
Aceh Timur, 24 Juli 2026 – Pembangunan Jembatan Bailey STA 83 yang menghubungkan Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, dengan Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues terus menunjukkan progres positif. Memasuki tahapan pekerjaan konstruksi, personel Kodim 0104/Aceh Timur bersama Zidam Iskandar Muda (IM) dan Yonif TP 853/BRB melaksanakan pemasangan batu bronjong pada segmen tengah jembatan, Jumat (24/7/2026).
Pemasangan batu bronjong dilakukan sebagai bagian dari penguatan struktur pondasi dan perlindungan tebing di sekitar jembatan agar mampu menahan gerusan arus sungai serta meningkatkan stabilitas konstruksi. Tahapan ini menjadi salah satu pekerjaan penting sebelum proses pembangunan berlanjut ke tahap berikutnya.
Personel gabungan TNI bekerja secara terpadu dengan mengedepankan ketelitian dan standar teknis agar hasil pembangunan memiliki kualitas yang baik serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Pembangunan Jembatan Bailey STA 83 merupakan wujud komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan infrastruktur di daerah, khususnya pada wilayah yang memiliki tingkat aksesibilitas cukup sulit. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok, serta membuka konektivitas antarwilayah yang selama ini menjadi kendala.
Sinergi antara Kodim 0104/Aceh Timur, Zidam IM, dan Yonif TP 853/BRB menjadi bukti nyata peran aktif TNI dalam membantu percepatan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui semangat gotong royong dan dedikasi yang tinggi, proses pembangunan terus diupayakan berjalan sesuai rencana sehingga jembatan tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat Aceh Timur dan Gayo Lues.
Pembangunan Jembatan Bailey STA 83 diharapkan menjadi infrastruktur strategis yang tidak hanya memperkuat konektivitas antara Kabupaten Aceh Timur dan Kabupaten Gayo Lues, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi, mempercepat pelayanan masyarakat, serta meningkatkan akses menuju wilayah pedalaman.


