![]() |
| Kepala MAN 1 Langsa T.Juliadi,STMT |
Kepada media ini kepala MAN 1 Langsa Teku Juliadi, ST.MT, Saptu (28/2/2026) mengatakan, Melatih siswa menjadi imam shalat merupakan program pendidikan karakter dan pembiasaan ibadah untuk menanamkan jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, dan kepercayaan diri sejak dini.
“Kegiatan di bulan Ramadhan di laksanakan untuk meningkatkan kefasihan membaca Al-Qur’an, disiplin, serta membentuk mental religius siswa yang lebih baik lagi” katanya.
Selanjutnya, Siswa diajarkan menjadi pemimpin (imam) yang disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab terhadap jamaahnya. Sehingga di perlukan Melatih siswa dalam kefasihan membaca Al-Fatihah dan surat-surat, memperbaiki gerakan shalat, serta memahami fiqih shalat.
“Kegiatan di bulan Ramadhan ini di laksanakan untuk mengubah mentalitas siswa dari yang pemalu/takut menjadi berani memimpin di depan orang banyak.
Berdasarkan hadis, yang didahulukan adalah yang paling banyak hafalannya, fasih bacaannya, dan memahami sunnah, meskipun anak kecil yang tamyiz (bisa membedakan baik/buruk) sah menjadi imam" urainya.
Program ini, seperti yang dilakukan di sekolah-sekolah, biasanya dilakukan secara bergantian pada shalat zuhur berjamaah untuk memberikan pengalaman langsung kepada seluruh siswa.
Menurut Kepsek, di MAN 1 Langsa ada dua agenda pembelajaran yaitu pelajaran Umum dan Dinul Islam, Dinul Islam di bulan Ramadhan di isi dengan shalat Duha, Tahfidz Qur'an, tadarus, jadi pelatihan imam dan Muazin serta Tromahiling.
Tromahiling kita laksanakan guna membentuk karakter siswa/i MAN 1 Langsa yang islami Sebagai sumber dan motivator berbuat kebaikan sehingga dapat
membimbing manusia ke jalan yang benar, dan diridhoi Allah SWT sehingga selamat dunia dan akhirat" tandasnya.
| Roby Sinaga


