Kota Langsa Raih Pengakuan WWF atas Komitmen Aksi Iklim, Ikuti Forum Transisi Energi Berkeadilan

0
Kota Langsa – Pemerintah Kota Langsa terus memperkuat komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan aksi perubahan iklim. Komitmen tersebut mendapat pengakuan dari World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia melalui partisipasi Kota Langsa dalam WWF’s One Planet City Challenge (OPCC) 2019–2026.

Kota Langsa tercantum sebagai salah satu daerah yang mendapat pengakuan dalam kategori “Commitment to Local Climate Action”, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen jangka panjang pemerintah daerah dalam mendorong aksi iklim di tingkat lokal.

Pengakuan tersebut disampaikan dalam rangkaian Forum Dialog Kebijakan Tingkat Tinggi WWF-ICLEI: Akselerasi Transisi Energi Berkeadilan dan Inklusif di Tingkat Kota dan Kabupaten, yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (15/9/2026).

Forum yang diselenggarakan WWF Indonesia dan ICLEI Indonesia dengan dukungan Uni Eropa tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk membahas strategi, tantangan, peluang serta dukungan yang diperlukan dalam mempercepat transisi energi yang berkeadilan, inklusif dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Langsa turut mengikuti forum tersebut bersama jajaran terkait, di antaranya Plt Kepala Bapperida Kota Langsa Riza Fahlevi AP, MSP. Kepala Bagian Pemerintahan, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, beserta perwakilan dinas terkait lainnya di Aula Wali Kota Langsa.

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., melalui Kepala Bapperida Kota Langsa Riza Fahlevi, mengatakan, pengakuan yang diberikan WWF menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi Pemerintah Kota Langsa untuk terus memperkuat komitmen dan langkah nyata dalam menghadapi perubahan iklim di tingkat daerah.

“Ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi Kota Langsa untuk terus meningkatkan komitmen terhadap aksi iklim lokal. Ke depan, kami akan terus mendorong agar aspek lingkungan, efisiensi energi dan pembangunan berkelanjutan dapat semakin terintegrasi dalam perencanaan pembangunan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan Kota Langsa dalam OPCC memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk terus belajar, berbagi pengalaman dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan pembangunan rendah emisi dan berkelanjutan.

Ia menambahkan, transisi energi membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Meskipun kewenangan pemerintah kabupaten/kota dalam sektor energi relatif terbatas, daerah tetap memiliki ruang kontribusi melalui berbagai sektor yang menjadi kewenangannya.

“Pemerintah daerah tentu memiliki peran sesuai kewenangan yang dimiliki, termasuk melalui perencanaan pembangunan, transportasi, pengelolaan lingkungan dan sampah, efisiensi energi serta edukasi kepada masyarakat,” katanya.

Dalam forum tersebut turut dibahas berbagai tantangan pemerintah kabupaten/kota dalam melaksanakan transisi energi, termasuk keterbatasan kewenangan, kapasitas daerah, koordinasi lintas pemerintahan serta sinkronisasi antara kebijakan pusat dan daerah.

Pemerintah daerah juga didorong untuk mengoptimalkan peluang dalam menurunkan emisi gas rumah kaca melalui efisiensi energi, pengembangan transportasi rendah emisi, pemanfaatan energi terbarukan, pengelolaan sampah, sektor bangunan serta perubahan perilaku masyarakat dalam penggunaan energi.

Selain itu, keterlibatan masyarakat sipil dan pemangku kepentingan di tingkat daerah menjadi bagian penting untuk memastikan aksi transisi energi berjalan secara inklusif. Dukungan kebijakan, penguatan kapasitas, pembiayaan, koordinasi pusat-daerah serta sistem pelaporan yang terukur juga menjadi perhatian dalam mendukung pencapaian target penurunan emisi gas rumah kaca nasional.

Forum ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pengalaman One Planet City Challenge (OPCC) yang selama hampir satu dekade mendorong pemerintah kota dan kabupaten dalam menetapkan target iklim, menyusun rencana aksi berbasis data, memperkuat pelaporan serta membangun kolaborasi multipihak.

Bagi Kota Langsa, pengakuan WWF tersebut menjadi momentum untuk terus memperkuat kepemimpinan dan komitmen daerah dalam agenda perubahan iklim serta memastikan pembangunan tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan.

Melalui partisipasi dalam OPCC dan Forum Dialog Kebijakan Tingkat Tinggi WWF-ICLEI, Kota Langsa menegaskan komitmennya untuk terus mendorong aksi iklim yang nyata, inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi daerah terhadap agenda pembangunan rendah karbon dan pencapaian target iklim nasional.

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)