. Gerakan rakyat ini murni untuk kepentingan masyarakat yang sudah jenuh menyaksikan dagelan DPRK Langsa. 

"Gerakan ini murni lahir dari orang-orang yang peduli dengan kondisi perekonomian masyarakat, sementara wakil rakyatnya yang terhormat itu tidak menyelesaikan kewajibannya untuk kepentingan masyarakat sehingga walikota terpilih tidak kunjung dilantik," tekasnya. 

Menanggapi berbagai isu negatif yang beredar tentang aksi SOMASI, Zulfadli menegaskan, hal itu tidak benar dan cenderung untuk memecah belah kekompakan yang telah terbangun solid. Aksi SOMASI ini murni tanpa embel-embel aneh dan murni dana aksi dari swadaya masyarakat yang peduli kondisi Langsa. tidak ada hubungannya dari pihak tertentu seperti isu yang beredar saat ini," terangnya. 

Ia juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat yang mau memberikan dukungan aksi SOMASI jilid III yang akan dilaksanakan 8 Mei 2025 besok agar dapat menghubungi pihaknya. Karena kegiatan ini diisi dengan acara pesta rakyat dimana kita akan mengadakan keunduri rakyat dan doa bersama.

| Tim

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)