Walau Diterpa Bencana Banjir,Jajaran Kemenag Langsa Terus Salurkan Bantuan Demi Kemnusiaan

Kasus
0
Kemenag  langsa salurkan bantuan ke Pidi jaya

SamudraNews.com | Langsa, Bencana Banjir yang melanda beberapa Kabupaten Kota di Provinsi Aceh pada 26 November 2025 silam meninggal kan duka yang mendalam.

Dari bercana tersebut tersebut kita bisa petik pembelajaran dari Kemenag Kota Langsa Langsa yang di pimpin oleh H.Fadhli, S.Ag, pasal nya terpaan banjir bandang telah meluluhlantakkan 70 persen pasilitas Kantor maupun sekolah di bawah Kemenag Kota Langsa, namun jajaran Kemenag Langsa tetep berbagi ke pada korban banjir bandang  di Aceh Tamiang, Pidi Jaya.

Kemenag Langsa salurkan bantuan ke Aceh Tamiang

Saat di konfirmasi media ini Kepala Kantor Kementrian Agama Kota  Langsa H.Fadhli,S.A.g didampingi Kasi Pendis Drs.H.Muhammad Naser di ruang kerjanya Selasa (20/1/26) mengatakan bahwa, Walau kita kususnya jajaran Kemenag Langsa juga mengalami musibah banjir Bandang namun masih meluagkan waktu untuk berbagi sembako dan peralatan rumah tangga lain nya.

Kemenag Langsa salurkan air bersih ke warga Aceh Tamiang gratis


"Kusus di Aceh Tamiang ada beberapa Desa yang kami kunjungi seperti di Kecamatan Bandar Pusaka (Babo) juga ada beberapa desa di Kecamatan Sekrak, selain membagi bagikan makanan kami juga membagi bagikan alat solat, kelambu dan lain lain nya" ujar Kakankemenag.

Selain itu, Kemenag Langsa juga menyarankan air bersih secara gratis untuk saudara kita di Aceh Tamiang.

" Semoga apa yang kami berikan ini bisa sedikit mengurangi beban atau kebutuhan masyarakat sehari hari" harap nya .

Sementara itu Kasi Pendis, Drs. Muhammad Nasir menabahkan, Kemenag Langsa juga menjadi relawan ke Aceh Timur, kemudian membawa bantuan ke Pidi jaya.

" Selain menyalurkan batuan, jajaran Kemenag Langsa juga membentuk tim 
Roma Healing (Ruang Aman dan Ramah Anak) untuk RA (Raudhatul Athfal)" ujarnya 

Menurut Kasi Pendis, membentuk tim Roma Healing untuk RA  bertujuan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas kekerasan, melalui perlindungan anak, pencegahan kekerasan seksual dan non-seksual, serta penguatan karakter anak dengan kasih sayang dan edukasi psikososial, sesuai dengan program Pesantren Ramah Anak (PRA) untuk memastikan RA menjadi rumah yang suportif bagi tumbuh kembang optimal anak usia dini dan mengacu pada regulasi perlindungan anak di satuan pendidikan keagamaan. 

Tujuan Utama Pembentukan Tim Roma Healing (Ruang Aman dan Ramah Anak)
Penciptaan Lingkungan Aman: Memastikan Raudhatul Athfal menjadi tempat yang aman dari segala bentuk kekerasan, perundungan (bullying), dan perlakuan yang tidak layak(diskriminasi, eksploitasi).

"Terlebih pasca bencana banjir bandang ini, kita berupaya Memberikan dukungan psikologis dan trauma healing bagi anak-anak yang mungkin mengalami trauma atau kesulitan emosional, membantu mereka pulih dan berkembang secara positif" harap nya 

Menurutnya, di tengah guncangan bancana yang begitu dayat kami juga kususnya Kemenag kota Langsa  Menanamkan nilai-nilai kasih sayang, kepedulian, dan karakter yang kuat, menjadikan RA sebagai tempat yang mencerminkan kasih Tuhan dan membangun fondasi akhlakul karimah.

"Semoga imbas bencana ini segera pulih sehingga anak anak kita bisa tumbuh dan berkembang sebagai mana mestinya" tandas nya.

| Roby Sinaga 

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)