Kota Langsa – Minggu pagi (12/7/2026) kembali menjadi momen yang dinanti masyarakat Kota Langsa. Sejak pagi, kawasan Lapangan Merdeka dipadati ribuan warga dari berbagai kalangan yang datang bersama keluarga, sahabat, dan kerabat untuk menikmati kegiatan Car Free Day (CFD) yang berlangsung dalam suasana sehat, tertib, dan penuh kebersamaan.
Beragam aktivitas dapat dinikmati masyarakat, mulai dari jalan santai, senam sehat, hiburan musik, hingga pameran produk unggulan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Langsa. Kehadiran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut menjadikan Car Free Day sebagai ruang promosi sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
Tak hanya menjadi sarana olahraga dan rekreasi, Car Free Day juga menghadirkan berbagai layanan publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis. Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Langsa membuka layanan donor darah, sementara PT Jasa Raharja menyediakan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi pengunjung.
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Langsa memberikan pelayanan penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) secara gratis. Pada kesempatan yang sama, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk dan KB) Kota Langsa menggelar kampanye edukasi pencegahan kekerasan terhadap anak sebagai upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap perlindungan anak.
Sementara itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa turut menghadirkan pojok baca dengan koleksi buku anak yang dapat dinikmati secara gratis, sehingga kegiatan Car Free Day juga menjadi sarana edukasi dan menumbuhkan minat baca sejak usia dini.
Antusiasme masyarakat semakin bertambah ketika Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, S.E., yang turut mengikuti rangkaian Car Free Day bersama jajaran Pemerintah Kota Langsa, dan dilanjutkan dengan melaksanakan Launching e-Parkir Berlangganan sebagai inovasi pelayanan publik di bidang perparkiran. Program ini diharapkan mampu mewujudkan sistem perparkiran yang lebih tertib, transparan, modern, sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi transaksi.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar berkat sinergi Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Syariat Islam Kota Langsa, serta unsur terkait lainnya yang memastikan kenyamanan masyarakat selama mengikuti Car Free Day.
Kini, Car Free Day Kota Langsa telah berkembang menjadi lebih dari sekadar agenda olahraga mingguan. Kegiatan ini menjadi ruang publik yang menghadirkan layanan pemerintahan lebih dekat kepada masyarakat, memperkuat silaturahmi, mendorong pertumbuhan UMKM dan promosi produk lokal, sekaligus menjadi media edukasi, kesehatan, dan perlindungan anak. Melalui kolaborasi berbagai pihak, Car Free Day diharapkan terus menjadi ikon kebersamaan dan pemberdayaan masyarakat dalam mendukung terwujudnya Langsa JUARA.

